Perlakuan Pada Sapi Perah Jantan Sebagai Penghasil Daging

"Sapi perah jantan yang kurang berkualitas sebagai pemacek umumnya dimanfaatkan sebagai penghasil daging."

Sapi perah jantan umumnya akan dikawinkan dengan sapi betina ketika menginjak usia 10-11 bulan, sebanyak 1-2 kali perkawinan. Jumlah perkawinan sapi akan meningkat seiring usia sapi jantan, dan biasanya para peternak mengawinkan sapi sebanyak 2 kali dalam satu minggu. Pejantan yang dikawinkan terus-menerus selama dua minggu, atau satu periode perkawinan selama tiga bulan, bertujuan untuk mendapatkan anak yang sejenis/seragam dalam satu musim kawin.

Sejak usia dua tahun, seekor sapi jantan dapat mengawini sekitar 60 ekor sapi perah betina dalam setahun. Berbeda jika menggunakan inseminasi buatan, pejantan dapat mengawini sampai dengan 10.000 ekor betina dalam kurun waktu 1 tahun. Seiring pertumbuhan sapi jantan, kemampuannya dalam membuahi betina pun kian meningkat.

Kemampuan tertingginya dicapai saat sapi berusia 5-7 tahun. Oleh karena itu, biasanya sapi jantan dipertahankan peternak dalam waktu lama, bisa sampai 15 tahun lebih. Sayangnya tidak semua sapi jantan bagus digunakan sebagai pejantan atau pemacek. Ada pula sapi jantan usia 1-2 tahun yang terpaksa dikebiri kemudian dimanfaatkan sebagai sapi potong.

Jenis sapi seperti ini disebut dengan steer. Selain istilah steer, ada juga istilah stag yang digunakan untuk menyebut sapi jantan yang berusia lebih dari 2 tahun dan harus dikebiri lalu dijadikan sapi potong. Meski setengah dari anak sapi yang dilahirkan adalah sapi jantan, akan tetapi hanya sebagian saja yang cocok dijadikan sapi pemacek atau sire. Peternak akan memelihara sisa pedet untuk menghasilkan veal (pedet sapi perah).

Anak sapi yang tidak cocok dijadikan pejantan atau pemacek penanganannya berbeda-beda, di antaranya:

  • Anak sapi berumur beberapa hari bisa dijual untuk kemudian dipotong. Jenis sapi ini disebut dengan istilah bob veal/veal calves atau deacon calves;
  • Dipelihara sebagai feeder calves dengan tujuan supaya dapat menjadi dairy beef.

Sapi jantan dewasa atau yang dikenal dengan sebutan bull pertumbuhannya lebih cepat dibandingkan dengan sapi dara. Semakin dia bertumbuh, sapi jantan akan kian sulit ditangani bahkan bisa menyerang dan mengancam keselamatan peternak. Oleh sebab itu, pedet jantan yang telah usai masa veal biasanya akan dikebiri atau dikastrasi. Pemberian pakan pedet sapi perah pun tidak bisa sembarangan apabila ingin memperoleh hasil optimal.

 

Pakan untuk Veal Calves

Veal calves merupakan pedet sapi perah yang telah berumur 6-8 minggu dan berat badannya mencapai 100 kg. Karakter pedet yang satu ini adalah karkasnya yang cenderung berotot disertai lapisan lemak punggung dan diharapkan dapat menghasilkan daging berkualitas yang berwarna merah muda. Pakan veal calves adalah susu atau pengganti susu. Patokan pemberian susu sebanyak 5 kg untuk setiap kilogram daging yang dihasilkan. Pakan berupa pengganti susu sebanyak 0,7 kg per 1 kg daging.

 

Pakan Feeder Calves

Tujuan pemeliharaan anak sapi ini adalah demi mendapatan keuntungan besar. Sehingga sebisa mungkin membuat sapi mencapai berat 200-370 kg ketika telah berumur 6 bulan. Pemberian pakan untuk feeder calves sebanyak 2,5 kg setiap harinya.

 

Pakan Yearling Steer

Tidak semua veal calves dijual atau dipotong. Sisa veal calves tersebut akan dipelihara hingga usianya genap setahun yang dikenal dengan nama yearling steer. Setiap hari yearling steer diberi pakan berupa konsentrat dan aneka jenis hijauan sebanyak 1-1,5 kg. Diharapkan bobot tubunya dapat mencapai 360 kg dalam satu tahun.

 

Pakan Dairy Beef

Yearling steer yang dipelihara hingga mencapai bobot 500 kg dan sudah dapat disembelih disebut dairy beef. Berikan hijauan sebanyak mungkin agar cepat mencapai berat yang diinginkan. Pakan konsentrat wajib dikurangi.


Demikian pembahasan mengenai sapi jantan sebagai penghasil daging dan cara ternak sapi jantan dengan pemberian pakan yang tepat. Berikan pakan dengan benar agar pertumbuhan sapi baik.

JADWAL DIKLAT

 

22/10/2018
Pelatihan Formulasi Dan Praktek Pembuatan Pakan Untuk Ternak Sapi & Domba

 

 

------------------------------

 

Supaya untung besar, ternak saya diberi makan apa ya?

-------------------------

Dengan aplikasi ini, anda dapat mengetahui perkiraan laba harian usaha ternak secara mudah dan cepat, hanya dengan meng-input berat sapi, jenis kelamin, lama penggemukan, harga jual sapi, jenis pakan dan komposisinya.

Buktikan sendiri!

 

 Download DISINI

Semua Tentang Sapi

  • Penyakit "TRYPANOSOMIASIS" Penyakit "TRYPANOSOMIASIS"
    "Cukup banyak masyarakat di Indonesia yang beternak sapi, tetapi belum banyak yang benar-benar menjadikannya sebagai suatu peluang bisnis."

SEJARAH

ford model a truk pengangkut susu di indonesia 2

SEJARAH TRUK PENGANGKUT SUSU DI INDONESIA

Sejak awal didirikan, target market dari produk "Soesoe Tjap Bendera" memang cukup luas. Oleh sebab itu diperlukan kendaraan yang mampu memenuhi kebutuhan tersebut. Lantas jenis mobil apa yang menjadi pilihannya?. Simak disini...

KULINER

CARA MUDAH MEMBUAT BAKSO DAGING SAPI

Bahan-bahan:

  • 50 gr tepung sagu/kanji
  • 350 gr daging sapi
  • 4 siung bawang putih
  • 1/2 sdt merica
  • 100 cc air es
  • 3 sdt garam
  • 1 butir telur

Lanjutkan DISINI

bakso jumbo mas bejo bogor

 

KOMUNITAS PETERNAK

pendiri ppski
 
Sekitar tahun 1970-an, peternak sapi perah di Jawa Barat mengalami kesulitan untuk  memasarkan produk susu sapi segarnya melalui koperasi ke Industri Pengolah Susu (IPS). Sebagian besar sapi segar yang tidak diterima oleh IPS, akhirnya harus dibuang.