Loading...
iden

Mahalnya Harga Daging Sapi Bukan Salah Peternak!

Menurut peneliti dari Center for Indonesia Policy Studies (CIPS), Felippa An Amanta, penyebab utamanya adalah rantai distribusi daging sapi yang sangat panjang. Sebelum sampai ke tangan konsumen harus melewati tujuh hingga sembilan tahapan. Dimulai dari peternak atau tempat penggemukan sapi (feedlot) yang menjual kepada pedagang kecil. Selanjutnya pedagang kecil ini menjualnya kembali kepada pedagang skala besar.

Dari pedagang besar, sapi akan pindah tangan ke pedagang regional yang wilayah perdagangannya mulai dari kabupaten hingga provinsi. Dari pedagang regional ini sapi akan dijual di penampungan ternak (holding ground) yang merupakan area transit untuk menunggu pedagang grosir dari Rumah Potong Hewan (RPH). Pedagang dari RPH inilah yang nanti akan memotong sapi tersebut dan menjualnya kepada konsumen.

Dengan panjangnya rantai distribusi tersebut, menurut anda apakah peternak yang salah jika harga daging sapi mahal?

Sumber: cendananews

promo gratisUntuk membantu memulihkan kondisi ekonomi akibat Pandemi COVID-19, kami akan mempromosikan semua jenis produk anda di website ini secara GRATIS! 

Caranya, kirimkan data lengkap seperti nama produk, info singkat, foto, harga, cara order (WA, bukalapak, shopee, tokopedia, dll berikut link-nya) kepada kami via WA ke 0811112227

 

This Food Comes From Milk That is Processed Using Papaya Leaves

If you have a trip to the Province of South Sulawesi, Indonesia, do not forget to try Dangke, the original Indonesian cheese. Cheese has been an important food product for people of Indonesia. The most popular type of cheese comes from European countries, particularly Italia. However, the local cheese called dangke is produced in Enrekang Regency, South Sulawesi. Read More...

tanduk kerbau

ALAT PIJAT KERIK TERAPI GUASA DARI TANDUK Rp21.000

Tanduk, sudah sejak lama digunakan cara untuk pengobatan tradisional Cina yang disebut gua sha. Gua artinya kerok atau gosok, sedangkan sha berarti kemerahan. Tidak main-main, terapi ini sudah dipraktekkan sejak 2.000 tahun silam. Bahkan dapat dikatakan Gua Sha adalah kerokan ala Cina.

Baca selengkapnya...