Kandang Ideal Bagi Anak Sapi Perah

Kandang Ideal Bagi Anak Sapi Perah
29 Nov
2016

"Merawat anak sapi perah sangat penting dalam usaha ternak, sebab angka kematian sapi tertinggi adalah selama masih pedet yakni saat baru lahir hingga usia 3 bulan."

Pedet sapi perah adalah anak sapi perah yang berusia kurang lebih 8 bulan. Berbeda dengan hewan sapi perah dewasa. Pedet sapi perah yang baru lahir membutuhkan perawatan yang khusus. Mengapa demikian ? Angka kematian rata-rata pedet sapi perah di Indonesia adalah 20%. Padahal pedet sapi perah merupakan bibit untuk beternak sapi perah. Itu sebabnya kualitas pedet yang baik akan mempengaruhi kualitas peternakan sapi perah secara umum.

Untuk mengurangi angka kematian pedet, maka perawatan pedet harus dilakukan dengan baik dan benar. Pedet harus tumbuh menjadi sapi yang sehat dan kuat. Merawat pedet bahkan bisa mulai dilakukan sejak dalam kandungan. Agar pedet yang akan dilahirkan sehat dan kuat, maka 6-8 minggu sebelum kelahiran, pemerahan harus dihentikan.

Usia 2-3 minggu sebelum kelahiran, induk sapi harus diberi pakan tambahan, baik konsentrat atau hijauan yang berkualitas agar setelah melahirkan induk dapat menghasilkan kolostrum sebagai sumber protein, antibodi, vitamin A dan D bagi pedetnya. Perawatan pedet setelah lahir yang pertama dan utama adalah berkaitan dengan kualitas kandang.

Keberhasilan pemeliharaan ternak sapi perah salah satunya ditentukan oleh ketersediaan kandang yang memenuhi persyaratan. Pedet sapi perah sangat sensitif terhadap pengaruh lingkungan yang tidak menguntungkan, misalnya perubahan cuaca panas dan dingin yang terjadi secara tiba-tiba. Oleh sebab itu, kandang pedet sapi perah harus disesuaikan dengan kondisi iklim. Kandang pedet diupayakan berada pada suhu dan kelebapan yang rendah supaya tidak mudah stres.

Beberapa syarat kandang pedet sapi perah yang baik adalah:

  • Kandang pedet sebaiknya dibuat individual, satu kandang untuk satu ekor pedet. Hal ini dimaksudkan agar setelah diberi minum susu, pedet-pedet tidak saling sundul, karena ini dapat menyebabkan terjadinya bola bulu.
  • Memiliki sirkulasi udara dan mendapat paparan cahaya matahari yang cukup, sehingga lantai kandang selalu kering.
  • Kandang pedet sebaiknya mudah dibersihkan, sehingga Anda mudah untuk mengontrol kesehatan pedet, mudah untuk memberi pakan, terjaga dari penyakit infeksi, dan memudahkan perawatan lainnya.
  • Lokasi kandang sebaiknya dekat dengan akses transportasi agar memudahkan proses pemberian pakan, obat-obatan, atau pengangkutan hasil ternak.
  • Kandang sebaiknya dekat dengan sumber air. Air merupakan kebutuhan utama dalam usaha peternakan. Air digunakan untuk keperluan minum, memandikan ternak, membersihkan kandang dan peralatan, atau untuk sanitasi kandang, untuk menyiram atau mengairi pakan hijauan, dan lain-lain.
  • Jauh dari pemukiman penduduk. Kandang yang jauh dari pemukiman penduduk dapat meminimalisasi terjadinya masalah sosial dan pencemaran lingkungan. Idealnya jarak kandang dengan pemukiman penduduk adalah 10 meter
  • Dekat dengan sumber pakan. Kandang yang dekat dengan sumber pakan akan membantu peternak melakukan efisiensi, karena dapat menghemat anggaran untuk membeli pakan. Sumber makanan ini bisa berupa rumput-rumputan, jerami, tebon jagung, pucuk daun tebu, kacang-kacangan, dan dedaunan lain.
  • Bebas dari genangan air; Kandang pedet sapi perah harus senantiasa kering. Air yang menggenang di sekitar kandang dan tidak ditangani dengan baik akan berpotensi menjadi tempat berkembangnya bibit penyakit dan jamur. Maka dari itu, jika  Anda ingin membangun atau memilih kandang untuk pedet sapi perah, pilihlah lokasi yang letaknya lebih tinggi dari tanah di sekitarnya.
  • Memiliki konstruksi kandang yang baik; lantai kandang yang tidak licin, tidak becek, tidak mudah lembap, serta tidak kasar. Dinding kandang yang kokoh, tidak mudah roboh, dan kecil kemungkinan adanya rembesan air hujan, supaya kandang tidak basah.

 

Itulah sedikit ulasan mengenai kandang ideal bagi anak sapi perah (pedet). Semoga bermanfaat.

Program Pendidikan & Pelatihan

Semua Tentang Sapi

  • Penyakit "TRYPANOSOMIASIS" Penyakit "TRYPANOSOMIASIS"
    "Cukup banyak masyarakat di Indonesia yang beternak sapi, tetapi belum banyak yang benar-benar menjadikannya sebagai suatu peluang bisnis."

ANEKA OLAHAN DAGING SAPI

Bursa Produk Peternakan