Sapi Hereford

Jenis ternak sapi subtropis yang berasal dari daratan Eropa ini sejatinya adalah sapi potong keturunan bos Taurus yang dikembangbiakkan di daerah Hereford, dekat Lembah Severn River, Wales, Inggris Raya.

Di daerah asalnya, ternak sapi ini disebut dengan White Face Cattle. Dibandingkan dengan ternak sapi jenis lain, Hereford merupakan sapi potong yang bisa menghasilkan daging dengan singkat.

Sapi ini diternakkan pertama kali di Amerika Serikat tahun 1840-an, kemudian tersebar di Selandia Baru, Afrika Selatan, Kanada, serta Australia. Karakternya yang baik juga membuat sapi Hereford mulai diternakkan di sejumlah 50 negara beriklim subtropis.

Sapi Hereford juga memiliki ciri khusus yang membuatnya sangat mudah dibedakan dengan sapi jenis lain, seperti:

  • Bulu badan didominasi warna merah kecokelatan, kecuali bulu pada bagian muka.
  • Bulu putih juga terdapat pada perut bagian bawah, sisi badan, keempat kaki, leher, serta ekor.
  • Beberapa sapi Hereford ada yang bertanduk ada yang tidak.
  • Posturnya rendah, tegap, lebar, dan berdaging padat.
  • Bobot jantan dewasa antara 1.200 kg, bobot betina dewasa 800 kg.
  • Tingkat pertumbuhannya cepat dengan kemampuan produktivitas yang tinggi.
  • Memiliki temperamen yang baik dan tulang yang kuat.
  • Sifat lain yang paling menonjol dari sapi jenis ini adalah kemampuan merumput yang sangat baik dan daya adaptasi tinggi sehingga mampu menyesuaikan dengan kondisi alam yang cenderung berubah-ubah.

 

Namun, di balik karakter kuat sapi Hereford, dia juga memiliki kelemahan yang cukup serius jika tidak dipelihara dengan baik, sapi ini rentan terhadap cancer eye dan pink eye karena pengaruh faktor pigmen.

Di awal kita sudah menyinggung mengenai sapi Hereford yang bertanduk dengan yang tidak, umumnya jenis Hereford bertanduk adalah bangsa ternak sapi asli dari Lembah Severn River, Wales, sedangkan yang tidak bertanduk biasanya dihasilkan dari ternak silang antara Hereford asli dengan sapi jenis lain.

Lantas, bagaimana kisahnya sapi potong ini bisa digolongkan menjadi sapi perah juga ?. Berawal dari negara-negara produsen susu seperti Australia dan Amerika, yang mencoba melakukan kawin silang sapi Hereford dengan sapi jenis Brahman. Tujuannya untuk menghasilkan ternak sapi jenis pedaging sekaligus sapi perah produk hybrid yang unggul. Hasil kawin silang yang diberi nama Brahman Cross ini nantinya banyak diminati para peternak sapi di berbagai belahan dunia, namun fungsinya justru lebih dominan menjadi sapi potong.

Di Indonesia sendiri, sapi Hereford jenis silang (Brahman Cross) mulai diimpor ke Sulawesi dari Australia pada tahun 1973. Sapi Brahman Cross juga pernah didatangkan ke Pulau Sumba untuk memperbaiki mutu genetik sapi Ongole di sini.

JADWAL DIKLAT

 

22/10/2018
Pelatihan Formulasi Dan Praktek Pembuatan Pakan Untuk Ternak Sapi & Domba

 

 

------------------------------

 

Supaya untung besar, ternak saya diberi makan apa ya?

-------------------------

Dengan aplikasi ini, anda dapat mengetahui perkiraan laba harian usaha ternak secara mudah dan cepat, hanya dengan meng-input berat sapi, jenis kelamin, lama penggemukan, harga jual sapi, jenis pakan dan komposisinya.

Buktikan sendiri!

 

 Download DISINI

Semua Tentang Sapi

  • Kandang Ideal Bagi Anak Sapi Perah Kandang Ideal Bagi Anak Sapi Perah
    "Merawat anak sapi perah sangat penting dalam usaha ternak, sebab angka kematian sapi tertinggi adalah selama masih pedet yakni saat baru lahir hingga usia 3 bulan."

SEJARAH

ford model a truk pengangkut susu di indonesia 2

SEJARAH TRUK PENGANGKUT SUSU DI INDONESIA

Sejak awal didirikan, target market dari produk "Soesoe Tjap Bendera" memang cukup luas. Oleh sebab itu diperlukan kendaraan yang mampu memenuhi kebutuhan tersebut. Lantas jenis mobil apa yang menjadi pilihannya?. Simak disini...

KULINER

CARA MUDAH MEMBUAT BAKSO DAGING SAPI

Bahan-bahan:

  • 50 gr tepung sagu/kanji
  • 350 gr daging sapi
  • 4 siung bawang putih
  • 1/2 sdt merica
  • 100 cc air es
  • 3 sdt garam
  • 1 butir telur

Lanjutkan DISINI

bakso jumbo mas bejo bogor

 

KOMUNITAS PETERNAK

pendiri ppski
 
Sekitar tahun 1970-an, peternak sapi perah di Jawa Barat mengalami kesulitan untuk  memasarkan produk susu sapi segarnya melalui koperasi ke Industri Pengolah Susu (IPS). Sebagian besar sapi segar yang tidak diterima oleh IPS, akhirnya harus dibuang.