Pesta Patok VIII 2009
Pesta Patok adalah salah satu istilah di Indonesia untuk menamai kegiatan yang dilaksanakan oleh masyarakat yang berhubungan dengan peternakan.
Awalnya, pesta patok adalah tradisi masyarakat untuk mengembangbiakkan hewan ternak sapi ataupun kambing secara alamiah. Caranya dengan mengumpulkan hewan ternak baik betina maupun jantan pada satu tempat. Kemudian, hewan ternak berjenis kelamin betina akan diikat pada satu patok agar tidak lari (oleh sebab itu, acara ini disebut sebagai pesta patok), sedangkan hewan ternak berjenis kelamin jantan akan
dibiarkan bebas berkeliaran di sekeliling hewan betina yang telah terikat tersebut. Secara naluri, hewan ternak jantan akan berusaha mendekati hewan betina tersebut dan terjadilah perkembang biakan secara alami.
Saat ini, pesta patok mempunyai arti yang lebih luas daripada hanya sekedar ajang berkumpulnya para peternak. Pesta patok telah menjadi satu kegiatan
yang dilakukan secara rutin oleh para pelaku peternakan di Indonesia, sebagai perwujudan rasa syukur atas keberhasilan yang telah dapat dicapai. Bahkan acara ini selalu diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah, melalui Dinas Peternakan setempat.
Pesta Patok dapat diibaratkan sebagai pestanya dunia peternakan. Selain sebagai tradisi yang telah lama dilakukan oleh masyarakat, pesta patok juga
memiliki fungsi-fungsi yang lain yaitu :
- Pameran ternak unggulan.
- Promosi hasil peternakan.
- Ajang berkumpulnya para pelaku peternakan.
- Melestarikan tradisi.
- Ajang ketangkasan ternak.
- Kontes ternak.
- Pelayanan kesehatan ternak
- Tempat pertemuan antara pelaku usaha peternakan, pemerintah dan lembaga perbankan, untuk mencari solusi guna meningkatakan usaha peternakan khususnya terkait pendanaan atau modal.
Di Jawa Barat, pesta patok diselenggarakan 2(dua) tahun sekali dan untuk penyelenggaranan Pesta Patok yang ke VIII pada tahun 2009 ini, diadakan di Bogor, dengan mengambil tempat di Pusat Pengembangan dan Pemasaran Ikan Hias (Raiser), di Jln. Jakarta-Bogor, KM 48, Kel. Nanggewer Mekar, Kec. Cibinong, Kab. Bogor. Pameran itu diikuti seluruh Dinas Peternakan di propinsi Jawa Barat, dan diselenggarakan selama tiga hari berturut-turut, dimulai tanggal 17 sampai dengan 19 November 2009.
Acara dibuka tanggal 17 November 2009, tepat pukul 08.30 WIB oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, didampingi oleh Dirjen Pemasaran Ternak Departemen Pertanian Cepi J., Kepala Dinas Peternakan Propinsi Jawa Barat dan seluruh Bupati serta Walikota se Jawa Barat, termasuk Bupati Bogor Rachmat Yasin sebagai tuan rumah.
Pesta Patok VIII 2009 ini dihadiri oleh 1200 peserta yang menampilkan dan menginformasikan keberhasilan pembangunan peternakan di Jawa Barat serta menjadi ajang promosi hasil peternakan, sekaligus menampilkan berbagai jenis ternak unggulan dari sejumlah daerah di Jawa Barat.
Materi acaranya cukup padat dengan susunan sebagai berikut :
- Gerakan minum susu dan makan telur
- Kesenian
- Penyerahan Piagam Penghargaan Gubenur bagi Kepala Daerah yang berjasa dalam pengembangan peternakan di Jawa Barat dan bagi juara Lomba Kelompok Tingkat propinsi jawa Barat.
- Pelepasan Tim Pemeriksa Hewan Kurban
- Temu Wicara
- Talkshow permodalan danri Dinas Peternakan Propinsi Jawa Barat.
- Kontes Ternak Kelinci.
- Bursa Ternak : Kelinci, Sapi Perah, Sapi Potong dan Domba.
- Sosialisasi Gemar Makan Olahan Daging Kelinci.
- Pameran.
- Pertemuan Peternak Kelinci.
- Ketangkasan Domba oleh HPDKI
- Musyawarah HPDKI.

.

Sumber :
- pikiran-rakyat.com
- bogorkab.go.id
- pelita.or.id
- radar-bogor.co.id









