Loading...
idarzh-CNenhi

Apa Saja dan Bagaimana Cara Mengurus Izin Usaha Budidaya Peternakan Sapi Potong?

Ketika kita hendak membangun sebuah kegiatan usaha, salah satu langkah awal yang sangat penting yang harus kita lakukan adalah mendaftarkan keberadaan tempat usaha kita dan mendapatkan izin. Izin untuk menjalankan usaha perdagangan ini disebut dengan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), izin usaha untuk peternakan sapi potong juga termasuk dalam izin usaha ini.

Untuk mengetahui cara membuat surat izin usaha bagi peternakan sapi potong, Anda dapat menyimak pembahasan singkatnya di bawah ini.

Kriteria Usaha Peternakan

Kriteria usaha sapi potong yang wajib memiliki surat izin usaha adalah perusahaan peternakan sapi potong yang memiliki minimal 200 ekor sapi indukan atau sapi dewasa bakalan untuk proses penggemukkan, atau memiliki sapi dengan jumlah keseluruhan sebanyak 500 ekor baik sapi potong campuran atau lainnya.

Namun, jika usaha peternakan sapi potong yang Anda miliki relatif lebih kecil, disarankan agar tetap mengajukan pengajuan untuk memperoleh surat izin usaha. Tujuannya agar anda lebih tenang menjalankan usaha budidaya.

 

Prosedur dan Syarat Izin Usaha

Pemohon dapat mengajukan permohonan dengan mengajukan persetujuan prinsip usaha budidaya ternak sapi terlebih dahulu kepada dinas terkait agar dapat dengan segera melakukan kegiatan administrasi dan persiapan fisik. Pada proses ini pemohon diwajibkan melampirkan beberapa dokumen pendukung seperti:

  • Proposal.
  • Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP).
  • Fotokopi akta pendirian perusahaan untuk perusahaan yang telah berbadan hukum.
  • Fotokopi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

 

Selanjutnya, pemohon kemudian mengajukan permohonan izin kepada kepala daerah melalui dinas terkait, dan mengisi formulir yang disediakan dengan melampirkan dokumen-dokumen persyaratan sebagai berikut:

  • Persetujuan prinsip yang telah disetujui pada proses sebelumnya.
  • Fotokopi indentitas diri atau Kartu Tanda Penduduk (KTP) dari pemohon.
  • Fotokopi akte pendirian perusahaan untuk perusahaan yang telah berbadan hukum.
  • Fotokopi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).
  • Fotokopi surat status kepemilikan tanah.
  • Fotokopi surat Izin Peruntukan Penggunaan Tanah (IPPT).
  • Fotokopi berkas Kelestarian Lingkungan (UPK) dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UPL).
  • Fotokopi Surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB).
  • Fotokopi Izin Undang-Undang Gangguan (HO)
  • Fotokopi Surat Izin Tempat Usaha (SITU).
  • Izin tenaga kerja asing (bagi perusahaan yang menggunakan tenaga kerja asing pada usaha budidaya ternak).
  • Membayar uang materai.

 

Waktu penyelesaian

Proses penyelesaian surat izin usaha untuk peternakan dapat memakan waktu selama satu (1) hingga sepuluh (10) hari setelah menerima pengajuan permohonan, serta mengadakan pemeriksaan lapangan ke lokasi sesuai dengan pedoman usaha budidaya peternakan.

 

Biaya

Untuk mendapatkan surat izin usaha untuk peternakan (nama lainnya adalah tanda pendaftaran peternakan), rakyat dapat dikenakan retribusi yang sesuai jumlahnya dengan PERPU yang berlaku.

Nah, itu tadi merupakan pembahasan singkat bagaimana cara dan syarat-syarat yang diperlukan untuk mendapatkan surat izin untuk usaha budidaya sapi potong Anda. Ingat, izin usaha merupakan bentuk legalitas dari usaha Anda, dan wajib Anda miliki saat Anda ingin memulai suatu usaha, hal ini guna menunjang kelancaran dan keamanan setiap usaha yang Anda lakukan. Semoga berhasil!

Sapi Perah Bunting Harus Minum Air Putih Dengan Jumlah Yang Cukup

Walaupun air yang terkandung dalam hijauan yang dikonsumsi bisa mencapai 80% dari total beratnya, namun belum cukup memenuhi kebutuhan air bagi sapi perah bunting. Oleh karena itu tugas anda sebagai peternak adalah menyediakan pasokan air untuk minum sapi selalu tersedia.

Apa Saja Kelebihan dan Kekurangan Konstruksi Bangunan Kandang Sapi Perah Tradisional?

Kandang sangat dibutuhkan untuk melindungi sapi perah dari beraneka macam gangguan serta keadaan lingkungan yang kurang menguntungkan. Sebelum memulai beternak, Anda harus mempersiapkan konstruksi bangunan kandang sapi dengan matang. Menurut Williamson dan Payne, kandang sapi perah ada dua jenis, yaitu kandang sapi konvensional dan kandang sapi bebas

Tentang Pakan Ruminansia Untuk Sapi Perah Jantan, Apa Yang Paling Cocok?

Sapi perah jantan memiliki nafsu makan tinggi dan juga tumbuh dengan cepat dan lebih besar, oleh sebab itu jenis pakan ruminansia yang diberikan juga berbeda dengan sapi perah betina
  • Ngopi Bareng Peternak Sapi Indonesia 2019 Ngopi Bareng Peternak Sapi Indonesia 2019
    Tak terasa kita sudah di penghujung tahun 2019. Bagaimana, masih punya semangat untuk bisnis sapi? Atau sudah mengambil keputusan untuk beralih pada bidang usaha lain? Bagi yang sudah cukup lama menekuni bidang usaha ini, sepertinya sulit untuk meninggalkannya begitu saja. Bisnis sapi sudah seperti "way of life", alias jalan hidup, karena banyak sekali suka dan duka yang dialami yang menjadikan kita seperti sekarang ini.  
    Read more...