Penyakit "MALIGNANT CATARRHAL FEVER"

Saat sedang kelelahan, ada kalanya hidung ternak sapi tampak basah karena lendir ingus. Akan tetapi, apabila ingus yang keluar berjumlah banyak bisa dicurigai sebagai penyakit ingusan (malignant catarrhal fever) yang disebabkan oleh adanya virus Gamma Herpesviriae.

Biasanya, hewan yang menjadi perantara virus tersebut adalah kambing dan domba. Meskipun gejala ingusan tidak tampak pada kedua jenis hewan tersebut, akan tetapi kontak antara sapi dan kambing atau domba kerap kali menjadi salah satu faktor utama penyebab menyebarnya penyakit ingusan pada sapi.

Mengingat bahwa sapi potong lebih sering digembalakan daripada sapi perah, hal itulah yang menyebabkan sapi potong lebih sering terserang penyakit ingusan dibandingkan sapi perah.

Bagi para pelaku usaha ternak sapi, penyakit ingusan yang menyerang sapi-sapi mereka menjadi hal yang cukup meresahkan karena bisa menular ke sapi-sapi yang lain. Untuk itu, penting untuk mengenali gejala umum yang muncul pada ternak sapi yang terserang penyakit ingusan sebagai berikut :

  • Sapi mengeluarkan cairan ingus melalui hidung, yang awalnya encer kemudian makin lama makin mengental.
  • Air liur menetes dari mulut sapi.
  • Moncong sapi tampak kering, tetapi mengeluarkan nanah.
  • Sapi sulit bernapas karena hidungnya tersumbat kerak ingus.
  • Ternak sapi mengalami demam tinggi.
  • Kornea mata tampak keruh. Pada kondisi yang parah, mata sapi bisa mengalami kebutaan.
  • Kadang-kadang, sapi mengalami sembelit dan diare.
  • Kulit juga bisa mengelupas apabila penyakit ingusan yang diderita sudah akut.
  • Tubuh sapi melemah dan berjalan dengan sempoyongan.
  • Jika kondisi sapi sudah semakin parah, sapi bisa mengalami kelumpuhan total dan bahkan mati.

 

Penyakit ingusan yang sudah banyak membawa dampak buruk bagi bidang peternakan sapi memang tidak bisa dibiarkan terus berlarut-larut. Sementara itu, mengingat bahwa pengobatan yang efektif untuk mengatasi penyakit ingusan belum ditemukan, maka usaha yang dapat dilakukan peternak adalah memaksimalkan tindakan pencegahan melalui beberapa cara berikut ini :

  • Penggembalaan; Untuk menghindari kontak antara ternak sapi dan hewan ternak lain seperti domba dan kambing sebagai hewan perantara virus pembawa penyakit ingusan, penggembalaan sapi harus jauh dari lokasi keberadaan kedua hewan tersebut. Hal itu berlaku pula untuk tempat tinggal kedua jenis hewan ternak tersebut. Keduanya harus berjauhan.
  • Sanitasi; Kandang dan lingkungan sekitar kandang harus sering dibersihkan. Demikian pula dengan kebersihan sapi yang harus selalu terjaga dengan cara memandikannya setiap hari.
  • Pakan; Sapi sebaiknya mendapat asupan nutrisi makanan yang baik melalui pemberian hijauan dan konsentrat yang sehat. Hal tersebut harus dilakukan untuk menjaga daya tahan tubuh sapi supaya tidak mudah terserang virus penyebab penyakit ingusan.
  • Isolasi; Untuk menghindari penyebaran lebih luas, sapi-sapi yang sudah menunjukkan gejala penyakit ingusan harus segera diisolasi supaya tidak menular ke sapi-sapi lain yang masih sehat.
        

Sampai saat ini, obat untuk menyembuhkan penyakit ingusan pada ternak sapi memang belum ditemukan karena penyebabnya adalah virus. Pengobatan oleh dokter hewan hanya dilakukan untuk mengobati infeksi sekunder yang terjadi akibat adanya penyakit ingusan itu, misalnya infeksi di dalam hidung. Meskipun demikian, hal yang menentukan apakah sapi bisa sembuh atau tidak adalah sistem kekebalan tubuh sapi itu sendiri.

Zat antibodi yang kuat akan mampu melawan virus yang masuk ke dalam tubuh. Apabila saat gejala baru muncul kemudian sapi segera diisolasi, dijaga kebersihannya, dan diberikan makanan yang baik, maka masih ada kemungkinan sapi akan pulih kembali.

Akan tetapi, apabila kondisi sudah cukup parah baru diketahui, maka untuk menghindari penularan ke sapi-sapi yang lain, sebaiknya sapi segera dipotong. Daging dari ternak sapi penderita penyakit ingusan tetap dapat dikonsumsi dengan syarat bagian kepala dan isi perut harus dimusnahkan.

Untuk mencegah virus penyebab penyakit ingusan pada sapi muncul kembali, tindakan-tindakan penanggulangan harus dilakukan secara menyeluruh dengan pengawasan yang ketat. Semoga penjelasan tentang penyakit ingusan beserta cara menanggulangi hal tersebut dapat bermanfaat, khususnya untuk peningkatan kualitas produk bidang peternakan.

JADWAL DIKLAT

 

22/10/2018
Pelatihan Formulasi Dan Praktek Pembuatan Pakan Untuk Ternak Sapi & Domba

 

 

------------------------------

 

Supaya untung besar, ternak saya diberi makan apa ya?

-------------------------

Dengan aplikasi ini, anda dapat mengetahui perkiraan laba harian usaha ternak secara mudah dan cepat, hanya dengan meng-input berat sapi, jenis kelamin, lama penggemukan, harga jual sapi, jenis pakan dan komposisinya.

Buktikan sendiri!

 

 Download DISINI

-----------------------------

INGIN MEMBUKA USAHA TERNAK?

Silahkan pilih program pendidikan dan pelatihan khusus untuk pemula, yang dibagi berdasarkan komoditas ternaknya yaitu :

  1. Ternak Sapi
  2. Ternak Kambing & Domba
  3. Ternak Ayam
  4. Ternak Itik
  5. Ternak Kelinci

 

 UNTUK PETERNAK YANG SUDAH BERPENGALAMAN

Tersedia beberapa program khusus, untuk mengoptimalkan pendapatan usaha ternak yang sedang dijalankan yaitu:

  1. Pakan Sapi ++
  2. Pakan Domba Kambing ++

Semua Tentang Sapi

SEJARAH

ford model a truk pengangkut susu di indonesia 2

SEJARAH TRUK PENGANGKUT SUSU DI INDONESIA

Sejak awal didirikan, target market dari produk "Soesoe Tjap Bendera" memang cukup luas. Oleh sebab itu diperlukan kendaraan yang mampu memenuhi kebutuhan tersebut. Lantas jenis mobil apa yang menjadi pilihannya?. Simak disini...

KULINER

CARA MUDAH MEMBUAT BAKSO DAGING SAPI

Bahan-bahan:

  • 50 gr tepung sagu/kanji
  • 350 gr daging sapi
  • 4 siung bawang putih
  • 1/2 sdt merica
  • 100 cc air es
  • 3 sdt garam
  • 1 butir telur

Lanjutkan DISINI

bakso jumbo mas bejo bogor

 

KOMUNITAS PETERNAK

pendiri ppski
 
Sekitar tahun 1970-an, peternak sapi perah di Jawa Barat mengalami kesulitan untuk  memasarkan produk susu sapi segarnya melalui koperasi ke Industri Pengolah Susu (IPS). Sebagian besar sapi segar yang tidak diterima oleh IPS, akhirnya harus dibuang. Mencoba untuk mencari solusi atas permasalahan tersebut, sekelompok peternak terpanggil untuk mengadakan diskusi tentang peternakan sapi di Jawa Barat, yang diselenggarakan di PT. Baru Adjak Lembang, pada tanggal 07 April 1976.