Sapi Pemanasan Global Jepang

Saturday, January 30, 2010
By Abrianto Wahyu Wibisono

Pemanasan global mengakibatkan dampak yang luas dan serius bagi lingkungan bio-geofisik seperti pelelehan es di kutub, kenaikan muka air laut, perluasan gurun pasir, peningkatan hujan dan banjir, perubahan iklim, punahnya flora dan fauna tertentu, migrasi fauna dan hama penyakit, dsb.

Jepang adalah salah satu Negara yang menyadari dampak pemanasan global ini. Bahan pokok pangan, seperti daging, jika tidak diantisipasi diyakini akan menjadi masalah besar di kemudian hari. Salah satu riset yang sedang dilakukan oleh para ilmuwan jepang adalah mengawinkan/menyilangkan hewan “banteng” yang berasal dari Indonesia dengan jenis sapi “wagyu” yang sangat disukai masyarakat Jepang. Para ilmuwan ini berharap, anak sapi hasil persilangan ini mempunyai keunggulan dalam hal daya tahan terhadap cuaca panas akibat pemanasan global.

Dalam 100 tahun terakhir kenaikan suhu rata-rata di Jepang sangat tinggi. Dikhawatirkan dapat melampaui empat derajat Celsius dan berdampak buruk  pada industri peternakan sapi Wagyu di Jepang yang kurang tahan terhadap udara panas.

Bagaimana dengan peternakan  di Indonesia,apakah kita telah siap menghadapi dampak pemanasan global ?

——————————————–oOo——————————————

Artikel Terkait

Sumber :

  • sains.kompas.com
  • sandylegobeachbots.org

Tags: ,

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.