H. Febby Datuak Bangso Dan Usaha Ternak Sapi

H. Febby Datuak Bangso Dan Usaha Ternak Sapi
06 Mar
2019

Febby Datuak Bangso Nan Putiah merupakan seorang politisi yang berasal dari Bukittinggi, Sumatra Barat. Lahir di Bukittinggi pada tanggal 5 Agustus 1976,kini, Febby merupakan calon legislatif DPR-RI dari daerah pemilihan Sumatra Barat II.

Peternakan sapi adalah salah satu bisnis yang potensial untuk dikembangkan sebagai upaya pemerataan pertumbuhan ekonomi desa. Demikian dikatakan oleh Kepala Desa Talawi Hilir, Kota Sawahlunto Ferdian Irwan. Investasinya berasal dari penyertaan modal Desa Talawi Hilir untuk Bumdes Talago Ameh, sebesar Rp 505 juta. Modal tersebut rencananya akan dikelola dan dikembangkan Bumdes setempat, selain untuk usaha penggemukan sapi bali sebesar Rp150 juta, juga ternak itik petelur dengan nilai Rp140 juta, selebihnya akan digunakan untuk membuka toko grosiran barang harian.

Pengelola usahanya adalah anggota masyarakat, menggunakan model integrated farm atau pertanian terpadu, dengan mengoptimalkan kebun masyarakat sebagai lokasi beternak sedang itik dan sapi akan menghasilkan pupuk penyubur tanaman. Untuk mempercepat realisasinya, BUMDes memberikan berbagai kemudahan, antara lain dalam hal pembuatan kandang dan penyiapan pakan senilai Rp 5juta.

Dua dari tiga bisnis tersebut kini sudah berjalan. Peternakan sapi dipersiapkan untuk menyambut hari Raya Qurban. Sedangkan ternak itik sudah mampu berproduksi.

Pengelolaan usaha dilakukan dengan cara kerjasama saling menguntungkan, menggunakan skema bagi hasil yang sangat menarik, yakni dari 100 persen modal usaha yang diberikan, hasilnya dibagi 50 persen untuk BUMDes dan 50 persen untuk pengelola usaha. Namun dari 50 persen yang diterima pengelola usaha tersebut dikeluarkan biaya investasi pembuatan kandang dan pemberian pakan selama dua bulan yang telah falitasi BUMDes.

Pada tahun pertama, Bumdes  Talago Ameh diperkirakan akan mampu meraup keuntungan bersih sekitar Rp 300 juta dari usaha sapi dan Rp 50 juta dari usaha peternakan itik petelur. Jika berhasil, maka penyertaan modal dari dana desa akan ditingkatkan secara bertahap hingga mencapai angka Rp 5 miliar sampai pada tahun 2024 mendatang.

Ketua Umum Forum Bumdes Indonesia H. Febby Datuak Bangso, memuji sikap dan keputusan yang diambil Kepala Desa Talawi Hilir, Kota Sawahlunto Ferdian Irwan. Ia juga mengapresiasi aksi Dirut Bumdes Talago Ameh,  Hendri Datuk Lobuah Nan Sati, yang sudah mempersiapkan langkah-langkah strategis untuk kesejahteraan masyarakat, meningkatkan penghasilan bagi Bumdes serta membagi hasilnya dengan desa.


H. Febby Datuak Bangso juga optimis, bahwa nantinya penyertaan modal untuk Bumdes Talago Ameh, akan mendorong pertumbuhan ekonomi di desa tersebut. Ia juga meyakini bahwa jika semua walinagari memiliki komitmen dan sikap optimis, maka BUMDes akan bisa bergerak dan bertumbuh dengan sangat cepat.

Apalagi jika direktur BUMDes bisa merancang, mempersiapkan dan mengelola usaha yang benar-benar dibutuhkan masyarakat dimana BUMDes tersebut bergerak. Namun ada yang harus diingat, BUMDes tidak hanya sekedar profit oriented, tetapi lebih mengedepankan sosial benefit.

 

Siapa sebenarnya H. Febby Datuak Bangso?

Febby adalah seorang politisi yang aktif di berbagai kegiatan sosial pedesaan, pariwisata, keagamaan, bisnis, dan tentunya politik. Beliau merupakan sosok yang cukup disegani dan dihormati di Sumatra Barat.

 

Pendidikan H. Febby Datuak Bangso

Febby mengenyam pendidikan Sekolah Dasar di SDN 068006 Simalungkar dan lulus pada tahun 1989. Kemudian, beliau melanjutkan ke SMP 8 Medan Baru. Lulus SMP pada tahun 1992, beliau pun masuk ke SMEA Kosgoro dan lulus pada tahun 1995.

Pendidikan tinggi dijalaninya di Universitas Muhammadiyah Sumatra Barat pada tahun 2008-2013. Febby mengambil jurusan pariwisata, sebuah hal yang cukup membantunya dalam kontribusi meningkatkan pariwisata Sumatra Barat. Pada tahun 2016-2018, beliau melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 di Universitas Trisakti, masih di Fakultas Pariwisata.

 

Pengalaman Organisasi H. Febby Datuak Bangso

Pada tahun 2009, Febby Datuak Bangso menjadi Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa Sumatra Barat hingga saat ini. Partai ini juga mengantarkannya sebagai calon legislatif DPR-RI 2019 ini.

datuk 7

Sementara itu, pada tahun 2013 sampai tahun 2018, Febby Datuak Bangso menjadi Ketua DPD Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia Sumatra Barat. Masih seputar pariwisata, Febby Datuak Bangso diangkat menjadi Ketua Dewan Pakar Asosiasi Desa Wisata Indonesia pada tahun 2016 sampai sekarang.

Dia juga berkiprah di dunia sosial dengan mendirikan AMI (Anak Muda Institute) pada tahun 2015 dan mendirikan Yayasan Bintang Sembilan Peduli Bangsa di tahun sebelumnya.

 

Pengalaman Mencalonkan Diri Sebagai Walikota

Febby Datuak Bangso pernah mencalonkan diri sebagai walikota Bukittinggi, Sumatra Utara pada tahun 2015 lalu bersama Zulfikar Rahim. Namun, pada saat itu dirinya mengalami kekalahan dan Ramlan Nurmatias-lah yang memenangkan pemilu, mengalahkan walikota petahana Ismet Amzis.

Meski gagal, tetapi Febby tetap berkiprah dalam membangun desa dan fokus pada pariwisata dimulai dari daerah asalnya, Sumatra Barat.

 

Kiprah H. Febby Datuak Bangso Membangun Desa

Masalah pedesaan sangat menarik Febby. Beliau adalah Staf Khusus Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi sekaligus Ketua Forum BUMDes Indonesia.

Fokus Febby Datuak Bangso dalam membangun desa dimulai dari optimalisasi Badan Usaha Milik Desa, pembangunan embung yang merata dan signifikan, serta tentunya sarana dan prasarana di pedesaan. Beliau juga sering mengingatkan mengenai pentingnya dana desa untuk pembangunan desa dan tidak untuk kepentingan kelompok tertentu apalagi kepentingan pribadi.

Mengikuti perkembangan zaman, Febby tidak hanya memperhatikan masalah desa dengan cara yang konvensional. Sebagai salah satu pemuda yang berkiprah di dunia politik sejak usia belia, Febby Datuak Bangso juga mendirikan bumdes-mall.com.
Situs itu merupakan bentuk e-commerce bagi BUMDes dan sangat bermanfaat dalam mempromosikan produk-produk unggulan desa, sehingga produk-produk itu bisa diakses bahkan dibeli oleh seluruh masyarakat Indonesia, termasuk mereka yang tinggal di perkotaan.

Selain produk unggulan dan sarana desa, Febby Datuak Bangso juga berfokus pada pentingnya pariwisata di pedesaan. Menurut Febby, banyak desa yang dapat dimaksimalkan potensi wisatanya, seperti misalnya wisata alam. Meskipun begitu, baginya potensi itu harus disesuaikan dengan karakter desa karena setiap desa memiliki karakter masing-masing yang unik. Maka dari itu  penting pula pemberdayaan masyarakat desa untuk memaksimalkan potensi wilayah desa yang mereka huni agar orang luar tertarik di sana, dan hal itu akan sangat meningkatkan perekonomian di desa.

 

Kiprah dalam Organisasi Keagamaan

Selain pada program desa dan pariwisata, Febby Datuak Bangso juga aktif dalam organisasi keagamaan yang dihormati di Indonesia, Nahdlatul Ulama (NU). Pria Bukittinggi ini pernah menduduki jabatan sebagai Ketua DPC GP Ansor, Kabupaten Agam, Ketua LAZIZ NU Sumatra Barat,  Pembina IPNU Sumatra Barat, dan kini juga merupakan Bendahara PW Isnu Sumbar.

Aktifnya Febby Datuak Bangso dan dipercayanya dalam berbagai organisasi tak dapat dilepaskan dari pengalamannya yang beragam dan karakternya sebagai komunikator yang baik serta andal.

 

Kehidupan Pribadi

Febby menikah dengan seorang perempuan bernama Yulia Eka Sari. Dari pernikahan itu, Febby dikaruniani dua orang anak perempuan. Pernikahannya jauh dari kontroversi dan juga dari sorotan berbagai media.

 

Kasus di Kepolisian

Pada tahun 2014, Febby Datuak Bangso pernah diperiksa oleh pihak kepolisian daerah (Polda) Sumatra Barat, karena mengunggah video kekerasan murid SD di Bukittinggi. Niat Febby sebetulnya hanya mengingatkan dan juga membangkitkan kesadaran akan pentingnya pengawasan anak di sekolah serta membuat para pengambil kebijakan di Sumatra Barat mengambil tindakan terhadap hal tersebut, tetapi polisi tetap memanggilnya lantaran video tersebut memuat kekerasan anak kepada anak lainnya.

Laporan itu dibuat oleh KPAI dan amat disayangkan beberapa pihak, termasuk pihak PKB dan DPRD Sumatra Barat. Mereka menganggap bahwa seharusnya penyebaran video itu dijadikan pemicu untuk lebih perhatian kepada sistem pendidikan di Bukittinggi. Dan video itu pun membuat orangtua murid yang menjadi korban mengetahui apa yang terjadi pada anaknya. Febby pun memberikan kritik terhadap KPAI yang kurang memahami esensi dari hal tersebut.

Video itu pun juga sempat memicu protes masyarakat terhadap KPAI di tahun 2014 yang dianggap lalai dan juga tidak fokus pada fokus masalah utama, yakni kekerasan pada anak yang dilakukan oleh anak-anak lainnya.

 

Itulah biodata dan perjalanan hidup singkat dari H. Febby Datuak Bangso Nan Putiah. Perjalanannya sangat unik dan juga dapat dijadikan inspirasi dalam membangun bangsa dari desa.

Di tag dibawah

Artikel terkait

Tokoh & Berita

Semua Tentang Sapi

  • Sapi Ayrshire Sapi Ayrshire
    "Meskipun termasuk jenis ternak sapi yang dapat menghasilkan susu, sapi perah ras Ayrshire ternyata lebih menguntungkan bila menjadi sapi potong."
  • Fungsi dan Tata Letak Kandang Sapi Potong Fungsi dan Tata Letak Kandang Sapi Potong
    "Anda masih termasuk pemula dalam usaha peternakan, terutama dalam peternakan sapi potong? Salah satu hal yang wajib Anda ketahui dalam beternak sapi adalah fungsi dan tata letak kandang sapi potong. Bila sudah mengetahuinya, langkah-langkah berikutnya dalam menjalankan usaha peternakan sapi menjadi lebih lancar."
  • Ternak Sapi Ini Menista Pertandingan Sepakbola ! Ternak Sapi Ini Menista Pertandingan Sepakbola !
    Dalam studi yang dilakukan oleh asosiasi pesepak bola profesional, FIFPro, ada banyak hal yang berpotensi mengganggu pertandingan sepakbola.

SEJARAH

ford model a truk pengangkut susu di indonesia 2

SEJARAH TRUK PENGANGKUT SUSU DI INDONESIA

Sejak awal didirikan, target market dari produk "Soesoe Tjap Bendera" memang cukup luas. Oleh sebab itu diperlukan kendaraan yang mampu memenuhi kebutuhan tersebut. Lantas jenis mobil apa yang menjadi pilihannya?. Simak disini...

KULINER

ANEKA PRODUK MAKANAN DAN MINUMAN

IMG 3165

KLIK DISINI

 

 

KOMUNITAS PETERNAK

PPSKI Meminta Kepada Presiden Yang Nanti Terpilih Untuk Membela Peternak Dalam Negeri

jokowi 1

Baca Selengkapnya...

 

Supaya untung besar, ternak saya diberi makan apa ya?

-------------------------

Dengan aplikasi ini, anda dapat mengetahui perkiraan laba harian usaha ternak secara mudah dan cepat, hanya dengan meng-input berat sapi, jenis kelamin, lama penggemukan, harga jual sapi, jenis pakan dan komposisinya.

Buktikan sendiri!

 

 Download DISINI