Penyakit "BOVINE EPHEMERAL FEVER"

"Memiliki ternak sapi merupakan suatu aset yang sebenarnya cukup menguntungkan, sebab sapi merupakan komoditas ternak yang strategis."

Selain tenaganya yang dapat kita manfaatkan sebagai ternak pekerja, dagingnya dapat diolah menjadi sumber protein hewani yang banyak digemari, pun termasuk kulitnya yang dapat diolah menjadi berbagai bentuk. Jika Anda seorang peternak sapi,  Anda wajib memerhatikan dan menjaga kondisi ternak agar tetap baik.

Kendati demikian, ada kalanya penyakit tetap datang menyerang ternak sapi. Oleh karena keterbatasan ternak yang tidak dapat berbicara untuk mengadu, kecermatan dan perhatian peternak sangatlah berperan penting.

Secara umum, kita dapat mengamati keadaan sapi yang kurang sehat melalui beberapa hal seperti di bawah ini:

  • Pergerakan; Dalam keadaan normal (sehat), ternak sapi biasanya bergerak aktif dan lincah. Sementara dalam kondisi sakit, ternak cenderung kurang aktif (bahkan dalam beberapa waktu, sapi lebih sering berbaring dan tidak banyak bergerak).
  • Mata; Mata yang pucat dan sayu pada ternak bisa jadi merupakan gejala awal dari kondisi ternak yang kurang sehat ataupun kelelahan.
  • Nafsu makan; Jika ternak sedang tidak dalam kondisi sehat, nafsu makannya biasanya menurun dan tidak menutup kemungkinan tubuhnya terlihat lebih kurus.
  • Suara napas; Pada kondisi normal, napas sapi akan terdengar halus, teratur, dan tidak tersengal-sengal. Namun pada beberapa kasus ketika sapi terjangkit suatu penyakit, napasnya akan terdengar tidak teratur dan tersengal-sengal, seolah-olah sedang mengorok. Penyakit ngorok yang disebabkan oleh bakteri yang menyerang saluran pernapasan sapi akan menyebabkan sapi memiliki gejala seperti ini.

Pada dasarnya ada banyak jenis penyakit yang dapat menyerang ternak sapi, baik sapi potong maupun sapi perah. Setiap gejala yang ditunjukkan pun akan berbeda. Pada tulisan ini, jenis penyakit pada sapi yang akan diuraikan adalah "demam".

 

Tentang Bovine Ephemeral Fever (BEF)

Bovine Ephemeral Fever (BEF) atau penyakit demam tiga hari temasuk dalam kategori penyakit ringan yang menyerang ternak (sapi dan kerbau). Kendati tidak sampai menyebabkan kematian, ternak yang terserang BEF biasanya akan mengalami nyeri pada otot dan kesakitan.

Penyakit ini disebabkan oleh virus Rhabdovirus yang ditularkan melalui serangga, khususnya nyamuk Collicoides sp. yang terinfeksi. Penyakit demam tiga hari pada sapi tidak menular terutama pada manusia.

Umumnya, jangka waktu terserangnya penyakit ini tidak lebih dari tiga hari dan dapat sembuh dengan cepat jika tidak ada komplikasi. Kendati demikian, pada ternak penjantan penyakit ini dapat berlangsung hingga lima bulan.

 

Gejala Bovine Ephemeral Fever (BEF)

Amati kondisi peternakan dan perhatikan kondisi ternak Anda. Jika ternak mengalami gejala-gejala seperti di bawah ini, bisa jadi ternak Anda terserang penyakit demam.

  • Ternak terlihat lemah dan lesu.Aktivitasnya terlihat tidak lincah dan aktif, matanya sayu dan terlihat kuyu.
  • Suhu tubuh ternak tinggi dan caranya bergerak terlihat pincang. Hal ini disebabkan karena rasa nyeri pada otot.
  • Nafsu makan turun.
  • Keluar cairan pada bagian mata dan hidung ternak.
  • Jika Anda memiliki sapi perah produktif, lalu produksi susu sapi menurun disertai gejala-gejala yang lain, kemungkinan ternak Anda mengalami demam.
  • Tubuh agak gemetar.
  • Frekuensi napas dan detak jantung lebih cepat.
  • Pencernaan terganggu–kontraksi rumen terhenti dan pada beberapa kasus disertai diare atau konstipasi.

 

Pencegahan dan Penanganan Demam pada Sapi

Sebelum demam menjangkit ternak, pastikan Anda sudah melakukan langkah-langkah pencegahan. Tidak terlalu susah, cukup dengan melakukan penyemprotan insektisida secara rutin dan menjaga sanitasi kandang.     

Apabila ternak sudah terlanjur terkena demam, Anda bisa memberikan obat tradisional kepada ternak dengan meminumkan larutan gula merah dan garam dapur. Pastikan ternak Anda mengonsumsi air yang cukup banyak, jangan sampai dehidrasi. Untuk hasil yang lebih baik, segera konsultasikan dengan dokter hewan.

 

Semoga membantu!

Di tag dibawah

Artikel terkait

Pakar Ternak

Artikel Paling Populer

Most Popular Articles

KOMUNITAS PETERNAK

Serba serbi Lebaran Sapi Bagaimana Sejarah dan Tradisinya

Serba-serbi Lebaran Sapi: Bagaimana Sejarah dan Tradisinya?

Siapa yang tidak bahagia saat lebaran tiba? Banyak orang merayakannya dengan melakukan tradisi mudik lebaran, silaturahmi, dan menyantap ketupat bersama keluarga. Namun, apakah perayaan itu juga berlaku untuk lebaran sapi? Simak ulasan berikut ini untuk mengetahui sejarah, tata cara, peralatan, hingga filosofinya.

Baca Selengkapnya...