Loading...
iden

Tak Hanya Pawai Ta'ruf FPI, Polisi Juga Mengawal Razia Ternak Sapi !

Untuk mensosialisasikan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor: 56/2016 tentang hukum penggunaan atribut keagamaan non-muslim, sejumlah anggota Front Pembela Islam (FPI) Jawa Timur mendatangi sejumlah mal di Kota Surabaya, Minggu (18/12/2016). Meski kegiatan FPI bertajuk pawai ta'aruf ini adalah aksi damai, pihak Polrestabes Surabaya tetap melakukan pengawalan ketat. 

Menurut keterangan Kapolrestabes Surabaya, M Iqbal, aksi FPI ini bukan aksi sweeping, dan FPI sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Tugas polisi adalah mengawal ketat aksi ini agar tidak terjadi gesekan. Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono menegaskan, tidak boleh ada organisasi massa (ormas) yang melakukan tindakan razia.

Karena yang berhak melakukan razia atau sweeping adalah pihak kepolisian dan pemerintahan. Dan ini berlaku tidak hanya untuk masalah keagamaan yang diusung FPI, tapi untuk segala macam hal, tanpa terkecuali. Salah satu contohnya adalah yang dilakukan Polres Pasuruan. Bekerjasama dengan Dinas Peternakan setempat, anggota polisi dari Polres Pasuruan merazia para penjagal sapi dan Rumah Pemotongan Hewan yang menyembelih sapi betina produktif.

Dasar hukumnya adalah Undang-undang Nomor 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan. Ketentuannya tertuang dalam pasal 18 ayat (2) yang menyebutkan bahwa ternak ruminansia betina produktif dilarang disembelih.

Apa yang dimaksud dengan sapi betina produktif ?. Sapi betina produktif adalah sapi yang melahirkan kurang dari 5 (lima) kali atau berumur dibawah 8 (delapan) tahun, atau sapi betina yang berdasarkan hasil pemeriksaan reproduksi dokter hewan atau petugas teknis yang ditunjuk di bawah pengawasan dokter hewan dan dinyatakan memiliki organ reproduksi normal serta dapat berfungsi optimal sebagai sapi induk.

Hukumannya tidak main-main, berdasarkan ketentuan Pidana pada Undang-Undang No. 41 Tahun 2014 pasal 86, kepada setiap orang yang menyembelih ternak sapi betina produktif akan dipenjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 3 (tiga) tahun dan denda paling sedikit Rp100.000.000,00 (seratus juta rupiah) dan paling banyak Rp300.000.000,00 (tiga ratus juta rupiah).

Namun demikian ada pengecualian apabila peraturan diatas dikecualikan apabila sapi betina produktif itu digunakan untuk : penelitian, pemuliaan, pengendalian dan penanggulangan Penyakit Hewan, ketentuan agama, ketentuan adat istiadat, dan/atau pengakhiran penderitaan Hewan

Mengapa ternak sapi betina produktif tidak boleh disembelih ?.

  • Sapi betina produktif akan meningkatkan kelahiran dan populasi sapi potong nasional.
  • Dapat memberi keuntungan lebih kepada para peternak, untuk mengembangkan peternakan (dengan menghasilkan anak sapi) dan memperbesar produksi susu segar untuk dikonsumsi dan dijual.

Bayangkan jika ternak sapi betina produktif itu disembelih, mungkin dalam waktu tidak terlalu lama negara kita tidak lagi memiliki sapi yang mensuplai kebutuhan daging dan susu untuk masyarakat. Mari kita dukung pihak kepolisian yang merazia pemotongan sapi betina produktif !!!

Sumber :

  • magelangkota.go.id
  • jalurberita.blogspot.co.id
  • pasuruankab.go.id

Cari Sate Maranggi Terdekat Dari Pusat Kota? Coba Disini!

Siapa yang tidak kenal dengan Sate Maranggi ? Kepopuleran dan citarasa kuliner yang satu ini tidak perlu diragukan lagi. Tak hanya di Indonesia, tapi juga di mancanegara. Bahkan Sate Maranggi menjadi salah satu dari delapan jajanan kaki lima favorit dunia versi CNN. Tidak percaya? Silahkan mencoba di kedai sate maranggi terdekat di kota anda...

Penurunan Jumlah Produksi Susu Adalah Salah Satu Tanda Penyakit Sapi "SALMONELLOSIS"

Sifat zoonosis (infeksi yang ditularkan di antara hewan bertulang belakang dan manusia atau sebaliknya) yang dibawa Salmonella menimbulkan kekhawatiran sendiri di masyarakat sebagai konsumen. Salmonella yang menyerang manusia mengakibatkan Salmonellosis tifodal berupa demam. Sementara kerugian yang dirasakan peternak seperti pemilik ternak sapi yakni penurunan produksi susu dan daging, tingginya tingkat abortus serta kematian neonatal (keadaan yang ada dalam kehidupan pertama).

"Karapan Sapi Brujul" Probolinggo: One of Cultural and Creative Industries of the City

What is Karapan Sapi Brujul Probolinggo? - Probolinggo is regency located on the east of East Java province. It has many kinds of tourism objects; the most popular is Mount Bromo. With its cultural tradition ceremony of Kasada by Tengger people around the mountain, Bromo has become the most attractive spot for tourists both local and abroad. Another Cultural and Creative Industries that also attracts people to come and visit Probolinggo is called Karapan sapi brujul.