Loading...
idarzh-CNenhi

Rawatlah Bibit Sapi Perah dan Berikan Vitamin yang Bagus Untuk Pertumbuhannya

Pedet sapi perah adalah anak sapi perah yang berusia kurang lebih 8 bulan. Berbeda dengan hewan sapi perah dewasa. Pedet sapi perah yang baru lahir membutuhkan perawatan yang khusus. Mengapa demikian ? Angka kematian rata-rata pedet sapi perah saat baru lahir hingga usia 3 bulan di Indonesia adalah 20%. Padahal pedet sapi perah merupakan bibit untuk beternak sapi perah. Itu sebabnya kualitas pedet yang baik akan mempengaruhi kualitas peternakan sapi perah secara umum. 

Untuk mengurangi angka kematian pedet, maka perawatan pedet harus dilakukan dengan baik dan benar. Pedet harus tumbuh menjadi sapi yang sehat dan kuat. Merawat pedet bahkan bisa mulai dilakukan sejak dalam kandungan. Usia 2-3 minggu sebelum kelahiran, induk sapi harus diberi pakan tambahan, baik konsentrat atau hijauan yang berkualitas agar setelah melahirkan induk dapat menghasilkan kolostrum sebagai sumber protein, antibodi, aneka vitamin yang bagus bagi pedetnya.

Setelah pakan dan asupan nutrisi yang baik, faktor lain yang meningkatkan keberhasilan pemeliharaan ternak sapi perah adalah kandang yang memenuhi persyaratan. Pedet sapi perah sangat sensitif terhadap pengaruh lingkungan yang tidak menguntungkan, misalnya perubahan cuaca panas dan dingin yang terjadi secara tiba-tiba. Oleh sebab itu, kandang pedet sapi perah harus disesuaikan dengan kondisi iklim. Kandang pedet diupayakan berada pada suhu dan kelebapan yang rendah supaya tidak mudah stres.

Beberapa syarat kandang pedet sapi perah yang baik adalah:

  • Kandang pedet sebaiknya dibuat individual, satu kandang untuk satu ekor pedet. Hal ini dimaksudkan agar setelah diberi minum susu, pedet-pedet tidak saling sundul, karena ini dapat menyebabkan terjadinya bola bulu.
  • Memiliki sirkulasi udara dan mendapat paparan cahaya matahari yang cukup, sehingga lantai kandang selalu kering.
  • Kandang pedet sebaiknya mudah dibersihkan, sehingga Anda mudah untuk mengontrol kesehatan pedet, mudah untuk memberi pakan, terjaga dari penyakit infeksi, dan memudahkan perawatan lainnya.
  • Lokasi kandang sebaiknya dekat dengan akses transportasi agar memudahkan proses pemberian pakan, obat-obatan, atau pengangkutan hasil ternak.
  • Kandang sebaiknya dekat dengan sumber air. Air merupakan kebutuhan utama dalam usaha peternakan. Air digunakan untuk keperluan minum, memandikan ternak, membersihkan kandang dan peralatan, atau untuk sanitasi kandang, untuk menyiram atau mengairi pakan hijauan, dan lain-lain.
  • Jauh dari pemukiman penduduk. Kandang yang jauh dari pemukiman penduduk dapat meminimalisasi terjadinya masalah sosial dan pencemaran lingkungan. Idealnya jarak kandang dengan pemukiman penduduk adalah 10 meter
  • Dekat dengan sumber pakan. Kandang yang dekat dengan sumber pakan akan membantu peternak melakukan efisiensi, karena dapat menghemat anggaran untuk membeli pakan. Sumber makanan ini bisa berupa rumput-rumputan, jerami, tebon jagung, pucuk daun tebu, kacang-kacangan, dan dedaunan lain.
  • Bebas dari genangan air; Kandang pedet sapi perah harus senantiasa kering. Air yang menggenang di sekitar kandang dan tidak ditangani dengan baik akan berpotensi menjadi tempat berkembangnya bibit penyakit dan jamur. Maka dari itu, jika  Anda ingin membangun atau memilih kandang untuk pedet sapi perah, pilihlah lokasi yang letaknya lebih tinggi dari tanah di sekitarnya.
  • Memiliki konstruksi kandang yang baik; lantai kandang yang tidak licin, tidak becek, tidak mudah lembap, serta tidak kasar. Dinding kandang yang kokoh, tidak mudah roboh, dan kecil kemungkinan adanya rembesan air hujan, supaya kandang tidak basah.

Itulah sedikit ulasan mengenai teknis merawat anak sapi perah (pedet). Mohon diingat sekali lagi bahwa pemberian pakan berkualitas yaitu aneka jenis vitamin yang bagus, sangat dibutuhkan oleh pedet.

Apa Saja Kelebihan dan Kekurangan Konstruksi Bangunan Kandang Sapi Perah Tradisional?

Kandang sangat dibutuhkan untuk melindungi sapi perah dari beraneka macam gangguan serta keadaan lingkungan yang kurang menguntungkan. Sebelum memulai beternak, Anda harus mempersiapkan konstruksi bangunan kandang sapi dengan matang. Menurut Williamson dan Payne, kandang sapi perah ada dua jenis, yaitu kandang sapi konvensional dan kandang sapi bebas

Cara Mengolah Daging Sapi Yang Benar Itu Jangan Dicuci Dahulu Jika Tidak Langsung Diolah

Cara mengolah daging sapi memang sangat beragam, mulai dari pemilihan daging sapi, pembersihan daging, hingga bagaimana cara untuk memasak daging sapi yang baik dan benar. Yang mungkin sedikit membingungkan adalah cara membersihkan daging sapi.

STMJ, Healthy Indonesian Drink from Ginger, Eggs, Milk and Honey

Enjoying a cup of hot drink is a great way to beat the cold weather, right? Of course, you need something that is not only hot but also healthy. In Indonesia, there is a healthy drink called STMJ. Name of the drink is actually derived from Susu (milk), Telur (egg), Madu (honey), and Jahe (ginger). The drink contains healthy ingredients, particularly egg and ginger. Meanwhile, milk and honey serve as the sweetener to replace sugar.
  • Ngopi Bareng Peternak Sapi Indonesia 2019 Ngopi Bareng Peternak Sapi Indonesia 2019
    Tak terasa kita sudah di penghujung tahun 2019. Bagaimana, masih punya semangat untuk bisnis sapi? Atau sudah mengambil keputusan untuk beralih pada bidang usaha lain? Bagi yang sudah cukup lama menekuni bidang usaha ini, sepertinya sulit untuk meninggalkannya begitu saja. Bisnis sapi sudah seperti "way of life", alias jalan hidup, karena banyak sekali suka dan duka yang dialami yang menjadikan kita seperti sekarang ini.  
    Read more...