Penyakit "BLOAT"

"Tidak hanya manusia, sapi yang termasuk dalam ruminansia juga mengalami satu gangguan pencernaan yang kerap kita alami: kembung."

Dalam istilah kedokteran, penyakit kembung pada ternak sapi disebut bloat atau tympani. Jika pada manusia biasanya kembung tidak dianggap sebagai suatu penyakit atau gangguan yang serius, lain halnya pada ternak sapi. Kembung yang terjadi pada sapi dapat menyebabkan kematian.

 

Mengapa Ternak Sapi dapat Kembung?

Tidak sedikit peternak yang mengeluh ternaknya terkena penyakit kembung. Kondisi tersebut disebabkan oleh banyaknya kandungan gas di dalam rumen yang mengakibatkan sistem pencernaan terganggu dan bagian perut sapi di sisi kiri akan terlihat membesar.

Faktor utama penyebab ternak sapi dapat mengalami kembung adalah konsumsi pakan yang mudah menimbulkan gas di dalam rumen, seperti rumput-rumputan yang masih basah dan kurang berserat serta beberapa bahan pakan ternak seperti leguminosa, kacang-kacangan, dan bahan-bahan yang telah melalui proses fermentasi.

 

Bagaimana Kembung dapat Mengakibatkan Kematian pada Ternak Sapi ?

Hal tersebut disebabkan oleh struktur organ sapi yang unik. Jika pada manusia letak jantung berada di dada, pada sapi letak jantungnya berada di perut bagian kanan. Jika rumen terus menerus terisi oleh gas dan juga asam lambung, jantung secara otomatis akan terdesak.

Kembung pada sapi memang sama sekali bukanlah penyakit yang menular, meski berpotensi kematian pada ternak sapi jika penanganan yang dilakukan tidak tepat. Pada beberapa kejadian, peternak salah mengambil tindakan saat menanggulangi ternak sapinya yang sedang kembung.  

Ketika sapi dalam kondisi kembung dan mengalami kelumpuhan, peternak justru memposisikan sapi terlentang. Hal tersebut tentu akan semakin mempercepat jantung terhimpit oleh gas dalam rumen.

 

Gejala Kembung pada Ternak Sapi

Selain perut bagian kiri sapi membesar, ada beberapa gejala lain yang dapat menjadi indikasi ternak mengalami kembung seperti berikut ini :

  • Gerakan ternak kurang lincah dan kerap terjatuh. Dalam kondisi yang lebih parah, ternak dapat mengalami kelumpuhan dan mati.
  • Sama seperti manusia, jika bagian perut ditepuk dengan jari makan akan terdengar mirip suara drum.
  • Pernafasan menjadi terganggu karena tertekan oleh rumen yang membesar dan membuat sapi menjadi kesulitan bernapas sebagaimana mestinya. Sapi akan lebih sering bernapas melalui mulutnya.
  • Nafsu makan berkurang drastis.
  • Ternak akan terlihat sanget gelisah, bisanya ditunjukkan dengan seringnya menghentakkan kaki dan mengais-ais perutnya.
  • Awalnya mata memerah, kemudian berubah kebiruan. Jika sudah mencapai tahap ini artinya ternak kekurangan oksigen dan mendekati kematian.

 

Tindakan Pencegahan dan Penanggulangan Ternak Sapi Yang Kembung

Langkah preventif yang dapat dilakukan adalah dengan pemberian pakan ternak yang mengandung sekitar 10-15% serat dan mengeringkan terlebih dahulu pakan hijauan segar.  Untuk penggembalaan, pilih waktu saat matahari mulai naik dan sinarnya menghangat (embun sudah menguap). Selain itu ternak juga harus diupayakan aktif bergerak utnuk mengurangi kadar gas pada lambung dan jangan biarkan dalam kondisi terlalu lapar.

Jika ternyata ternak sapi sudah terlanjur mengalami kembung, maka penanggulangan yang dapat Anda lakukan antara lain sebagai berikut.

  • Pada kondisi kembung yang ringan, berikan daun kering sebagai pengganti pakan hijauan.
  • Usahakan ternak sapi tetap dipaksa berjalan untuk mengurangi kadar dalam rumen.
  • Berikan anti bloat dengan bahan aktif dimethicone. Sebagai alternatif, Anda juga bisa memberikan minyak nabati untuk diminumkan pada sapi.
  • Jika kondisi kembung sudah parah, tindakan yang bisa dilakukan untuk mengelurkan gas dari perut adalah dengan menusuk perut ternak sebelah kiri menggunakan trocar dan cannula. Tentu saja tindakan ini tidak dapat dilakukan dengan sembarangan.
  • Untuk lebih amannya, segera hubungi dokter hewan untuk penanggulan lebih lanjut.


Demikian sharing informasi mengenai penyakit kembung pada ternak sapi. Semoga bermanfaat!

Di tag dibawah

Artikel terkait

  • Tips Mengolah Daging Sapi Jenis Wagyu Tips Mengolah Daging Sapi Jenis Wagyu
    Daging wagyu merupakan salah satu jenis daging sapi dengan harga yang mahal. Karena itulah, banyak sekali orang yang kemudian mencari tips dan trik mengolah daging sapi wagyu agar tetap bisa menjadi hidangan yang sangat lezat.
    Read more...
  • Ini Dia Cara Mengolah Daging Sapi T-Bone yang Tepat Ini Dia Cara Mengolah Daging Sapi T-Bone yang Tepat
    Tips dan trik mengolah daging sapi kali ini akan membahas lebih lengkap mengenai T-Bone dan bagaimana cara yang tepat dalam mengolahnya. Pernahkah anda mendengar bagian daging sapi yang satu ini? T-Bone merupakan salah satu jenis daging sapi yang terdiri dari daging dan tulang berbentuk huruf T.
    Read more...
  • Manfaat Susu Sapi Murni A2 Manfaat Susu Sapi Murni A2
    Sejak kecil, kita sudah mengenal yang namanya susu sapi. Susu sapi ini ialah minuman yang sangat diakui dan dipercayai mempunyai kandungan yang baik bagi kesehatan dan kecantikan.
    Read more...
  • Manfaat Susu Sapi Tak Hanya Menguatkan Tulang Manfaat Susu Sapi Tak Hanya Menguatkan Tulang
    Kalsium dan susu merupakan suatu hal yang tak bisa dipisahkan. Pasalnya, kedua hal tersebut ialah khasiat susu sapi yang sangat terkenal. Padahal faktanya tak hanya kalsium saja, susu sapi memiliki manfaat dan kandungan lainnya yang tak kalah penting dari kalsium.
    Read more...

Pakar Ternak

Artikel Paling Populer

Most Popular Articles

KOMUNITAS PETERNAK

Serba serbi Lebaran Sapi Bagaimana Sejarah dan Tradisinya

Serba-serbi Lebaran Sapi: Bagaimana Sejarah dan Tradisinya?

Siapa yang tidak bahagia saat lebaran tiba? Banyak orang merayakannya dengan melakukan tradisi mudik lebaran, silaturahmi, dan menyantap ketupat bersama keluarga. Namun, apakah perayaan itu juga berlaku untuk lebaran sapi? Simak ulasan berikut ini untuk mengetahui sejarah, tata cara, peralatan, hingga filosofinya.

Baca Selengkapnya...