Loading...
iden

Harga Sapi Termahal Yang Selalu Dicari

Diantara hewan-hewan ternak di Indonesia, yang paling banyak digunakan untuk qurban di Indonesia adalah kambing dan sapi. Sapi yang digunakan qurban merupakan kelas sapi pedaging. Tak pelak, Idul Adha pun menjadi moment istimewa dan ‘bulan panen’ bagi para pebisnis sapi. Permintaan menjadi membumbung. Harga bahkan tak menjadi soal. Menariknya lagi, ada banyak harga sapi termahal di Indonesia, tetapi tetap dicari.

Sapi jenis apakah itu? Berikut ulasannya.

 

 

1. Sapi Limousin

Seperti namanya, sapi ini berasal dari Limousin di Prancis. Keunggulan sapi ini adalah tubuhnya yang besar, sehingga daging yang dimilikinya pun banyak. Bobotnya bisa mencapai 1,1 tom atau lebih dan tingginya bisa mencapai 160 cm. Jenis sapi ini dikenal memiliki daging yang empuk dan rendah lemak. Kombinasi ‘kelezatan’ dagingnya juga bobotnya yang tak ringan membuat sapi ini termasuk harga sapi termahal. Ya, rata-rata harga sapi ini mencapai Rp 100-an juta.

 

 

2. Sapi Simental

Sapi kedua yang tak kalah menjadi idaman adalah Simental. Sapi ini juga bongsor seperti halnya Limousin. Hanya saja, jenis sapi yang berasal dari Swiss ini juga bisa digunakan sebagai sapi perah selain sebagai sapi potong. Bagi para peternak sapi, Simental sangat menguntungkan untuk diternakan, karena pertumbuhannya yang cukup cepat. Rata-rata bobot sapi Simental menembus 800-an kilogram. Meski demikian, ada juga jenis sapi ini yang memiliki bobot hingga 1,1 ton bahkan lebih. Sapi yang bisa mencapai tinggi 170 cm ini bisa dijual dengan harga hingga Rp 100 juta.

 

 

3. Sapi Madura

Bukan hanya sapi ‘bule’ yang merupakan harga sapi tertinggi, melainkan juga sapi-sapi lokal dari Indonesia. Adalah sapi Madura yang dikenal memiliki kualitas baik. Pulau penghasil garam ini memang kondang pula sebagai ‘penghasil sapi’. Apalagi berkat keberadaan tradisi Karapan Sapi. Tak sekedar menjadi sapi pacu, sapi-sapi Madura nyatanya juga ramai diburu saat Idul Adha tiba. Sapi-sapi Madura begitu istimewa lantaran dikenal memiliki daging yang tebal, tulang yang kecil hingga kandungan lemak yang rendah. Rata-rata harga sapi Madura menembus Rp 22-an juta atau lebih.

 

 

4. Sapi Ongole

Jenis sapi yang satu ini berasal dari India. Tak sulit menemukan jenis sapi yang satu ini, bahkan dengan mudah dijumpai di pedesaan. Banyak para petani-petani yang juga memelihara jenis sapi ini. Ciri fisik yang melekat pada sapi ini adalah warnanya putih dan memiliki gelambir pada sekitar lehernya. Dibandingkan dengan sapi Madura, tubuhnya jauh lebih besar. Tingginya pun bisa menembus 160 cm. Bobotnya rata-rata mencapai 850 kilogram. Harga jual sapi ini mulai Rp 17 juta hingga Rp 20-an juta. Namun, pada beberapa sapi Ongole unggulan, harganya bisa menembus Rp 45 juta.

 

 

5. Sapi Brahma

Sapi kelima yang acap kali menjadi buruan adalah Sapi Brahma. Sapi jenis ini juga berasal dari India. Nama sapi yang  satu ini sudah sangat familiar di telinga masyarakat Indonesia. Sapi Limousin dan Simental boleh jadi menjadi ‘bintang’ utama dalam pasaran sapi ternak di Indonesia. Namun, soal popularitas di kalangan kebanyakan peternak kecil dan petani, Sapi Brahma lebih melejit namanya. Dibanding dengan harga sapi termahal lainnya, rupiah yang dikeluarkan untuk membeli sapi ini  tak terlalu menjulang, sehingga memungkinkan dikembangkan oleh kebanyakan petani dan peternak. Saat Idul Adha tiba, sapi jenis ini juga acap kali dicari, lantaran tubuhnya yang besar dan berotot. Bobotnya pun bisa menembus 900 kilogram. Harga jualnya mencapai sekitar Rp 40-an juta.

 

Hmmm.. tahun depan mau qurban sapi apa ya?

 

 

iac cow

JADWAL BAKSOS BULAN INI

 

 

 

  • Probiotik HERYAKI, Obat Stres Para Peternak Sapi

    Sedang stres mengurus usaha ternak sapi, domba dan kambing? Anda bukan satu-satunya, ada banyak peternak mengalami hal yang sama. Rata-rata mengeluhkan semakin menipisnya keuntungan yang bisa diperoleh. Saat ini memang terjadi penurunan permintaan akan produk lokal, akibat kebijakan pemerintah yang memperbolehkan produk impor membanjiri pasar.

Apa Penyebab Sapi Mengamuk, Menangis Atau Berpura-pura Mati?

Stres adalah sebuah reaksi baik secara fisik maupun emosional (mental/psikis) apabila ada perubahan dari lingkungan yang mengharuskan untuk menyesuaikan diri. Stres adalah bagian alami dan penting dari kehidupan, tetapi apabila berat dan berlangsung lama dapat merusak kesehatan. Selain terjadi pada manusia, stres juga bisa dialami oleh hewan seperti sapi yang membuatnya mengamuk, menangis atau berpura-pura mati. Baca Selengkapnya...

--------------------------------

LOKASI PENJUALAN PRODUK

 

 iklan media tanam karya subur 2Media Tanam "KARYA SUBUR"

Rp15.000

 

pupuk organik sumber subur

Pupuk Organik "SUMBER SUBUR"

Rp20.000

 

sate maranggi duniasapi 1

Sate Maranggi

Rp35.000

--------------------------------

 

Hery Supratman Adalah Penemu HERYAKI, Probiotik Yang Sangat Bermanfaat Bagi Peternak Sapi

Tidak hanya menyebarkan pengetahuan tentang peternakan di kampus, Dr. Ir. Rd. Hery Supratman MS adalah pakar ternak yang turun langsung sebagai narasumber dan pelatihan untuk peternak, konsultan pakan pada beberapa usaha ternak skala besar (feedlot), formulator pakan pada salah satu Industri Vitamin dan Obat-obatan terbesar di Indonesia, dan tenaga ahli yang turut merancang pabrik pakan sapi perah milik UPP KPBS. Read More...

Sebagai Hidangan, Lebih Baik Daging Sapi Atau Kambing?

Daging sapi dan daging kambing tergolong jenis daging merah yang bergizi tinggi. Berdasarkan…

Fluktuasi Harga Daging Sapi, Siapa Yang Diuntungkan?

Kenaikan harga daging sapi ketika mendekati Lebaran menjadi fenomena yang terjadi setiap tahun di…

Suka Jeroan Sapi? Kuliner Ini Pasti Favorit Anda

Lagi-lagi Jalan Suryakencana di Bogor, menghadirkan kuliner yang sangat menggoyang lidah. Setelah…

Siapa Menyangka Food Truck Berawal Dari Bisnis Sapi?

Yang dimaksud dengan Food Truck adalah sebuah konsep bisnis produk makanan ataupun minuman dengan…

Australia Feels Threatened by The Model of Meat Selling Through Social Media in Indonesia

Nowadays, people can buy anything using social media such as Instagram to fulfill your needs without going to the store directly. You can buy anything including meat. However, this selling model can disturb the trade of Australian cattle traditionally. This worry is delivered right away by the entrepreneur who has the Australian cow trade, Jimmy Halim. Indonesian people prefer chicken which is freshly cut from the traditional market right away.