Loading...
iden

Apakah Beternak Sapi Sumba Ongole Adalah Pekerjaan Yang Bisa Menghasilkan Uang Banyak?

Banyak orang selalu bertanya, apa pekerjaan yang menghasilkan uang banyak? Sapi dan Kerbau di Jawa dianggap oleh sebagian besar masyarakat sebagai salah satu “rojo koyo”. Maknanya secara  terpisah adalah rojo artinya Raja dan Koyo artinya kaya, oleh sebab itu diartikan untuk menunjukkan kekayaan yang dimiliki. Jika digabung, maka dua kata itu memiliki arti yang berbeda yaitu hewan ternak yg disebutkan di atas. Tapi benarkah beternak sapi bisa membuat kaya alias pekerjaan yang menghasilkan uang banyak?

Indonesia memiliki beberapa jenis sapi lokal yang biasa dimanfaatkan sebagai sapi potong ataupun sapi pekerja. Salah satu jenisnya yang populer adalah sapi Sumba Ongole (SO). Sapi yang termasuk jenis zebu atau berpunuk ini banyak dikembangbiakkan oleh usaha peternakan sapi di pulau Sumba, Nusa Tenggara Barat. Oleh karena itu, jenis sapi Ongole ini lebih dikenal dengan sebutan sapi Sumba Ongole.

 

Sejarah Sapi Ongole

Sejarah sapi jenis Sumba Ongole sendiri diawali dari sapi-sapi Ongole asal India yang didatangkan oleh pemerintah Kolonial Hindia Belanda ke Indonesia pada tahun 1906-1907. Pada awalnya, pemerintah Hindia Belanda memasukan empat jenis sapi ke pulau Sumba, yakni sapi Madura, sapi Jawa, sapi Bali, dan sapi Ongole.

Dari keempat jenis sapi tersebut ternyata hanya jenis sapi Ongole saja yang jika dipelihara terbukti bisa menjadi pekerjaan yang  menghasilkan uang, karena mampu beradaptasi dengan baik dan berkembang dengan cukup cepat meskipun berada di daerah yang musim kemaraunya sangat panjang seperti di pulau Sumba.

Oleh karena itu, tujuh tahun kemudian, pada tahun 1914, pemerintah Hindia Belanda menetapkan pulau Sumba sebagai pusat pembibitan jenis sapi Ongole murni.

 

Ciri Fisik 

Secara fisik, sapi Sumba Ongole dapat dengan mudah dikenali, karena memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Warna kulit putih, disekitar kepala sedikit lebih gelap dan cenderung berwarna abu-abu.
  • Postur tubuh agak panjang, memiliki leher sedikit pendek, dan kaki yang terlihat panjang.
  • Memiliki punuk yang besar dan terlihat bergelambir.
  • Punuk tumbuh lurus dan berkembang dengan baik pada sapi jantan.
  • Memiliki telinga yang panjang dan menggelantung.
  • Postur kepala relatif pendek dengan profil melengkung dengan mata yang besar.
  • Kulit disekitar kelopak mata berwarna hitam.
  • Tanduk yang dimiliki sapi Ongole betina lebih panjang dibandingkan sapi pejantan.
  • Tinggi sapi Sumba Ongole jantan berkisar 150 cm dengan bobot mencapai 600 kg. Sedangkan sapi betina memiliki tinggi berkisar 135 cm dengan berat badan mencapai 450 kg.
  • Pertumbuhan bobot sapi Sumba Ongole berkisar 0,85-0,95 kg/hari dengan kualitas karkas mencapai 45-58%. Inilah kelebihan dari sapi Sumba Ongole yang membuat para peternak jatuh cinta, karena ada potensi sangat besar untuk menghasilkan uang dari budidayanya.

 

Pemeliharaan

Sapi Sumba Ongole secara umum dipelihara dalam lahan pengembalaan atau ranch; sapi dibiarkan lepas berinteraksi dan mencari makanan di area pengembalaan seluas ribuan hektar. Dengan cara seperti ini, biaya untuk menyiapkan pakan dapat dikatakan sangat minim. Artinya,  bisa menjadi pekerjaan yang menghasilkan uang banyak bagi peternak setempat karena tidak perlu banyak mengeluarkan uang untuk membeli pakan.

Seorang peternak biasanya memiliki ratusan ekor sapi, agar tidak tertukar saat pengembalaan, peternak akan menandai ternaknya dengan sobekan khas di telinga atau dengan cap bakar di bagian paha.

Dalam pengembangbiakannya, selain mengusahakan perkawinan murni, sapi Ongole juga dapat dikawinkan dengan jenis sapi lainnya. Hasil perkawinan antara sapi Ongole dengan sapi Jawa menghasilkan sapi peranakan yang disebut sapi PO atau sapi peranakan ongole yang populer juga sebagai sapi pedaging dan pekerja.

 

Kelebihan 

Kelebihan yang dimiliki jenis sapi Sumba Ongole adalah:

  • Tingkat perkembangbiakan sapi Ongole tergolong cepat. Sapi Ongole betina dapat mulai dikawinkan pada umur 18 bulan, dan dapat melahirkan anak pertamanya pada umur 30 bulan. Sedangkan sapi Ongole pejantan sudah mampu kawin pada umur 30-36 bulan.
  • Berbobot besar, dengan jumlah daging yang juga otomatis cukup banyak.
  • Harga sapi Ongole jauh lebih tinggi ketimbang beberapa jenis sapi lokal lainnya.
  • Dapat bertahan di daerah yang cukup kering, serta mampu berkembang dengan kualitas pakan yang rendah sekalipun.

Itulah informasi singkat mengenai mengapa beternak sapi jenis sapi ini menjadi pekerjaan yang menghasilkan uang banyak, semoga dapat menambah informasi dan wawasan Anda.

--------------------------------

LOKASI PENJUALAN PRODUK

 

 iklan media tanam karya subur 2Media Tanam "KARYA SUBUR"

Rp15.000

 

pupuk organik sumber subur

Pupuk Organik "SUMBER SUBUR"

Rp20.000

 

sate maranggi duniasapi 1

Sate Maranggi

Rp35.000

--------------------------------

 

"Pil Sapi" Bukanlah Obat Untuk Sapi

Pil adalah suatu sediaan berbentuk bulat atau bulat telur, mengandung satu atau lebih bahan obat untuk pemakaian dalam. Salah satu contohnya adalah pil sapi. Namun Pil Sapi bukanlah nama sebenarnya, melainkan nama yang populer dikalangan penggunanya. Nama aslinya adalah pil Trihex atau THP, dengan nama generik atau istilah kimianya adalah Trihexyphenidyl. Baca Selengkapnya...

KOHE ++ Untuk Media Tanam Pupuk Rp10.000/Pack

Mikroba, memiliki banyak peran penting, termasuk untuk menyuburkan tanah dan menghasilkan tanaman yang berkualitas dan berkuantitas tinggi. Oleh sebab itu, sangat penting untuk menambah jumlah mikroba yang ada di dalam tanah. Mikroba atau mikroorganisme hidup yang dapat memberikan efek baik atau kesehatan pada organisme lain disebut sebagai probiotik.

DR. Ashari, Pakar Studi Kelayakan dan Manajemen Usaha Ternak

Dr. Ashari a biology degree (Department of Zoology / Ecology) in 1970 from the University of Gadjah Mada. Education S3 (Department of Animal Sciences) Doctoral degree (Dr.) in 1992 with a dissertation titled "Goat Ranch perspective on the various Agro-ecosystem in the Road (A Survey on the road and in the case study of two village-Bogor District Ciawi)". Read More...

Sebagai Hidangan, Lebih Baik Daging Sapi Atau Kambing?

Daging sapi dan daging kambing tergolong jenis daging merah yang bergizi tinggi. Berdasarkan…

Suka Jeroan Sapi? Kuliner Ini Pasti Favorit Anda

Lagi-lagi Jalan Suryakencana di Bogor, menghadirkan kuliner yang sangat menggoyang lidah. Setelah…

Siapa Menyangka Food Truck Berawal Dari Bisnis Sapi?

Yang dimaksud dengan Food Truck adalah sebuah konsep bisnis produk makanan ataupun minuman dengan…

Fluktuasi Harga Daging Sapi, Siapa Yang Diuntungkan?

Kenaikan harga daging sapi ketika mendekati Lebaran menjadi fenomena yang terjadi setiap tahun di…
  • Toko Duniasapi

    Berlokasi di seputaran wilayah Tajur di Kota Bogor, Toko Duniasapi menyediakan berbagai produk yang berhubungan dengan sapi, mulai dari kuliner, hingga pernak-pernik. Kami memiliki 20 tahun pengalaman menangani berbagai kegiatan peternakan khusus sapi (silahkan lihat liputannya di Tabloid KONTAN), oleh sebab itu hanya produk-produk pilihan yang ditawarkan disini, yaitu:
Try Bone Carving to Complete Your Traveling in Bali

Try Bone Carving to Complete Your Traveling in Bali

Its natural beauty and unique culture make Bali become one of the most famous and popular tourist destinations in the world. This island of gods is always crowded with visitors and tourists all over the year. Besides its culture and nature, the arts also become one of the tourist attractions in Bali. From dances, paintings, sculptures, and carvings. For you who love carvings, you should try bone carvings when you are traveling to Bali, especially to Tampak Siring.