Tentang Usaha Budidaya Ternak Sapi Simmental di Indonesia

Bagi para pelaku usaha budidaya ternak sapi Simmental atau umum disebut sebagai sapi Metal, memilih bibit adalah fase penting yang tidak bisa disepelekan. Dewasa ini tren beternak sapi Metal sedang mewabah di Indonesia. Para peternakan sapi potong tidak hanya membesarkan sapi lokal saja, namun juga sapi impor yang berasal dari Swiss ini.

Sapi Metal dipilih peternak karena memiliki tubuh yang besar berdaging dan sangat mudah untuk dipelihara.Berikut informasi singkat tentang beternak sapi metal di Indonesia.

 

Metode Ternak Sapi Metal

Model usaha budidaya yang kerap dijalani oleh para peternak sapi adalah dengan menghasilkan bibit dan membesarkan bibit menjadi sapi dewasa. Cara pertama ini biasanya cenderung sulit karena dibutuhkan indukan yang unggul untuk menghasilkan bibit sapi Metal Super.

Cara kedua adalah pembesaran bibit. Metode ini paling mudah yang bisa diterapkan oleh semua peternak. Tugas peternak hanyalah memelihara bibit hingga dewasa. Setelah sapi berusia 6-12 bulan, peternak bisa menjualnya sebagai sapi potong atau dijual sebagai indukan. Waktu yang singkat saat memelihara akan mengurangi biaya pakan yang kadang sangat membengkak.

 

Pemilihan Bibit Sapi Metal

Bagi peternak sapi Metal, memilih bibit adalah fase penting yang tidak bisa disepelekan. Salah memilih bibit yang akan dibesarkan akan membuat peternak mengalami kerugian. Sapi yang tumbuh dengan tidak sempurna tentu tidak akan laku untuk dijual, kalaupun laku harganya juga tidak akan maksimal. Sapi Metal anakan yang sakit-sakitan sejak kecil juga memiliki kemungkinan mati saat dibesarkan. Kematian bibit adalah kerugian besar yang mungkin dialami oleh seorang peternak.

Dalam memilih bibit, pelaku usaha budidaya ternak sapi metal harus mengetahui fisik sapi secara keseluruhan. Untuk bibit yang nantinya dibesarkan sebagai induk, pemilihan harus lebih teliti lagi. Untuk jantan, fisik yang kuat adalah utama, lalu kapasitas serviks dan kualitas semen juga jadi hal yang patut diperhatikan dengan lebih saksama. Pemilihan bibit betina harus memenuhi kriteria fisik seperti kemiringan vulva yang tidak terlalu ke atas, memiliki puting susu yang lengkap, dsb.

 

Pakan Sapi Metal

Pakan adalah komponen penting saat memelihara sapi. Pakan yang tidak bergizi akan membuat sapi susah gemuk dan tidak siap untuk dijual. Peternakan sapi metal biasanya menyediakan pakan berupa rumput hijau, kacang-kacangan, konsentrat onggok, ampas tahu, dan bekatul. Dari beberapa pakan yang telah disebutkan, rumput hijau mendapatkan porsi yang lebih besar disusul konsentrat dan pakan lainnya.

 

Keuntungan Usaha Budidaya Ternak Sapi Metal 

Peternak sapi metal akan mendapatkan banyak sekali keuntungan saat membesarkan sapi impor ini. Beberapa keuntungan yang langsung bisa dirasakan antara lain singkatnya waktu pembesaran, biasanya di bawah 12 bulan sudah bisa dilempar ke pengepul. Selanjutnya perawatannya sangat mudah serta harga jualnya yang tinggi. Terakhir, sapi ini menghasilkan banyak daging hingga permintaannya selalu tinggi.

Demikianlah beberapa ulasan tentang usaha budidaya ternak sapi Metal yang konon sangat menguntungkan. Semoga bermanfaat dan bisa memberikan informasi tambahan terkait beternak sapi impor.