DIKLAT TERNAK AYAM DAN ITIK

JADWAL & LOKASI DIKLAT

Silahkan menghubungi kami melalui telpon/Whatsapp Messenger: 087839370699 (Sony) atau 0811112227 (Abrianto)

Tanggal :  
Hari :
Jam :  
Tempat :  

 

TENTANG TERNAK AYAM DAN ITIK

"Ngapain ikut pendidikan dan pelatihan unggas ?. Mending uangnya dijadikan modal dan langsung aja beternak, gampang kok". Demikian komentar yang selalu muncul, jika para calon wirausahawan mencari program diklat tentang ternak unggas.

Memang benar, beternak unggas itu relatif mudah. Tapi coba tanyakan, bagaimana perhitungan rugi laba usahanya?. "Adalah untungnya walaupun ngga gede, namanya juga usaha sampingan", selalu begitu jawaban yang didapat bukan ?

Hingga saat ini, ternak unggas skala UKM masih dianggap remeh dan sebagian besar dijalankannya hanya sebagai usaha sampingan. Tak perlu heran jika  keuntungannya pun dikesampingkan alias tidak signifikan.

Padahal potensi jenis usaha ini sangatlah besar, terutama untuk komoditas ternak ayam dan itik. Ada beberapa penyebab yang membuat kebutuhannya terus meningkat. Seperti, pola hidup sehat yang kini digandrungi masyarakat, menciptakan paradigma bahwa daging ayam dan itik jauh lebih sehat daripada daging sapi atau kambing.

Demikian juga dengan nutrisinya, protein yang terkandung didalam daging ayam dan itik juga hampir sama dengan daging sapi, tapi dengan harga yang jauh lebih murah. Faktor lain yang menguntungkan adalah, hampir semua kalangan masyarakat menyukai daging ayam dan itik. Usaha kuliner pun banyak yang menggunakan daging ayam dan itik sebagai bahan baku utamanya. Itu sebabnya pasar daging unggas masih terbuka lebar.

Namun sangat disayangkan, sebagian besar usaha ternak unggas di masyarakat masih dilakukan dengan sistem pemeliharaan tradisional. Ciri khas dari sistem ini adalah tidak adanya target produksi. Padahal, target berfungsi sebagai alat kontrol untuk memperbaiki kinerja suatu usaha.

Jika dilakukan analisa pada usaha ternak ayam dan itik pola tradisional, hasilnya pasti mengecewakan karena tergolong bisnis yang tidak layak untuk dijalankan. Alih-alih ingin mendapatkan tambahan penghasilan, yang diperoleh justru kerugian karena keuntungannya lebih rendah daripada bunga tabungan Bank.

Bagi anda yang ingin memulai wirausaha ternak atau para peternak pemula yang ingin meningkatkan pendapatan, kami memiliki Program Pendidikan dan Pelatihan Wirausaha Ternak yang terbuka untuk umum. Program ini merupakan kolaborasi antara duniasapi.com dengan  Koperasi Pegawai Republik Indonesia - Balai Penelitian Ternak (KPRI-BALITNAK).

Duniasapi.com adalah salah satu pionir website profesional berbadan hukum (dibawah naungan PT. Rumpun Sejathi), yang dikelola bersama-sama oleh beberapa pelaku bisnis peternakan, tokoh peternakan, tenaga pendidik, dan pengurus komunitas peternak.   Situs ini berawal dari blog gratisan yang di-launching pada awal tahun 2005, dan langsung booming karena menjadi acuan para peternak yang selama ini memang sulit mengakses informasi tentang bidang usaha yang digelutinya. Hingga akhirnya diputuskan untuk mengoptimalkannya secara profesional.

Reborn dan relaunching duniasapi.com versi baru dilakukan pada event akbar "Indolivestock" tanggal 28 Juli tahun 2007, disaksikan langsung oleh Menteri Pertanian Republik Indonesia pada saat itu yaitu Bapak Ir. H. Suswono, MMA.

Sedangkan KPRI BALITNAK, adalah satu unit usaha yang didirikan dan dikelola oleh pegawai Balai Penelitian Ternak, sebuah lembaga yang dibentuk untuk kepentingan dan kemajuan peternak di Indonesia. Salah satu potensi yang ada di KPRI  BALITNAK adalah para ahli ternak (informasi lengkap silahkan KLIK DISINI), yang telah memasuki masa purna bakti, namun tetap mempunyai semangat dan idealisme untuk membangun dunia peternakan di Indonesia.

Dengan modal pengalaman serta sumber daya tersebut, kami bekerjasama  merancang program diklat yang tidak hanya menarik dan mudah dicerna, namun juga sistematis, logis, benar dan ilmiah dan disesuaikan dengan kemampuan peserta. Menarik, karena kepada para peserta akan diberikan informasi seluas-luasnya mengenai manfaat usaha peternakan selain keuntungan finansial yang umum didapat.

Mudah dicerna,  melalui materi yang telah  disesuaikan dengan tingkat kemampuan para peserta. Sistematis artinya program disusun dalam suatu urutan teratur, sehingga para peserta memahami materi yang diberikan.  Logis dan benar, materi yang diajarkan berlandaskan teori yang kuat, tidak menyimpang dari disiplin ilmu peternakan, serta dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

 

TARGET PESERTA

1. Para calon wirausaha ternak.

2. Para peternak pemula yang ingin mengoptimalkan hasil usahanya.

 

MATERI

Secara umum materi dibagi menjadi:

 1."Self Improvement" dan Manajemen Peternakan

Berdasarkan penelitian, memiliki modal dan fasilitas, ternyata tidak menjamin kesuksesan seorang wirausaha ternak. Dibutuhkan persiapan psikologis, pembentukan karakter, dan pengetahuan tentang tatacara pengelolaan usaha ternak. Itu sebabnya kami memasukkan materi self improvement dan management, sebagai program awal diklat wirausaha ini.

 

 2.Gambaran Umum Tentang Wirausaha Ternak

Memberikan pengetahuan seluas-luasnya tentang kondisi terkini, potensi, serta masa depan wirausaha ternak, berdasarkan hasil penelitian lapangan dan penelitian laboratorium. Termasuk informasi mengenai berbagai inovasi teknologi yang membantu mengoptimalkan keuntungan dari usaha ternak yang akan dijalankan.

 

 3.Panduan Memulai Usaha Ternak dan Teknis Budidaya

Sejak dahulu kala, hewan ternak memang memiliki daya tarik yang luar biasa. Banyak orang yang sejak kecil sudah mempunyai cita-cita untuk menjadi wirausahawan ternak, dan itu terus menjadi obsesi seumur hidupnya. Tak perlu heran, jika menjadi wirausahawan ternak menjadi pilihan saat harus mempersiapkan diri memasuki usia pensiun.

Harus diakui wirausaha ternak memang menjadi memiliki kepuasan tersendiri, jika dibandingkan dengan bidang usaha yang lain. Namun demikian tidak banyak yang tau darimana harus memulainya.

Sebagian narasumber diklat ini adalah para pelaku usaha profesional, namun memiliki idealisme untuk turut serta mengembangkan dan memajukan bidang peternakan di Indonesia. Mereka akan berbagi pengetahuan tentang kegiatan-kegiatan di peternakan yang dilakukan sehari-hari. Juga berbagai solusi atas kendala dan permasalahan yang dialami saat menjalankan bisnisnya Tujuannya adalah, agar para peserta tidak mengulang kesalahan dan menghamburkan biaya, waktu dan tenaga untuk suatu hal yang sebenarnya tidak perlu dilakukan.

Pada sesi ini, kepada para peserta akan diberikan materi untuk melakukan studi kelayakan sebelum memulai usaha ternaknya. Antara lain untuk mengetahui potensi wilayah (market, sumber pakan), pilihan jenis ternak yang menguntungkan untuk dibudidayakan, serta antisipasi masalah-masalah yang akan timbul di kemudian hari, dll.

Dilanjutkan dengan materi teknis budidaya, seperti mempersiapkan dan mengatur lahan, memilih tipe dan proses pembuatan kandang, memilih dan mempersiapkan bibit, pembuatan dan pemberian pakan, penanganan penyakit, cara panen, teknik pemasaran dan tata niaga, pengolahan limbah, dsb.

 

4. Analisis Finansial

Adalah teknik melihat kelayakan usaha dari sudut pandang peternak sebagai pemilik modal. Yang menjadi perhatian utama adalah segi cash-flow yaitu perbandingan antara hasil penerimaan atau penjualan kotor (gross-sales) dengan jumlah biaya-biaya (total cost), yang dinyatakan dengan nilai terkini. Tujuannya adalah untuk mengetahui apakah usaha tersebut layak dijalankan untuk mendapatkan keuntungan. 

Materi ini seharusnya dikuasai oleh peternak. Namun pada kenyataannya, tidak banyak yang tau atau malah tidak mau tau karena terlalu yakin bahwa usaha ternak yang yang dijalankan sudah pasti menguntungkan.

 

5.Strategi Pemasaran Modern

Sebagian besar peternak masih terbelenggu dengan cara pemasaran produk peternakan secara tradisional, melalui makelar atau calo yang dikalangan para peternak sapi dan kambing biasa disebut sebagai Blantik. Akibatnya, keuntungan yang didapat tidak maksimal.

Materi ini akan membuka wawasan para peserta bahwa ada banyak alternatif pemasaran produk peternakan, bahkan dimungkinkan untuk membuka market khusus yang berbeda. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan teknologi internet.

 

6. Studi Lapangan

Bersama dengan narasumber, para peserta akan berkunjung ke usaha peternakan profesional yang telah menerapkan hasil kajian dari para ilmuwan. Tidak sekedar Field Trip, peserta diwajibkan melakukan pengamatan tentang flow bussines dan mengerjakan tugas-tugas yang diberikan narasumber sebagai bahan diskusi dan tanya jawab. Targetnya, agar para peserta mengetahui berbagai kegiatan yang sehari-hari dilakukan di peternakan.

 

TIKET DIKLAT

  • Harga Tiket : Rp / Peserta.
  • Dapat diangsur
  • Silahkan beli DISINI

 

Catatan:

  1. Tempat Terbatas.
  2. Biaya sudah termasuk Ruang Pendidikan, Praktek Lapangan, Seminar Kit, Sertipikat dan Konsumsi untuk 2 hari (Lunch Box + 2 Paket Coffee Break / hari)
  3. Biaya belum termasuk akomodasi dan transportasi peserta pelatihan. Untuk peserta dari luar kota, dapat menggunakan  Wisma Tamu milik Balai Penelitian Ternak dengan biaya sewa Rp60.000,- / malam.

Jika membutuhkan informasi lebih lanjut silahkan menghubungi kami melalui telpon/Whatsapp Messenger: 087839370699 (Sony) atau 0811112227 (Abrianto), atau dengan mengisi FORM PERTANYAAN.