Loading...
iden

Memilih Jenis Pakan Sapi Potong Dan Cara Menghitung Kandungan Nutrisinya

Seorang peternak sapi harus mengetahui jenis pakan sapi potong ternak yang paling tepat, tidak hanya dari segi harga, tapi juga bisa menghitung nutrisi dengan mempertimbangkan kebutuhan nutrisi dari ternak yang dipeliharanya. Empat kunci penting dalam menyusun ransum ternak, yaitu bahan bakunya mudah diperoleh, bahan pakan bervariasi, disukai oleh ternak, dan harganya juga terjangkau.

Secara umum, jenis pakan sapi potong terbagi menjadi dua macam, yaitu bahan pakan hijauan dan bahan pakan non-hijauan. Bahan pakan hijauan bisa bersumber dari jenis rumput, legume, dan daun-daunan. Sedangkan sumber bahan pakan non hijauan bisa didapat dari biji-bijian dan sumber mineral. Cara menghitung campuran bahan pakan disebut sebagai formulasi.

Sebagai contoh formulasi adalah menghitung jumlah total nutrisi pakan sapi yang terkandung dari 2 jenis pakan, misalnya:

  • 25 Kilogram RUMPUT GAJAH
  • 3,9 Kilogram KONSENTRAT

 

 

I. CARA MENGHITUNG NUTRISI BAHAN BAKU PAKAN SAPI

 

1. Rumput Gajah

pakan sapi rumput gajah

BK : 21%
TDN : 52.40 Kg
PK : 9,60 g
HARGA : Rp500

  • BK dari 25 Kg Rumput Gajah = 21/100 x 25 Kg = 5,25 Kg
  • TDN Rumput Gajah = 52,40/100 x 5,25 Kg  = 2.75 Kg
  • PK Rumput Gajah = 9,60/100 x 5,25 Kg = 0.50 Kg
  • Total Harga Rumput Gajah = Rp500 x 25 Kg = Rp12.500

 

 2. Konsentrat

pakan sapi konsentrat

BK : 89,60%
TDN : 67 Kg
PK : 15,90 g
HARGA : Rp2.000

BK dari 3,90 Kg Konsentrat = 89,60/100 x 3,90 Kg = 3,50 Kg

TDN Konsentrat = 67/100 x 3,50 Kg = 2,34 Kg

PK Konsentrat = 15,90/100 x 3,50 Kg = 0.56 Kg

Total Harga Konsentrat = Rp2.000 x 3,90 Kg = Rp7.800

 

 

II. CARA MENGHITUNG NUTRISI BAHAN PAKAN SAPI CAMPURAN

 pakan sapi komplit

a. Jumlah Total BK

= Total BK Rumput Gajah + Total BK Konsentrat

= 5,25 Kg  + 3,50 Kg

= 8,75 Kg

 

b. Jumlah Total TDN

= Total TDN Rumput Gajah + Total TDN Konsentrat

= 2.75 Kg + 2,34 Kg 

= 5,09 Kg

 

c. Jumlah Total PK

= Total PK Rumput Gajah + Total PK Konsentrat

= 0.50 Kg  + 0.56 Kg

= 1,06 Kg

 

d. Jumlah Total Biaya Pakan Sapi

= Total Harga Rumput Gajah + Total Harga Konsentrat

= Rp12.500 + Rp7.800

= Rp20.300

 

 

MAKA TOTAL KANDUNGAN NUTRISINYA ADALAH:

BK : 8,75 Kg 
TDN : 5,09 Kg
PROTEIN : 1,06 Kg
HARGA : Rp20.300

 

CATATAN

Memilih jenis pakan sapi potong, berikut cara menghitung nutrisi pakan sapi tersebut diatas, digunakan juga untuk membuat formulasi konsentrat, yaitu susunan bahan pakan untuk meningkatkan keserasian gizi dari keseluruhan makanan sebagai pelengkap.

Konsentrat sangat dibutuhkan oleh sapi, sebagai bahan pembentuk kerangka tubuh, produksi daging dan susu.

Mengapa harus diformulasi?

  • Kualitas konsentrat ditentukan oleh komposisi nutrisinya seperti TDN (Total Digestible Nutrien), protein, bahan kering, calcium, phosphor, serta biaya pembuatannya.
  • Bahan baku penyusun konsentrat sangat beragam, seperti limbah pertanian, biji-bijian, bahan yang mengandung protein hewani, vitamin dan mineral, yang jumlah cukup banyak.

Semua faktor tersebut dapat diperhitungkan dengan formulasi!

Olahan Iga Sapi, Lebih Enak Dipanggang Diatas Bara Atau Di Oven ?

Daging Iga Sapi atau rib adalah bagian dari daging sapi yang berada disekitar tulang iga atau tulang rusuk. Bagian ini termasuk dari delapan bagian utama daging sapi yang menjadi pilihan para penggila daging sapi. Yang disebut sebagai olahan iga sapi secara keseluruhan, dihitung dari iga ke 6 sampai dengan iga ke- 12. Tapi yang umum dikonsumsi, adalah iga ke 2 sampai dengan 7.

Dampak Gempa Bumi Lombok 19 Agustus 2018 Pada Ternak Sapi Dan Cara Penanganannya

Tak hanya manusia, ternak sapi ternyata juga terkena dampak gempa bumi berkekuatan besar, seperti yang terjadi di Pulau Lombok dan sekitarnya. Gempa dengan kekuatan 7 skala richter tersebut terjadi pada pukul 21:56 WIB Minggu malam, 19/08/2019. Karena pusat gempa sangat dekat dari permukaan, yaitu pada kedalaman 10 kilometer saja, dampak dari gempa bumi Lombok 19 Agustus 2018 memang luar biasa. Puluhan bangunan luluh lantak seketika.

Pasundan Cow is Believed to Have More Advantages Compared to Other Kinds

Technical Implementing Unit from Bandung is developing the Bos Sundaicus or known as the original Pasundan cow in Jambuhala Village, Desa Celak, Gununghalu, West Bandung, West Java. Just like its name, this is the original livestock from West Java. What makes it different from others is this livestock is believed to have more advantages than other varieties. By doing the good nursery, it is hoped that this variety can become the superior kind.