Loading...
idarzh-CNenhi

Jangan Sampai Penyakit "ANTHRAX" Menjadi Penghalang Anda Menjadi Pengusaha Sukses di Bidang Ternak Sapi

Para pengusaha sukses di peternakan sapi, baik sapi potong maupun sapi perah, akan selalu menjaga ternak sapi mereka agar berkembang biak dengan baik dan sehat. Akan tetapi, tidak jarang keberadaan penyakit tertentu membuat harapan itu sirna. Bukannya berkembang menjadi lebih gemuk dan sehat, satu per satu sapi-sapi itu malah mati mendadak.

Mengapa hal itu bisa terjadi? Kemungkinan besar, sapi-sapi tersebut terserang Antraks, yakni penyakit menular pada hewan ternak yang disebabkan oleh bakteri Bacillus Anthracis. Supaya Antraks tidak menyerang sapi-sapi peliharaan Anda, maka sebelum terlambat, ada baiknya Anda mengetahui lebih jauh tentang cara penanggulangan penyakit mematikan tersebut.

 

Definisi Penyakit Antraks dan Gejalanya

Antraks adalah penyakit yang bersifat zoonosis, yaitu infeksi yang ditularkan oleh hewan kepada manusia. Akan tetapi, sejauh ini belum pernah ditemukan adanya kasus penularan Antraks sesama manusia. Namun secara ekonomi sangat merugikan dan secara tidak langsung menjadi penghalang anda menjadi pengusaha sukses di bidang peternakan sapi.

Penularan Antraks antara satu sapi dengan sapi lainnya maupun antara sapi dengan manusia dapat terjadi melalui kulit yang luka (cutaneous anthrax), melalui makanan yang mengandung spora antraks (gastrointestinal anthrax), dan melalui pernapasan pada udara atau bulu sapi yang terkontaminasi spora antraks (inhalation anthrax).

Oleh sebab itu, apabila sapi sudah terkena penyakit tersebut, maka penanganannya haruslah hati-hati. Untuk mengetahui apakah sapi Anda terserang Antraks atau tidak, berikut ini ciri umum atau gejala yang tampak pada sapi yang sudah terjangkit penyakit tersebut:

  • Sapi mengalami demam tinggi dan tubuhnya melemah.
  • Terjadi pendarahan berwarna hitam melalui hidung, mulut, dan lubang anus.
  • Sapi mengalami sesak napas dan tersengal-sengal.
  • Daerah leher, dada, dan sisi lambung mengalami pembengkakan.
  • Sapi mengalami kesulitan buang air kecil. Baik air kencing maupun kotoran yang dapat keluar biasanya bercampur darah berwarna merah hitam.
  • Apabila berada dalam kondisi hamil, biasanya sapi akan mengalami keguguran.
  • Apabila Antraks yang diderita sudah cukup parah, umumnya sapi akan mati mendadak.

Supaya tidak berlarut-larut, usaha yang dapat Anda lakukan untuk menanggulangi penyakit tersebut dapat melalui beberapa langkah berikut ini :

  • Apabila gejala antraks sudah mulai tampak, maka sebaiknya sapi-sapi yang mulai terjangkit segera dipisahkan (diisolasi) dari sapi-sapi yang sehat untuk menghindari kemungkinan penularan penyakit.
  • Walaupun rugi besar, untuk menjadi pengusaha sukses anda harus berani mengambil keputusan untuk membakar (kremasi) sapi yang diduga mati karena antraks, atau dikubur di dalam lubang yang dalam supaya tidak dapat dibongkar oleh hewan pemakan bangkai.
  • Peralatan yang terkontaminasi sebaiknya disemprot dengan disinfektan.
  • Mengingat bahwa lalat adalah salah satu hewan pembawa penyakit tersebut, maka sapi beserta kandangnya juga harus sering dibersihkan.
  • Untuk pencegahan, perlu dilakukan vaksinasi spora avirulen setiap tahun secara berkala.
  • Sementara itu, pengobatan untuk sapi yang diduga terjangkit dapat dilakukan dengan pemberian antibiotik seperti Penisillin G., Oxytetracyclin, atau Streptomycin yang sudah dikonsultasikan terlebih dahulu kepada dokter hewan. Antibiotik berguna untuk menghentikan pertumbuhan toksin yang dihasilkan oleh Antraks. Meskipun demikian, pada kondisi yang sudah parah, yaitu apabila toksin sudah menyebar dalam pembuluh darah dan menempel pada jaringan, maka toksin tidak akan bisa dinetralisasi dengan antibiotik apapun.
  • Pakan yang berupa hijauan sebaiknya hanya berupa bagian atas (sekitar daun) tanpa menyertakan akarnya. Hal itu dikarenakan endospora antraks sering ditemukan di dalam tanah, sehingga spora kemungkinan bisa terbawa oleh akar rumput. Sementara itu, kemampuan Antraks dalam membentuk endospora menyebabkan keberadaan bakteri tersebut sulit dimusnahkan dan bertahan lama di dalam tanah.

Tindakan paling tepat sebagai pengusaha sukses di bidang peternakan sapi adalah segera menghubungi dokter hewan terdekat, apabila menemukan gejala Antraks, sebaiknya agar segera mendapat penanganan yang tepat.

Di samping itu, tindakan-tindakan seperti pemberian vaksin, pemeliharaan kebersihan sapi dan kandang, pemilihan pakan, serta pemusnahan bangkai diharapkan dapat menanggulangi penyakit mematikan tersebut supaya tidak muncul kembali, sehingga produktivitas peternakan dapat meningkat kembali.

Cara Mengolah Daging Sapi Yang Benar Itu Jangan Dicuci Dahulu Jika Tidak Langsung Diolah

Cara mengolah daging sapi memang sangat beragam, mulai dari pemilihan daging sapi, pembersihan daging, hingga bagaimana cara untuk memasak daging sapi yang baik dan benar. Yang mungkin sedikit membingungkan adalah cara membersihkan daging sapi.

Kudis Adalah Jenis Penyakit Menular Pada Sapi, Ini Obatnya!

Pernahkah Anda melihat sapi yang menggosok-gosokkan tubuhnya ke kandang seperti sedang menggaruk-garuk bagian tubuh yang gatal? Atau bahkan menggigiti bagian-bagian tertentu pada tubuhnya? Apabila demikian, kemungkinan besar sapi tersebut sedang terserang kudis (scabies), yaitu jenis penyakit kulit menular yang disebabkan oleh hewan tungau.

Cara Merawat Bayi Sapi (Pedet) Sebelum Dan Sesudah Kelahiran

Peternak harus memiliki kemampuan merawat bayi sapi (pedet) mulai dari kandungan hingga proses kelahiran. Karena, tingkat kematian anak sapi perah (pedet) cukup tinggi, bisa mencapai 10% dari jumlah kelahirannya dalam setahun. Jumlah ini bisa saja meningkat atau menurun. Semuanya tergantung dari kemampuan peternak sapi perah dalam memberikan perlakuan terbaik kepada pedet, mulai dari kandungan hingga kemudan lahir.
  • Ngopi Bareng Peternak Sapi Indonesia 2019 Ngopi Bareng Peternak Sapi Indonesia 2019
    Tak terasa kita sudah di penghujung tahun 2019. Bagaimana, masih punya semangat untuk bisnis sapi? Atau sudah mengambil keputusan untuk beralih pada bidang usaha lain? Bagi yang sudah cukup lama menekuni bidang usaha ini, sepertinya sulit untuk meninggalkannya begitu saja. Bisnis sapi sudah seperti "way of life", alias jalan hidup, karena banyak sekali suka dan duka yang dialami yang menjadikan kita seperti sekarang ini.  
    Read more...