Loading...

Media Tanam Rp7.000 Per Pack

Pupuk kandang adalah sebuah istilah untuk menyebut olahan kotoran hewan yang bentuknya padat, contohnya tahi sapi (faeces). Pupuk kandang digunakan pada lahan pertanian sebagai upaya untuk memperbaiki kesuburan dan struktur tanah, melalui unsur hara yang terdapat didalamnya, seperti nitrogen, magnesium, kalium, kalsium dan lain sebagainya.

Manfaat lain dari pupuk kandang dari kotoran sapi adalah mempertahankan struktur fisik tanah sehingga akar dapat tumbuh secara baik. Hal itu bisa terjadi karena kandungan serat yang cukup tinggi.

Namun demikian kotoran sapi segar tidak begitu saja dapat digunakan sebagai pupuk. Perlu pematangan dan atau pengomposan terlebih dahulu hingga warnanya berubah dari hijau menjadi hitam gelap, teksturnya gembur, tidak lengket, suhunya dingin dan tidak berbau.

Apabila langsung kotoran sapi segar langsung dipakai untuk memupuk tanaman, akan terjadi perebutan unsur N antara tanaman dengan proses dekomposisi kotoran sapi tersebut. Umumnya tanaman yang akan kalah, yang ditandai oleh daun yang kering, berubah warna menjadi kuning hingga merah kecoklatan. Atau bunga atau buahnya tidak bisa tumbuh sempurna alias kerdil.

Pupuk dari kotoran sapi sudah sejak lama digunakan sebagai salah satu bahan untuk pembuatan media tanam. Yang disebut media tanam adalah sarana untuk tempat tumbuh dan berkembangnya akar tanaman. 

Bagi anda penggemar tanaman hias, wajib tahu tentang media tanam yang cocok dengan jenis tanamannya. Pada prinsipnya, apapun jenis  tanaman nya, pasti membutuhkan media tanam yang sesuai dengan habitat asalnya.

Contohnya untuk Aglaonema, media tanam yang sesuai untuk tanaman hias ini terdiri atas dua jenis, media bersifat keras dan media bersifat lembek atau lunak. Media tanam keras untuk menciptakan porousitas, sedangkan media tanam lunak berfungsi untuk pertumbuhan akar dan menyediakan zat hara.

Sekam adalah salah satu contoh bahan media tanam keras, yang berasal dari kulit biji padi. Sekam umumnya digunakan dalam bentuk sekam bakar atau sekam mentah yang telah didiamkan atau dilayukan selama 4-8 minggu. 

Sebagai bahan baku media tanam, sekam bakar tidak perlu proses sterilisasi lagi karena patogen telah mati pada saat pembakaran. Kandungan karbon pada sekam bakar juga bisa membuat media tanam menjadi lebih gembur. Mengenai tingkat porousitasnya, antara sekam bakar dan sekam mentah nyaris tidak berbeda jauh.

Tapi, ada kelemahan dari sekam bakar, dikarenakan sifatnya yang mudah lapuk, media tanam yang menggunakan sekam bakar harus lebih sering diganti.

Sedangkan sekam mentah memiliki memiliki beberapa kelebihan dibandingkan dengan sekam bakar. Antara lain mudah mengikat air, tidak mudah lapuk, mengandung kalium (K) yang dibutuhkan tanaman, serta tidak mudah menggumpal. Akan tetapi sekam mentah cenderung miskin hara. Untuk menutup kekurangan itulah, pada pembuatan media tanam untuk Aglaonema bisa ditambahkan pupuk kandang dari kotoran sapi.

Untuk anda yang membutuhkan media tanam untuk tanaman hias Aglaonema siap pakai, CLARISA FLORA telah menyediakan media tanam siap pakai hasil racikan sendiri dari berbagai bahan seperti: sekam segar, sekam bakar, kompos, pupuk kandang, kemudian difermentasi agar nutrisi yang terkandung di dalamnya mudah diserap oleh akar Aglaonema.

Racikan tersebut yang telah diujicoba bertahun-tahun pada koleksi tanaman yang bisa anda nilai sendiri bagaimana hasilnya (lihat videonya dibawah ini). Media tanam istimewa ini tersedia dalam kemasan ekonomis yang dibanderol Rp8.000 per kemasan, untuk 2 (dua) pot diameter 20 Centimeter, dan dapat dibeli di:

----- ARANDVI STORE ---

Alamat: Jalan Janaka 2 No.13, Tegal Gundil, Bogor
Panduan Via GOOGLE MAP

 

CLARISA FLORA adalah kebun tanaman hias eksotis yang berlokasi di Kota Bogor. Kebun ini menawarkan berbagai tanaman hasil pembibitan sendiri, dari induk yang benar-benar kami pilih agar menghasilkan tanaman yang tidak hanya indah dilihat sesaat saja, tapi juga sehat dan kuat.

Uniknya, CLARISA FLORA tidak sekedar menjual, tapi juga memberikan konsultasi gratis kepada para pelanggannya mengenai cara merawat tanaman yang telah dibeli. Pengelola kebun pembibitan ini memang bukan ahli tanaman bersertifikat, modalnya hanyalah rasa cinta pada tanaman serta belasan tahun mengelola kebun yang hasilnya cukup diakui oleh para kolektor tanaman hias.

Media

Australia Feels Threatened by The Model of Meat Selling Through Social Media in Indonesia

Nowadays, people can buy anything using social media such as Instagram to fulfill your needs without going to the store directly. You can buy anything including meat. However, this selling model can disturb the trade of Australian cattle traditionally. This worry is delivered right away by the entrepreneur who has the Australian cow trade, Jimmy Halim. Indonesian people prefer chicken which is freshly cut from the traditional market right away. Read More...