Meraih Peluang Usaha Dengan Budidaya Ternak Sapi Bali

Sapi Bali adalah sapi lokal dengan ras yang cukup unggul. Sapi Bali awalnya merupakan banteng liar di padang savana. Namun karena kebutuhan manusia akan daging cukup banyak, banteng yang ada di alam liar akhirnya didomestikasi atau dijinakkan hingga muncul ras sapi Bali. Untuk mengenal lebih jauh tentang peluang usaha budidaya ternak sapi Bali, simak ulasannya di bawah ini.

Sapi Bali memiliki tubuh yang sangat besar khas banteng liar. Warna sapi bali cenderung hitam untuk jantan yang telah berusia satu tahun atau telah matang secara seksual. Sedangkan sapi yang masih anak-anak dan betina memiliki warna merah bata. Sapi ini tidak memiliki punuk seperti sapi Brahman dan peranakan Ongole. Dada sapi Bali lebih menjorok ke dalam dalam serta kaki-kakinya lebih ramping jika dibandingkan sapi-sapi kelas menengah lain.

 


Pemilihan Bibit Sapi Bali

Sapi Bali adalah jenis sapi sedang dengan bobot bisa mencapai 300kg jika dirawat dengan baik. Sebelum memperoleh sapi dengan bobot fantastis, pelaku usaha budidaya ternak sapi Bali harus terlebih dahulu memilih bibit sapi yang tepat. Bibit sapi yang tepat biasanya tidak memiliki cacat fisik.

Saat memilih bibit sapi Bali, periksalah bagian kepala, leher, kaki, hingga bila perlu organ kelaminnya juga. Bibit sapi Bali yang sehat biasanya juga memiliki kulit yang mengilap dan area hidung sapi biasanya selalu basah ketika terkena sinar matahari.

Setelah semua ciri fisiknya memenuhi, pilih sapi yang memiliki nafsu makan yang tinggi. Sapi yang susah makan cenderung gampang sakit dan rawan terjadi kematian di kemudian hari.

Jika bisa mendapatkan bibit Sapi Bali yang memenuhi persyaratan seperti tersebut diatas, anda memiliki peluang usaha ternak yang sangat menguntungkan. Buktikan sendiri!

 


Kandang dan Pakan Sapi Bali

Sapi Bali super memang sangat mudah dibesarkan dan dirawat. Namun, jika kandang tidak disediakan dengan baik dan pakan tidak bergizi, maka sapi Bali tidak bisa tumbuh dengan sempurna. Bahkan setelah dipelihara selama beberapa bulan bobotnya akan susah naik, bahkan kerap mengalami penurunan.

Kandang sapi bali harus dibersihkan setiap hari. Bagian atas harus bisa menahan cahaya matahari agar sapi tidak kepanasan. Bagian bawah kandang bisa dibuat dari lantai atau kalaupun tanah haruslah yang rata dan keras. Satu sapi usahakan menempati kandangnya sendiri dan jangan dicampur menjadi satu.

Pakan adalah bagian penting dalam usaha budidaya usaha ternak sapi. Usahakan pakan yang diberikan terdiri dari daun-daunan hijau dan konsentrat yang bergizi. Selain makanan pokok yang harus diberikan setiap hari, sapi juga bisa diberi makan jerami padi, batang jagung, dsb.

 


Keunggulan Sapi Bali

Sapi Bali memiliki karakteristik tulang yang lebih kecil dibandingkan dengan sapi jenis lain. Hal ini membuat daging dari sapi Bali lebih tebal sehingga banyak diminati oleh peternak sapi Bali dan juga konsumen di kawasan Indonesia. Oleh sebab itu, memelihara sapi Bali akan memberikan peluang usaha dengan keuntungan yang cukup besar.


Demikian uraian singkat seputar usaha budidaya ternak sapi Bali di Indonesia. Semoga bisa menjadi alternatif peluang usaha yang menjanjikan!

Di tag dibawah

Kumpulan Ilmu Pengetahuan & Teknologi Untuk Peternak Sapi

  • Biogas Kotoran Sapi Sebagai Alternatif BBM Satu Harga PERTAMINA Biogas Kotoran Sapi Sebagai Alternatif BBM Satu Harga PERTAMINA
    Transportasi adalah salah satu kebutuhan keluarga yang memerlukan biaya cukup besar.  Bagi yang memiliki kendaraan sendiri, seperti sepeda motor, biaya bahan bakar minyak (BBM) merupakan pengeluaran wajib yang harus diperhitungkan selain parkir. Apalagi jika kendaraannya wajib menggunakan jenis bahan bakar dengan oktan tinggi. Ditambah lagi BBM satu harga PERTAMINA yang pada prakteknya dipengaruhi banyak hal, salah satunya adalah harga minyak dunia yang cenderung semakin mahal.
    Read more...
  • Nyamuk Sapi Adalah Penyebab Demam Tiga Hari Nyamuk Sapi Adalah Penyebab Demam Tiga Hari
    Collicoides sp. adalah jenis nyamuk sapi (nyamuk pengisap darah sapi) yang terinveksi  virus Rhabdovirus, kemudian menggigit sapi dan menularkan penyakit demam tiga hari. Ya, umumnya jangka waktu terserangnya penyakit ini tidak lebih dari tiga hari dan dapat sembuh dengan cepat jika tidak ada komplikasi. Kendati demikian, pada ternak penjantan penyakit ini dapat berlangsung hingga lima bulan.
    Read more...

Produk

  • Cara Memasak Daging Has Dalam (Tenderloin) Yang Terkenal Empuk dan Lezat Cara Memasak Daging Has Dalam (Tenderloin) Yang Terkenal Empuk dan Lezat
    Tips dan trik mengolah daging sapi kali ini mungkin akan sangat disukai dan ditunggu karena akan membahas mengenai tenderloin atau daging has dalam sapi. Daging jenis ini letaknya di bawah bagian rusuk dan tulang belakang yang memang jarang aktif bergerak dan digunakan oleh sapi. Karena itulah, daging ini sangat empuk,…
    Read more...
  • Cantik Alami dan Awet Muda Berkat Susu Sapi Cantik Alami dan Awet Muda Berkat Susu Sapi
    Ternyata susu sapi murni tak hanya bisa bermanfaat untuk kesehatan tubuh saja, susu sapi murni juga bisa digunakan oleh para wanita agar cantik alami dan awet muda. Sejak jaman dahulu, susu sapi murni dipercaya sangat ampuh untuk mendapatkan penampilan cantik alami dan awet muda, utamanya dalam hal kelembutan dan kelembapan…
    Read more...

Culture

marosok

"Marosok" Sumatera Barat: A Unique Transaction System in West Sumatra, Indonesia

What is Marosok Sumatera Barat? - A Special tradition in doing a transaction called marosok in West Sumatra is a unique way of transaction. The word marosok can be described as an activity of touching, feeling and holding something without seeing it but just trying to feel it using the brain and the feeling.

The tribe of Minangkabau is one of Indonesia’s ethnics which is famous for the ability of doing transaction. It is believed that they inherit the ability of their ancestors from the Melayu kingdoms where the people liked to trade. One of unique tradition is marosok Sumatera Barat, a technique of trading used in trading especially for the livestock such as cows or bulls.


Read More...

Tokoh