Kolostrum Adalah Penentu Kualitas Pertumbuhan Anak Sapi

Beragam manfaat bisa didapatkan jika anak sapi langsung mendapat kolostrum setelah dilahirkan. Seperti halnya bayi manusia yang baru lahir, kolostrum adalah kebutuhan utama untuk anak sapi perah. Cairan berwarna agak kekuningan dan kental ini keluar selama kurang lebih 6 hari dan wajib diberikan kepada pedet sapi perah agar nutrisi dan fungsi penting lain dari kolostrum bisa didapatkan secara maksimal.

Apabila kolostrum dari indukan sapi perah tidak diberikan kepada pedet, maka pertumbuhan anakan ini bisa terganggu. Kalau pun bisa tumbuh besar dan menjadi sapi dewasa, kualitas produksi susunya tidak akan maksimal. Kolostrum adalah zat sangat penting bagi pedet karena bibit sapi perah ini bisa mendapatkan beragam manfaat yang detailnya bisa Anda baca di bawah ini.

 


1. Mengandung Zat Kekebalan Tubuh

Dari setiap kolostrum yang dihasilkan oleh indukan sapi perah, terkandung zat yang bernama immunoglobulin. Zat ini menyebabkan kekebalan tubuh pada pedet berkembang dengan sangat pesat. Jika awalnya anakan hewan sapi ini rawan penyakit seperti infeksi selaput paru-paru, tenggorokan dan gangguan usus, maka setelah memberikan kolostrum masalah itu akan hilang seketika.

Kolostrum adalah zat yang membuat usus pada pedet bekerja dengan maksimal. Bagian yang awalnya tidak sempurna (bocor) akan tertambal dengan baik sehingga menghindari diare yang parah. Selain itu, perbaikan pada usus sapi juga membuat penyerapan sari makanan dari susu yang diminum sapi bisa terserap dengan sempurna sehingga pedet bisa tumbuh dengan maksimal sejak hari pertama dan penyakit yang mematikan bisa dihindari.

 

 


2. Membantu Mengeluarkan Mikonium

Seekor pedet yang baru saja lahir, pencernaannya yang belum sempurna. Seperti yang dijelaskan pada poin sebelumnya, pemberian kolostrum akan membuat saluran pencernaan terutama usus bekerja dengan baik. Selain membantu usus bekerja secara maksimal, fungsi kolostrum adalah membantu pedet dalam mengeluarkan mikonium dari dalam perutnya.

Mikonium adalah kotoran pertama dari sapi yang berwarna hitam kehijau-hijauan. Jika kotoran ini tidak bisa dikeluarkan secara sempurna, penyerapan sari makanan dalam tubuh pedet akan terganggu. Hewan ternak ini akan mengalami gejala penyakit kuning karena kelebihan bilirubin. Pemberian kolostrum secara maksimal akan membuat permasalahan ini segera hilang dan kemungkinan sapi mengalami cacat pada sistem pencernaannya bisa diatasi.

 

 


3. Memberikan Cadangan Energi pada Pedet

Kolostrum yang sangat kental mengandung banyak sekali lemak. Nutrisi ini sangat dibutuhkan oleh pedet untuk tambahan energi selama beberapa hari. Sejak lahir, pedet hanya akan minum susu dari induknya, pakan seperti rumput dan konsentrat tidak bisa diberikan karena bisa mengganggu sistem pedet secara menyeluruh. Untuk itu pemberian kolostrum secara maksimal harus dilakukan apa pun keadaannya.

Fungsi lain kolostrum adalah meningkatkan fungsi nutritif bagi anak sapi atau pedet. Dengan fungsi ini, pedet akan dengan mudah menerima sari makanan tanpa membuatnya harus bersusah payah mencernanya. Tanpa adanya kolostrum selama beberapa saat pasca dilahirkan, akan membuat pedet cenderung lemas, dan kalau keadaan ini tetap dibiarkan bisa menyebabkan kematian.

 

 

4. Mendukung Pertumbuhan Organ Dalam Pedet

Selain sebagai cadangan energi berupa lemak yang sangat dibutuhkan oleh sapi. Kandungan lain kolostrum adalah zat-zat  penting seperti kalium dan natrium. Zat ini memiliki konsentrasi yang cukup besar sehingga membantu perkembangan organ dalam dari pedet seperti jantung dan otak. Selain dua organ penting itu, sistem saraf dari sapi akan tumbuh dengan maksimal sehingga sistem koordinasinya  berjalan dengan sempurna.


Inilah beberapa hal yang mendasari mengapa kolostrum adalah zat penting bagi pedet atau anakan sapi perah. Semoga bisa Anda gunakan acuan sebelum beternak sapi.

Di tag dibawah

Kumpulan Ilmu Pengetahuan & Teknologi Untuk Peternak Sapi

  • Desain Kandang Sapi Perah Untuk Mempercepat Proses Perkawinan Desain Kandang Sapi Perah Untuk Mempercepat Proses Perkawinan
    Kandang merupakan rumah bagi hewan ternak termasuk sapi, oleh karena itu kandang sapi harus dibuat senyaman mungkin untuk mendukung pertumbuhannya. Kandang yang baik juga harus mempermudah peternak dalam memelihara hewan ternaknya. Dengan membuat kandang sapi, diharapkan binatang ternak Anda tidak berkeliaran ke mana-mana dan kotorannya dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin.
    Read more...
  • Mengapa Sapi Madura Menjadi Primadona Jual Beli Sapi di Indonesia? Mengapa Sapi Madura Menjadi Primadona Jual Beli Sapi di Indonesia?
    Sapi Madura termasuk komoditas yang sexy untuk mencari untung dari transaksi jual beli sapi. Merupakan salah satu jenis sapi lokal yang multifungsi, sapi jenis ini sangat cocok untuk diternakkan baik sebagai sapi pedaging maupun sapi pekerja yang handal. Sapi Madura merupakan hasil persilangan antara jenis sapi Bali (Bos Sundaicus) dengan jenis sapi Zebu (Bos Indicus), sehingga ciri-ciri dari kedua jenis sapi tersebut masih dapat ditemukan pada ternak sapi Madura ini.
    Read more...

Produk

Culture

marosok

"Marosok" Sumatera Barat: A Unique Transaction System in West Sumatra, Indonesia

What is Marosok Sumatera Barat? - A Special tradition in doing a transaction called marosok in West Sumatra is a unique way of transaction. The word marosok can be described as an activity of touching, feeling and holding something without seeing it but just trying to feel it using the brain and the feeling.

The tribe of Minangkabau is one of Indonesia’s ethnics which is famous for the ability of doing transaction. It is believed that they inherit the ability of their ancestors from the Melayu kingdoms where the people liked to trade. One of unique tradition is marosok Sumatera Barat, a technique of trading used in trading especially for the livestock such as cows or bulls.


Read More...

Tokoh