Apakah Bahan Atap Bangunan Kandang Yang Anda Pilih Sudah Sesuai Kebutuhan Ternak Sapi?

Bagi yang sedang fokus dalam pembangunan kandang sapi potong, Anda bisa memulai dari merancang dulu keseluruhan desainnya agar berfungsi secara maksimal dan sesuai dengan tata letak yang ada.

Kemudian pilihlah model atap bangunan kandang yang akan digunakan. Salah satu bagian terpenting dalam perkandangan sapi potong adalah atapnya. Bagaimana cara membangun atap kandang sapi potong yang sesuai, agar sapi betah di kandang dan tetap sehat, sebelum saatnya dipotong?
    
Semuanya harus dipikirkan matang-matang, mulai dari model kandang sapi potong hingga konstruksi kandang sapi potong. Khusus untuk bagian atap bangunan kandang, carilah bahan-bahan yang kuat dan tahan dari sengatan panas matahari. Lebih baik lagi bila bahan-bahan tersebut didapatkan dengan harga terjangkau.

Mengapa demikian? Sebelum dipotong, ternak sapi menghabiskan nyaris seluruh waktunya di dalam kandang tersebut (kecuali, mungkin sesekali Anda atau peternak yang bekerja pada Anda rajin menggembalakan mereka agar punya kesempatan untuk lebih banyak bergerak). Bisa dibayangkan yang terjadi bila kandang terasa tidak nyaman. Sapi-sapi di usaha peternakan Anda bisa tidak betah, cepat haus, dan rentan stres. Bukan tidak mungkin lagi kalau sapi potong di usaha peternakan Anda tidak akan menghasilkan daging yang berkualitas bagus.
    
Karena itulah, bahan untuk membuat atap bangunan kandang sapi potong sebaiknya jangan yang terbuat dari seng dan letaknya juga jangan terlalu rendah. Mengapa? Seng dapat menyerap panas dengan lebih mudah, yang membuat sapi-sapi cepat haus. Karena itulah, Anda disarankan untuk memilih genting sebagai bahan atap bangunan kandang sapi potong.

Selain harganya murah dan mudah ditemukan karena relatif banyak dijual, bahan genting juga tidak mudah menyerap panas. Jadi, bisa dipastikan sapi di dalam kandang untuk peternakan sapi milik Anda akan merasa nyaman dan tidak mudah stres.
    
Lalu, bagaimana dengan ketinggian atap kandang untuk sapi potong yang baik dan benar? Ketinggian atap yang baik dari tanah ke atas harus sampai 3m. Jangan lupa dengan sudut kemiringan sebanyak 30°. Mengapa harus demikian?

Ternak sapi membutuhkan sirkulasi udara yang bagus, terutama agar mereka dapat bernapas lebih lega dan tidak merasa sesak. Dengan demikian, bila ditambah dengan pakan ternak berkualitas tinggi dan persediaan air minum yang memadai, proses penggemukan sapi sebelum menjadi sapi potong dapat berjalan dengan lancar.
    
Meskipun sudah mendapatkan bahan atap bangunan kandang yang tepat dan memutuskan tingkat kemiringan yang sesuai, pastikan juga sapi-sapi di usaha peternakan Anda terlindungi dari cipratan air hujan dari bagian samping. Memang, ada baiknya kalau sesekali semua sapi dimandikan agar bersih.

Namun, sapi yang selalu basah (terutama saat musim hujan), dapat menyebabkan sapi jatuh sakit. Tidak hanya Anda harus menambah biaya untuk pemeriksaan dokter hewan, namun lagi-lagi dapat menurunkan harganya bila dijual dalam kondisi kurang sehat.

Di tag dibawah

Kumpulan Ilmu Pengetahuan & Teknologi Untuk Peternak Sapi

  • Tentang Duniasapi.com, Website Yang Sering Dikunjungi Oleh Peternak Sapi di Indonesia Tentang Duniasapi.com, Website Yang Sering Dikunjungi Oleh Peternak Sapi di Indonesia
    Selamatkan Peternak Indonesia ! Demikian tagline yang kami canangkan, sebagai hasil kesepakatan dari para pengelola website ini yang terdiri dari berbagai kalangan, mulai dari para pelaku bisnis ternak sapi, pengurus komunitas peternak, hingga para tenaga pendidik yang memiliki idealisme untuk terus memperjuangkan nasib para peternak sapi di Indonesia.
    Read more...
  • Tentang Sapi Perah Friesian Holstein Dara Tentang Sapi Perah Friesian Holstein Dara
    Dalam usaha peternakan sapi perah, dikenal salah satu penyebutan untuk sapi perah yakni sapi dara. Demikian juga untuk sapi perah Friesian Holstein dara, merupakan perkembangan lanjutan dari pedet sapi perah dan berusia antara 13 minggu hingga 2 tahun yang berada pada masa lepas sapih sampai laktasi pertama kali dan belum pernah beranak. Sapi perah dara dikenal juga dengan sebutan heifers.
    Read more...

Produk

Culture

marosok

"Marosok" Sumatera Barat: A Unique Transaction System in West Sumatra, Indonesia

What is Marosok Sumatera Barat? - A Special tradition in doing a transaction called marosok in West Sumatra is a unique way of transaction. The word marosok can be described as an activity of touching, feeling and holding something without seeing it but just trying to feel it using the brain and the feeling.

The tribe of Minangkabau is one of Indonesia’s ethnics which is famous for the ability of doing transaction. It is believed that they inherit the ability of their ancestors from the Melayu kingdoms where the people liked to trade. One of unique tradition is marosok Sumatera Barat, a technique of trading used in trading especially for the livestock such as cows or bulls.


Read More...

Tokoh