DIKLAT TERNAK SAPI

JADWAL & LOKASI DIKLAT

Silahkan menghubungi kami melalui telpon/Whatsapp Messenger: 087839370699 (Sony) atau 0811112227 (Abrianto)

Tanggal :
Hari :
Jam :
Tempat :

 

TARGET PESERTA

  1. Para wirausaha, karyawan aktif dan purna bakti (pensiunan) yang ingin beternak sapi potong ataupun sapi perah. 
  2. Para peternak pemula yang ingin mengoptimalkan pendapatan dari usaha yang dijalankannya.

 

TENTANG TERNAK SAPI

Konon khabarnya, beternak sapi adalah jenis usaha yang sangat menguntungkan. Setiap hari, puluhan ribu rupiah bisa dihasilkan dari kenaikan berat badan pada sapi potong, atau dari penjualan susu segar pada usaha ternak sapi perah. Bahkan pada momen hari raya Idul Adha, dari satu ekor sapi potong saja mampu mengeruk keuntungan hingga Rp5.000.000,-.

Tak hanya itu, kotoran sapi kini menjadi sumber pendapatan yang nilainya cukup signifikan. Harga yang lebih murah dibandingkan dengan pupuk anorganik, hanya salah satu keunggulan pupuk cair atau kompos dari kotoran sapi. Manfaat lainnya adalah tidak merusak konstruksi tanah serta kandungan hara yang cukup tinggi. Itu sebabnya banyak pengguna pupuk berani membayar dimuka, untuk kotoran yang bahkan belum kelihatan wujudnya.

Prospek usaha ternak sapi juga sangat bagus untuk jangka panjang, mengingat bahwa kebutuhan akan produk daging dan susu terus meningkat seiring dengan pertambahan jumlah penduduk. Tapi, apa iya realitanya seperti itu ?. Coba googling dengan keyword "nasib peternak sapi". Apa hasilnya, tak jauh dari kalimat : "peternak sapi diambang kehancuran, peternak sapi menjerit, peternak sapi terancam gulung tikar, derita peternak sapi", dll.

Jadi, bagaimana sebenarnya situasi dan kondisi bisnis ternak sapi terkini ?. Apakah ternak sapi masih menjadi bidang usaha yang menguntungkan ? Jawabannya adalah "YA" ! Mari kita simak beberapa hasil pengamatan para ahli.

 

  • Yang pertama adalah mental para peternak. Tidak banyak peternak yang memiliki mental pengusaha, seperti pantang menyerah, kreatif, berani ngambil resiko, percaya diri, memiliki motivasi yang kuat. Bisa jadi memang tidak pernah mendapat pendidikan tentang bagaimana mempersiapkan diri untuk menjadi wirausaha. Mereka hanya belajar dari kesalahan yang pernah dilakukan. Terbayang kan, berapa banyak yang harus dikorbankan mulai dari waktu, tenaga juga uang yang harus dikeluarkan.
  • Yang kedua, pola pikir yang menganggap bahwa kegiatan beternak itu hanya memberi makan bibit sapi, untuk kemudian dijual apa adanya setelah cukup besar. Padahal, teknik ilmu beternak sapi telah berkembang pesat. Setiap saat puluhan bahkan ratusan ilmuwan melakukan penelitian untuk meningkatkan hasil usaha ternak.
  • Yang ketiga  yaitu ketergantungan pada pasar tradisional yang itu-itu saja. Karena memang tidak mengerti bagaimana cara menjual dan kemana harus menjual.

 

Intinya, pengetahuan sebagian besar peternak yang ada di Indonesia tidak berkembang. Penyebabnya berbagai macam, mulai dari malas belajar, menganggap bahwa belajar itu hanya menghamburkan biaya, tidak tau harus belajar kepada siapa atau dimana harus belajar.  Kondisi ini sangat memprihatinkan karena menjadi salah satu faktor yang menyebabkan lambatnya kemajuan bidang peternakan di Indonesia ditengah arus globalisasi yang terus menekan.

Bagi anda yang ingin memulai wirausaha ternak atau para peternak pemula yang ingin sukses menjalankan bisnisnya, kami memiliki Program Pendidikan dan Pelatihan Wirausaha Ternak yang terbuka untuk umum. Program ini merupakan kolaborasi antara duniasapi.com dengan  Koperasi Pegawai Republik Indonesia -Balai Penelitian Ternak (KPRI-BALITNAK).

Duniasapi.com adalah salah satu pionir website profesional berbadan hukum (PT. Rumpun Sejathi), yang dikelola bersama-sama oleh beberapa pelaku bisnis peternakan, tokoh peternakan, tenaga pendidik, dan komunitas peternak.   Situs ini berawal dari blog gratisan yang di-launching pada awal tahun 2005 dengan platform Wordpress. Dalam waktu tidak terlalu lama, website tersebut langsung booming dan menjadi acuan para peternak yang selama ini memang sulit mengakses informasi tentang bidang usaha yang digelutinya.

Hingga suatu saat, fasilitas website tersebut tidak lagi bisa memenuhi keinginan peternak. Akhirnya diputuskan untuk mengoptimalkannya secara profesional. Reborn dan relaunching dilakukan pada event akbar "Indolivestock" tanggal 28 Juli tahun 2007, disaksikan langsung oleh Menteri Pertanian Republik Indonesia pada saat itu yaitu Bapak Ir. H. Suswono, MMA.

Sedangkan KPRI BALITNAK adalah koperasi yang didirikan dan dikelola dengan berbagai kegiatan yang ditujukan untuk kepentingan anggota yang terdiri dari pegawai Balai Penelitian Ternak. Salah satu potensi yang ada di KPRI  BALITNAK adalah para ahli yang telah melakukan berbagai penelitian di berbagai bidang khususnya peternakan. Untuk melihat biodata penyelenggara dan narasumber silahkan KLIK DISINI

Dengan menggabungkan berbagai potensi yang dimiliki, kami merancang program diklat yang tidak hanya menarik dan mudah dicerna, namun juga sistematis, logis, benar dan ilmiah dan disesuaikan dengan kemampuan peserta. Menarik, karena kepada para peserta akan diberikan informasi seluas-luasnya mengenai manfaat usaha peternakan selain keuntungan finansial yang umum didapat.

Mudah dicerna,  melalui materi yang telah  disesuaikan dengan tingkat kemampuan para peserta. Sistematis artinya program disusun dalam suatu urutan teratur, sehingga para peserta memahami materi yang diberikan.  Logis dan benar, materi yang diajarkan berlandaskan teori yang kuat, tidak menyimpang dari disiplin ilmu peternakan, serta dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

 

TARGET PESERTA

1. Para calon wirausaha ternak.

2. Para peternak pemula yang ingin mengoptimalkan hasil usahanya.

 

MATERI

Secara umum materi dibagi menjadi:

 

1.Persiapan Mental Untuk Menjadi Wirausahawan Ternak

Berdasarkan penelitian, memiliki modal dan fasilitas, ternyata tidak menjamin kesuksesan. Dibutuhkan kesadaran diri, persiapan psikologis, peningkatan karakter, dan misi pribadi. Itu sebabnya kami memasukkan materi self improvement ini sebagai bagian dari program awal diklat wirausaha.

2.Gambaran Umum Tentang Wirausaha Ternak

Memberikan pengetahuan seluas-luasnya tentang kondisi terkini, potensi, serta masa depan wirausaha ternak, berdasarkan hasil penelitian lapangan dan penelitian laboratorium. Termasuk informasi mengenai berbagai inovasi teknologi yang membantu mengoptimalkan keuntungan dari usaha ternak yang akan dijalankan.

 

3.Panduan Memulai Usaha Ternak dan Teknis Budidaya

Sejak dahulu kala, hewan ternak memang memiliki daya tarik yang luar biasa. Banyak orang yang sejak kecil sudah mempunyai cita-cita untuk menjadi wirausahawan ternak, dan itu terus menjadi obsesi seumur hidupnya. Tak perlu heran, jika menjadi wirausahawan ternak menjadi pilihan saat harus mempersiapkan diri memasuki usia pensiun.

Harus diakui wirausaha ternak memang menjadi memiliki kepuasan tersendiri, jika dibandingkan dengan bidang usaha yang lain. Namun demikian tidak banyak yang tau darimana harus memulainya.

Sebagian narasumber diklat ini adalah para pelaku usaha profesional, namun memiliki idealisme untuk turut serta mengembangkan dan memajukan bidang peternakan di Indonesia. Mereka akan berbagi pengetahuan tentang kegiatan-kegiatan di peternakan yang dilakukan sehari-hari. Juga berbagai solusi atas kendala dan permasalahan yang dialami saat menjalankan bisnisnya Tujuannya adalah, agar para peserta tidak mengulang kesalahan dan menghamburkan biaya, waktu dan tenaga untuk suatu hal yang sebenarnya tidak perlu dilakukan.

Pada sesi ini, kepada para peserta akan diberikan materi untuk melakukan studi kelayakan sebelum memulai usaha ternaknya. Antara lain untuk mengetahui potensi wilayah (market, sumber pakan), pilihan jenis ternak yang menguntungkan untuk dibudidayakan, serta antisipasi masalah-masalah yang akan timbul di kemudian hari, dll.

Dilanjutkan dengan materi teknis budidaya, seperti mempersiapkan dan mengatur lahan, memilih tipe dan proses pembuatan kandang, memilih dan mempersiapkan bibit, pembuatan dan pemberian pakan, penanganan penyakit, cara panen, teknik pemasaran dan tata niaga, pengolahan limbah, dsb.

 

4. Analisis Finansial

Adalah teknik melihat kelayakan usaha dari sudut pandang peternak sebagai pemilik modal. Yang menjadi perhatian utama adalah segi cash-flow yaitu perbandingan antara hasil penerimaan atau penjualan kotor (gross-sales) dengan jumlah biaya-biaya (total cost), yang dinyatakan dengan nilai terkini. Tujuannya adalah untuk mengetahui apakah usaha tersebut layak dijalankan untuk mendapatkan keuntungan. 

Materi ini seharusnya dikuasai oleh peternak. Namun pada kenyataannya, tidak banyak yang tau atau malah tidak mau tau karena terlalu yakin bahwa usaha ternak yang yang dijalankan sudah pasti menguntungkan.

 

5.Strategi Pemasaran Modern

Sebagian besar peternak masih terbelenggu dengan cara pemasaran produk peternakan secara tradisional, melalui makelar atau calo yang dikalangan para peternak sapi dan kambing biasa disebut sebagai Blantik. Akibatnya, keuntungan yang didapat tidak maksimal.

Materi ini akan membuka wawasan para peserta bahwa ada banyak alternatif pemasaran produk peternakan, bahkan dimungkinkan untuk membuka market khusus yang berbeda. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan teknologi internet.

 

6. Studi Lapangan

Bersama dengan narasumber, para peserta akan berkunjung ke usaha peternakan profesional yang telah menerapkan hasil kajian dari para ilmuwan. Tidak sekedar Field Trip, peserta diwajibkan melakukan pengamatan dan mengerjakan tugas-tugas yang diberikan narasumber sebagai bahan diskusi dan tanya jawab. Targetnya, agar para peserta mengetahui berbagai kegiatan yang sehari-hari dilakukan di peternakan.

 

*Catatan:

  1. Tempat Terbatas.
  2. Biaya sudah termasuk Ruang Pendidikan, Praktek Lapangan, Seminar Kit, Sertipikat dan Konsumsi untuk 2 hari (Lunch Box + 2 Paket Coffee Break / hari)
  3. Biaya belum termasuk akomodasi dan transportasi peserta pelatihan. Untuk peserta dari luar kota, dapat menggunakan  Wisma Tamu milik Balai Penelitian Ternak dengan biaya sewa Rp60.000,- / malam.

 

Jika membutuhkan informasi lebih lanjut silahkan menghubungi kami melalui telpon/Whatsapp Messenger: 087839370699 (Sony) atau 0811112227 (Abrianto), atau dengan mengisi FORM PERTANYAAN.

 

 

Artikel terkait

Selanjutnya di kategori ini: DIKLAT TERNAK AYAM DAN ITIK »