TRANSLATE

Beda Kulit Sapi Dan Kerbau sebagai Bahan Pembuat Wayang

Wayang kulit adalah seni tradisional Indonesia terutama berkembang di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Pertunjukan wayang kulit telah diakui oleh UNESCO pada tanggal 7 November 2003, sebagai karya kebudayaan yang mengagumkan dalam bidang cerita narasi dan warisan yang indah dan berharga (Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity).

Wayang kulit dibuat dari bahan kulit sapi yang sudah diproses menjadi kulit lembaran, per buah wayang membutuhkan sekitar ukuran 50 x 30 cm kulit lembaran yang kemudian dipahat dengan peralatan khusus terbuat dari besi berujung runcing untuk membuat berbagai bentuk dan lubang ukiran.

Ada dua jenis bahan baku kulit yang digunakan oleh para perajin wayang kulit yaitu  kulit sapi dan kulit kerbau. Ada beberapa kekurangan dan kelebihan dari dua jenis kulit tersebut.  

Kulit kerbau tidak akan berubah bentuk meski cuaca sedang panas atau dingin.Sementara wayang berbahan kulit sapi akan berubah bentuk, khususnya saat cuaca sedang terik. Wayang dari kulit sapi akan tergulung. Namun meski tergulung, wayang bisa kembali pada bentuk semula jika ditekan dengan alat pres.

Karena kelebihan tersebut, harga kulit kerbau menjadi lebih mahal. Hitungannya bukan per lembar melainkan per kilogram. Satu kilogram kulit kerbau dihargai Rp 100.000. Sedangkan untuk kulit sapi kisaran harga ada dibawahnya.

Dari selembar kulit, perajin bisa memproduksi sekitar 10 wayang berukuran besar. Untuk harganya, wayang dari kulit sapi dengan pahatan standar, berkisar antara Rp 1,5 juta hingga Rp 2,5 juta. Sementara untuk wayang yang sama tapi berbahan kulit kerbau, dipatok harga antara Rp 1,7 juta hingga Rp 3,5 juta.

Kulit untuk bahan baku wayang, tidak bisa menggunakan kulit yang berasal dari sapi atau kerbau yang baru dipotong. Perlu melalui beberapa proses, agar  siap untuk dibentuk, yaitu kulit direndam air biasa, dibentangkan, dijemur, kemudian baru dikerok dan dipotong sesuai kebutuhan.

Usaha Peternakan Sapi Seperti Apakah Yang Harus Diurus Izinnya?

"Warga Mengeluh, Peternakan Sapi Tanpa Izin Dibiarkan Tetap Beroperasi", demikian judul sebuah berita yang dilansir oleh dejurnal.com, pada tanggal 07 Mei 2021. Peternakan tersebut terletak di Kampung Ciherang Rt 02 Rw 01 Desa Cikanyere, Kecamatan Sukaresmi, Cianjur. Menurut informasi yang diperoleh, peternakan tersebut memang tidak memiliki izin, dan keberadaannya tidak mendapatkan restu masyarakat sekitar. Baca selengkapnya...

Pernak Pernik Sapi Dijual

Celengan Plastik Sapi

Tinggi 12 cm, Lebar 6 cm, Panjang 5,5 cm

Dispenser Sabun Cuci Tangan Boneka Sapi

Bahan Plastik, Panjang 13 cm, Lebar 8 cm, Tinggi 14 cm

Pensil Box Susu Sapi

Panjang 21 cm, Dilengkapi dengan per.

Piring Makan Gambar Sapi

Bahan plastik, Diameter 23 cm

Perlengkapan Mandi Bentuk Sapi

Bahan plastik, Panjang 9 cm, Lebar 9 cm, Tinggi 14 cm

Mug Sapi Biru

Bahan keramik, Tinggi 10, Diameter 8,5 cm