Loading...
iden

Mengungkap Perjalanan Daging Sapi di Event Ngopi Bareng Peternak Indonesia

Yayasan CBC Indonesia bekerjasama dengan Unit Kegiatan Mahasiswa Cattle Buffalo Club, Perhimpunan Peternak Sapi dan Kerbau Indonesia (PPSKI), dan duniasapi.com menyelenggarakan acara NGOBAR: Ngopi Bareng Peternak dengan tema “From Farm to the Plate” yang diselenggarakan pada hari Sabtu, 14 Desember 2019 di Auditorium Bale Sawala Universitas Padjadjaran.

Tujuan diadakannya acara ini adalah untuk membentuk komunitas baru yang konsen terhadap inovasi dan teknologi bidang peternakan dari hulu ke hilir serta memberikan motivasi kepada peserta untuk ikut berkecimpung di bidang peternakan.

Robi Agustiar selaku ketua RnD dari Yayasan CBC pada sambutannya mengatakan bahwa, kegiatan ini merupakan awal perkenalan Yayasan CBC Indonesia kepada peternak, komunitas, stakeholder dan khalayak umum.  Kegiatan ini tidak akan dilaksanakan sekali akan tetapi akan ada kegiatan Volume 2 dan seterusnya.

Kegiatan yang disingkat dengan istilah NGOBAR ini adalah sebuah talkshow dengan konsep Brain Storming dan Sharing Session dengan 2 orang narasumber yaitu:

  1. Yudi Guntara Noor, Owner PT Citra Agro Buana Semesta, PT Agro Investama, PT Berkah Citra Agro serta pemilik restoran steak “Its Nice to Meet You”
  2. Hedi Rusdian serta Gianjar Sari Banon selaku Konten Creator dari Channel Youtube “BBQ Mountain Boys”.

Untuk memeriahkan acara, Yayasan CBC juga menyuguhkan “Farmily Tour” dimana peserta yang membawa keluarganya akan diajak keliling kandang ternak untuk mendapat edukasi dan hiburan. 

Yudi Guntara sebagai narasumber segmen pertama,  memulainya dengan mengajak peserta untuk melihat video mengenai kegiatan atau bisnis yang sedang dijalankan yaitu sebuah isu mengenai produk peternakan yang berdaya saing. Menurutnya, produk peternakan (Daging) tidak sesederhana seperti saat disajikan,  namun  melalui proses yang panjang, dimanan kualitas dan system manajemennya harus memenuhi standar yang ada.

Bahkan untuk memenuhi persyaratann,  Yudi harus membuat sendiri  rumah potong hewan Domba/Kambing yang dagingnya akan disuguhkan kepada para konsumen di restorannya. RPH Domba/Kambing ini menjadi satu-satunya di Bandung raya yang telah disertifikasi.

Kegiatan talkshow segment kedua adalah mengajak kedua narasumber, yaitu Yudi Guntara sebagai bagian dari hilirisasi dan Hedi Rusdian serta Gianjar Sari Banon sebagai bagian dari peternak muda agar berdiskusi mengenai hubungan materi yang akan disampaikan.

Kegiatan talkshow segment ketiga dengan narasumber Hedi Rusdian dan Gianjar Sari Banon, membahas mengenai awal mula dibentuk chanel youtube tersebut berangkat dari kekhawatiran tidak adanya pemuda yang tahu proses dibalik tersedianya kopi di meja atau daging steak yang ramai dikalangan anak muda sekarang.

Mereka berdua mencoba mengangkat isu tentang peternak/petani muda yang bisa merubah mindset orang-orang bahwa petani/peternak itu tidak kotor atau kampungan dan kaum melenial untuk bisa berpartipsipasi dalam bidang peternakan/pertanian. Harapan mereka beberapa tahun kedepan akan muncul peternak-peternak muda yang inovatif dan mampu membangun bidang peternakan/pertanian.

Acara ini dihadiri oleh beberapa komunitas yaitu Himpunan Peternak Domba dan Kambing DPD JABAR dan DPC Sumedang, Komunitas Sapi Indonesia, Perhimpunan Peternak Sapi dan Kerbau Indonesia, Ikatan Sarjana Peternakan DPC JABAR I dan Beberapa Akademisi Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran. Acara didukung penuh oleh BRI Agro, Kalbe Farma, PT. Napindo Media Ashatama, PT. Medion dan Dagingqu sebagai sponsor.

--------------------------------

LOKASI PENJUALAN PRODUK

 

 iklan media tanam karya subur 2Media Tanam "KARYA SUBUR"

Rp15.000

 

pupuk organik sumber subur

Pupuk Organik "SUMBER SUBUR"

Rp20.000

 

sate maranggi duniasapi 1

Sate Maranggi

Rp35.000

--------------------------------

 

"Pil Sapi" Bukanlah Obat Untuk Sapi

Pil adalah suatu sediaan berbentuk bulat atau bulat telur, mengandung satu atau lebih bahan obat untuk pemakaian dalam. Salah satu contohnya adalah pil sapi. Namun Pil Sapi bukanlah nama sebenarnya, melainkan nama yang populer dikalangan penggunanya. Nama aslinya adalah pil Trihex atau THP, dengan nama generik atau istilah kimianya adalah Trihexyphenidyl. Baca Selengkapnya...

KOHE ++ Untuk Media Tanam Pupuk Rp10.000/Pack

Mikroba, memiliki banyak peran penting, termasuk untuk menyuburkan tanah dan menghasilkan tanaman yang berkualitas dan berkuantitas tinggi. Oleh sebab itu, sangat penting untuk menambah jumlah mikroba yang ada di dalam tanah. Mikroba atau mikroorganisme hidup yang dapat memberikan efek baik atau kesehatan pada organisme lain disebut sebagai probiotik.

Prof. Dr. I Ketut Sutama, Pakar Ruminansia Dari Universitas Udayana

Prof. (Riset). Dr. Ir. I Ketut Sutama adalah Peneliti Utama dalam bidang penelitian Fisiologi Reproduksi (Fisiologi Reproduksi Ternak), saat ini bekerja pada kelompok peneliti di Balai Penelitian Ternak (Balitnak), Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan. Read More...

Sebagai Hidangan, Lebih Baik Daging Sapi Atau Kambing?

Daging sapi dan daging kambing tergolong jenis daging merah yang bergizi tinggi. Berdasarkan…

Suka Jeroan Sapi? Kuliner Ini Pasti Favorit Anda

Lagi-lagi Jalan Suryakencana di Bogor, menghadirkan kuliner yang sangat menggoyang lidah. Setelah…

Fluktuasi Harga Daging Sapi, Siapa Yang Diuntungkan?

Kenaikan harga daging sapi ketika mendekati Lebaran menjadi fenomena yang terjadi setiap tahun di…

Siapa Menyangka Food Truck Berawal Dari Bisnis Sapi?

Yang dimaksud dengan Food Truck adalah sebuah konsep bisnis produk makanan ataupun minuman dengan…
  • Toko Duniasapi

    Berlokasi di seputaran wilayah Tajur di Kota Bogor, Toko Duniasapi menyediakan berbagai produk yang berhubungan dengan sapi, mulai dari kuliner, hingga pernak-pernik. Kami memiliki 20 tahun pengalaman menangani berbagai kegiatan peternakan khusus sapi (silahkan lihat liputannya di Tabloid KONTAN), oleh sebab itu hanya produk-produk pilihan yang ditawarkan disini, yaitu:

Pasundan Cow is Believed to Have More Advantages Compared to Other Kinds

Technical Implementing Unit from Bandung is developing the Bos Sundaicus or known as the original Pasundan cow in Jambuhala Village, Desa Celak, Gununghalu, West Bandung, West Java. Just like its name, this is the original livestock from West Java. What makes it different from others is this livestock is believed to have more advantages than other varieties. By doing the good nursery, it is hoped that this variety can become the superior kind.