Bahan Ideal Untuk Membangun Kandang Sapi Potong

"Seperti kita ketahui konsumsi daging sapi di Indonesia sangatlah besar, oleh karenanya peternakan sapi potong semakin marak dipilih sebagai bisnis yang menguntungkan dan hasilnya lebih pasti. Namun sudahkah Anda tahu bagaimana memilih konstruksi yang kuat untuk membangun perkandangan sapi potong?"

Bahan pembuatan merupakan hal utama yang perlu Anda ketahui sebelum memulai bisnis satu ini. Alasannya karena model kandang sapi potong menjadi aset yang tinggi nilainya. Selain itu, pemilihan bahan yang tepat akan memberikan hunian yang lebih nyaman, sehingga dapat melindungi ternak sapi dengan baik.

 

Konstruksi Kandang Sapi Potong

Konstruksi kandang sapi potong ini haruslah kuat, tidak lembab, serta memiliki tempat penampungan kotoran dan saluran drainase. Konstruksi kandang peternakan sapi juga harus mampu menahan dorongan serta beban benturan yang kuat dari ternak sapi Anda. Selain itu, faktor keamanan juga perlu diperhatikan agar usaha peternakan sapi Anda terlindungi dari pencurian.

 

Jenis dan Variasi Bahan Kandang Sapi

Jenis dan bahan untuk pembuatan kandang sapi potong cukup banyak pilihannya, tergantung pada daerah dan lokasinya. Di daerah tropis yang panas, lebih baik menggunakan bahan yang tidak menyerap panas serta sistem kandang sapi potong yang terbuka atau sirkulasi udara yang lancar.  Sedangkan di daerah yang lebih dingin, Anda bisa menggunakan kandang yang lebih tertutup, untuk melindungi ternak dari cuaca dingin.

Detail jenis dan variasi bahan yang ideal adalah sebagai berikut:

  • Bahan yang mudah didapatkan di sekitar lokasi perkandangan sapi potong.
  • Bahan yang tidak mahal namun kuat dan tahan lama, setidaknya bertahan  5 - 10 tahun.
  • Jangan memilih bahan yang mudah lapuk, agar tidak mudah roboh dan membahayakan sapi ternak Anda.
  • Bahan untuk konstruksi kandang sapi potong ini bisa disesuaikan dengan dana Anda serta ketersediaannya, misalnya kayu gelondongan atau papan yang diperoleh dari kayu yang kuat, besi, beton, ataupun bambu.
  • Bahan juga bisa tergantung dari tujuan usaha Anda, jangka pendek, menengah ataupun tujuan jangka panjang.
  • Bahan untuk lantai kandang selain harus mudah dibersihkan, tahan lama, dan kuat, namun juga tidak terlampau kasar ataupun licin, serta bisa menopang beban ternak sapi Anda. Ada beberapa variasi untuk lantai yaitu tanah yang dipadatkan, pasir semen atau beton, serta kayu kedap air.
  • Bahan atap konstruksi kandang sapi potong, bisa terbuat dari bahan seng, genteng, asbes, rumbia, dan variasi bahan lainnya. Bahan genteng biasanya digunakan di daerah dataran rendah yang cuacanya panas. Kemiringan atap genteng mencapai 30 - 45%, seng atau asbes mencapai 15 - 20%, alang-alang atau rumbia 25 - 30%. Ketinggian atap untuk daerah panas mencapai 3.5 - 4.5 meter dan dataran tinggi atau daerah dingin mencapai 2.3 - 3.5 meter.

Demikian rincian variasi konstruksi model kandang sapi potong serta variasi bahan untuk kandang sapi potong serta penggemukan sapi Anda. Nah, tentunya Anda bisa memulai mencoba berbisnis ternak sapi dengan lebih aman, setelah mengetahui bahan-bahan ideal untuk membangun kandang sapi potong ini, bukan?

Sumber :

  • ngrawatsapi.blogspot.co.id
  • jualansapi.com
  • ripk78.blogspot.co.id
  • sapibagus.com
Di tag dibawah

Artikel terkait

Pakar Ternak

Artikel Paling Populer

  • Sapi Hereford Sapi Hereford
    Jenis ternak sapi subtropis yang berasal dari daratan Eropa ini sejatinya adalah sapi potong keturunan bos Taurus yang dikembangbiakkan di daerah Hereford, dekat Lembah Severn River, Wales, Inggris Raya.
    Read more...

Most Popular Articles

KOMUNITAS PETERNAK

Serba serbi Lebaran Sapi Bagaimana Sejarah dan Tradisinya

Serba-serbi Lebaran Sapi: Bagaimana Sejarah dan Tradisinya?

Siapa yang tidak bahagia saat lebaran tiba? Banyak orang merayakannya dengan melakukan tradisi mudik lebaran, silaturahmi, dan menyantap ketupat bersama keluarga. Namun, apakah perayaan itu juga berlaku untuk lebaran sapi? Simak ulasan berikut ini untuk mengetahui sejarah, tata cara, peralatan, hingga filosofinya.

Baca Selengkapnya...