Cara Sehat Makan Daging Sapi

Sunday, August 30, 2009
By Abrianto Wahyu Wibisono

daging sapiSapi ,adalah  salah satu hewan penghasil daging untuk di konsumsi oleh manusia. Di berbagai belahan dunia seperti di benua Australia, Eropa, dan Amerika, daging yang berasal dari sapi atau lembu bahkan merupakan salah satu bahan makanan utama/pokok. Daging sapi dikategorikan sebagai daging merah, yaitu daging yang dalam kondisi mentah berwarna merah. Dalam bidang nutrisi, daging merah diartikan sebagai daging yang berasal dari binatang mamalia.

grassfedbeef cara sehat makan daging sapiMenurut penelitian, daging merah dari sapi memang merupakan salah satu sumber protein yang paling tinggi. Selain kaya protein, daging merah juga merupakan salah satu sumber zat besi tertinggi. Daging merah dari sapi juga mengandung beberapa jenis creatine dan beberapa jenis mineral seperti zinc dan fosfor. Kandungan zinc tertinggi dalam daging merah terdapat pada bagian antara leher dan bahu (chuck) dan kaki bagian atas (shank). Bermacam jenis vitamin juga terkandung di dalam daging merah seperti niacin, vitamin B12, thiamin, dan riboflavin, bahkan juga merupakan sumber terbanyak Alpha Lipoic Acid (sejenis antioksidan yang kuat). Daging sapi dapat diolah dengan berbagai cara seperti :

  • Dipanggang (post roasts) : barbeque, steak.
  • Dibakar : Sate Sapi
  • Direbus : Soup / Sop, rending, rawon, dll.
  • Lain-lain olahan seperti : Abon sapi, sosis, baso, dll.

Daging sapi memang memiliki citarasa yang tinggi. Hampir semua Negara di dunia mempunyai kuliner khas yang menggunakan bahan dasar daging merah ini. Akan tetapi, dibalik rasanya yang enak, ternyata daging sapi juga mengandung resiko yang merugikan kesehatan, seperti hasil beberapa penelitian sbb :

  • World Cancer Research Fund pada tahun 2007 menyatakan bahwa red meat (daging merah) dan daging sapi olahan merupakan penyebab kanker usus besar. Badan Dunia ini menyarankan untuk meng-konsumsi daging merah maksimal hanya 300-500 gr per minggu dan sesedikit mungkin konsumsi daging sapi olahan. Hal ini disebabkan karena kandungan karsinogen (pencetus kanker) yang muncul ketika proses memasak daging merah.
  • Harvard School of Public Health juga menyatakan kandungan lemak jenuh dalam daging merah sangat tinggi dan karenanya tidak boleh terlalu sering meng-konsumsinya dalam jumlah yang banyak. Konsumsi lemak jenuh yang tinggi meningkatkan resiko penyakit-penyakit kardiovaskular.
  • Penyakit sapi ternyata masih mengancam manusia, seperti penyakit anthrax dan sapi gila, yang penularannya menyebar melalui campuran daging dan tulang (terutama otak dan tulang belakang).

grass fed cattleDari hasil penelitian yang mendalam, didapatkan fakta bahwa daging yang dihasilkan oleh hewan ternak sapi di pegaruhi juga oleh jenis pakan ternak yang dkonsumsi oleh hewan tersebut. Artinya,perbedaan jenis pakan ternak akan menghasilkan daging sapi yang berbeda pula.

Daging sapi yang berasal dari sapi yang hanya diberi makan rumput (grass-fed cattle) atau digembalakan di padang rumput bebas terbukti relatip tidak berlemak dan tidak bergajih (sejenis lemak dalam pembuluh daging sapi) dibandingkan daging sapi dari sapi yang diberi makan jagung, biji-bijian, kacang-kacangan dan makanan ternak hasil fermentasi. Selain kandungan lemak yang rendah, daging sapi dari grass-fed cattle juga mengandung lebih sedikit kalori.

grass fed cowsDaging sapi jenis ini juga mengandung level Conjugated Linoleic Acid (CLA), asam lemak Omega-3, ALA, EPA, dan DHA yang tinggi. Konsumsi CLA mampu membakar lemak jahat sehingga mampu menurunkan resiko penyakit-penyakit kardiovaskular dan kanker. Konsumsi CLA juga mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.Dengan kandungan protein tidak kalah tinggi, berbagai zat-zat bermanfaat tersebut membuat daging sapi hasil grass-fed cattle sangat baik untuk pertumbuhan otot tubuh dan diet yang bebas lemak. Karenanya, para atlit binaraga atau Anda yang ingin berotot ideal dianjurkan mengkonsumsi jenis daging sapi hasil grass-fed cattle ini.

padang penggembalaan grass-fed-beefNamun semua ini tidak dapat terlepas dari cara memasak daging sapi tersebut. Kandungan zat-zat bermanfaat dari daging sapi hasil grass-fed cattle tersebut akan dengan mudah hilang jika Anda menggorengnya. Jadi sangat dianjurkan untuk memasak dengan cara mengkukus, merebus, memanggang, atau dimasak bacem.

Soal rasa, daging sapi dari sapi yang hanya diberi makan rumput memang kurang enak dibandingkan daging sapi dari sapi yang diberi aneka macam bahan pakan. Namun Anda tentunya tidak ingin mengkonsumsi daging sapi dengan perasaan bersalah (guilty pleasure) bukan? Apalagi jika mengingat berbagai resiko penyakit yang bisa ditimbulkan.

Artikel Terkait :

Sumber :

  • Sportindo.com
  • popsgrassfedbeef.com
  • whatscookingamerica.net
  • largavistaranch
  • digitallydelicious.files.wordpress.com

Tags: , , , , , , ,

5 Responses to “Cara Sehat Makan Daging Sapi”

  1. ehm…. daging sapi enakbanget kalo dipakein rendang…
    Info yang bagus,,,,

    #6
  2. DV

    Saya suka kasihan ngeliat sapi, mereka seperti hanya hidup untuk digemukkan lalu dimatikan untuk kita makan.

    Tapi setiap mampir ke resto steak, saya lupa untuk mengasihani karena enaknya dagingnya :) )

    Semoga para sapi itu menemukan surga dimana penghuni2nya tak perlu memakannya lagi.

    Blog ini unik, sangat spesifik! Salam kenal!

    #11
  3. Salam kenal juga mas DV, terima kasih atas kunjungannya.

    #20
  4. Keluarga saya juga memelihara sapi

    #36
  5. Sapi potong atau sapi perah ?

    #37

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.