Lokasi Usaha Yang Strategis Adalah Kunci Sukses Beternak Sapi Perah

Beternak sapi perah bukanlah pekerjaan yang bisa dilakukan oleh siapa saja. Lokasi usaha yang strategis adalah hal pertama yang harus diperhatikan oleh seorang peternak yang ingin memulai usaha ini. Setelah itu ada masih ada banyak sekali aspek penting lainnya, seperti memilih anakan sapi yang tepat, perawatan yang baik, vaksinasi, dan lain sebagainya.

Peternak disarankan untuk melakukan survei lokasi kandang terlebih dahulu. Dengan lokasi kandang yang sesuai dengan kebutuhan ternak, maka sapi bisa menghasilkan susu yang jauh lebih banyak. Selain itu, sapi juga akan jarang sakit sehingga menghindari adanya kematian yang sangat merugikan. Oh ya, untuk memilih  lokasi usaha yang strategis adalah dengan menyimak uraiannya di bawah ini.

 

 


1. Ketinggian Lokasi Bakal Kandang Sapi

Sapi perah tidak akan menghasilkan susu secara maksimal jika dipelihara di dataran rendah. Udara panas di kawasan pesisir atau sekitarnya akan membuat sapi cenderung mudah stres setiap harinya. Untuk lokasi usaha yang strategis adalah berada di kawasan dengan ketinggian 500-800 meter dari permukaan air laut. Ketinggian ini sangat ideal karena bersuhu sejuk dan tidak terlalu dingin dengan kisaran 14-19 derajat Celcius.

Dengan perlakuan yang sama, sapi yang berada di ketinggian kurang dari 500 meter menghasilkan susu yang lebih rendah. Bahkan yang awalnya produksi susu mencapai 30 liter, bisa anjlok menjadi hanya 10 liter saja. Penurunan yang nyaris 70% ini tentu akan merugikan petani karena pakan dan perawatan sapi perah lebih mahal ketimbang sapi konsumsi atau sapi yang digunakan untuk keperluan pembajakan sawah.

 

 


2. Terkonsentrasi di Satu Wilayah

Beternak sapi perah tidak bisa sembarang dilakukan di mana saja meski secara posisi sudah sesuai dengan udara yang sejuk. Lokasi usaha yang strategis adalah wilayah yang merupakan pusat dari kawasan peternakan sapi. Desa-desa yang berada di lereng gunung biasanya banyak menjadi lokasi yang tepat karena mayoritas penduduknya memiliki usaha ternak sapi perah.

Pemilihan lokasi yang terkonsentrasi ini akan memudahkan peternak dalam hal perawatan, penjualan susu yang telah diproduksi, pembibitan, penyuluhan, dsb. Biasanya wilayah yang sudah terkonsentrasi menjadi Village Breeding Center (VBC) akan lebih mudah menjual produksi ke perusahaan atau diolah sendiri menjadi oleh-oleh khas yang memiliki nilai jual tinggi.

 

 


3. Tidak Mengganggu Ketertiban dan Kepentingan Umum

Masalah utama dari peternakan sapi perah adalah limbah yang dihasilkan. Jika memelihara sapi perah di kawasan yang padat penduduk tentu akan membuat keresahan. Bau dari limbah yang ditimbulkan akan merugikan banyak orang. Selain itu, masalah pembuangan limbah juga akan menjadi permasalahan lain karena jumlahnya yang sangat banyak.

Sebelum membangun kandang, pastikan dahulu lingkungannya. Apakah akan terkena dampak limbah atau tidak. Inilah alasan lain mengapa peternakan sapi perah biasanya terkonsentrasi di satu tempat atau desa. Jika semua peternak berada di satu lokasi yang sama, masalah limbah tentu bisa dibicarakan bersama, bahkan diolah bersama agar tidak mengganggu penduduk atau membuat kesehatan sapi terganggu.

 

 


4. Memilih Lokasi yang Memudahkan Pengelolaan Limbah

Cara ternak sapi yang baik tidak hanya dilakukan dengan pemilihan anakan dan perawatannya saja. Tapi juga pengolahan limbah yang dihasilkan agar tidak merusak lingkungan. Lokasi usaha yang strategis adalah daerah yang memiliki topografi yang memungkinkan untuk mengolah dan mengangkut limbah dengan mudah. Selain itu, masalah pengadaan air bersih juga harus diperhatikan untuk menunjang kebersihan kandang.

Semoga beberapa tips diatas bisa menjadi pertimbangan sebelum memulai usaha peternakan sapi perah.

Kumpulan Ilmu Pengetahuan & Teknologi Untuk Peternak Sapi

  • Cara Memilih Lahan untuk Membuka Usaha Peternakan Sapi di Indonesia Cara Memilih Lahan untuk Membuka Usaha Peternakan Sapi di Indonesia
    Pemilihan lahan atau kawasan peternakan yang tepat bisa mengoptimalkan pemeliharaan dan mempermudah berbagai akses yang berkaitan dengan penyediaan pangan dan distribusi penjualan. Berikut ini adalah beberapa hal penting yang harus diperhatikan dalam memilih lahan atau kawasan terbaik bagi usaha penggemukan sapi atau peternakan sapi di Indonesia.
    Read more...
  • Pentingnya Sanitasi Kandang Untuk Mencegah Sapi Terinfeksi Penyakit Ngorok Pentingnya Sanitasi Kandang Untuk Mencegah Sapi Terinfeksi Penyakit Ngorok
    Penyakit ngorok pada sapi tergolong berbahaya karena dapat menyebabkan kematian dalam waktu singkat. Pada dasarnya ada banyak jenis penyakit yang dapat menjangkit hewan ternak. Jika Anda menggeluti dunia peternakan, tentu istilah penyakit ngorok sama sekali tidak asing di telinga Anda. Penyakit yang satu ini kerap menyerang hewan seperti ternak sapi, kerbau, babi, domba, kambing, dan bahkan kuda (kendati tidak sesering pada sapi).
    Read more...

Produk

  • Mengenal Alergi Susu Sapi pada Bayi Mengenal Alergi Susu Sapi pada Bayi
    Dalam beberapa kondisi atau situasi, seringkali bayi disarankan untuk mengkonsumsi susu formula yang terbuat dari susu sapi. Nah, ada beberapa bayi yang mungkin menunjukkan reaksi penolakan dari tubuhnya terhadap susu sapi. Banyak orang kemudian menyebut bayi tersebut alergi susu sapi. Ternyata, penolakan tubuh terhadap susu sapi bisa berupa alergi dan…
    Read more...
  • Cantik Alami dan Awet Muda Berkat Susu Sapi Cantik Alami dan Awet Muda Berkat Susu Sapi
    Ternyata susu sapi murni tak hanya bisa bermanfaat untuk kesehatan tubuh saja, susu sapi murni juga bisa digunakan oleh para wanita agar cantik alami dan awet muda. Sejak jaman dahulu, susu sapi murni dipercaya sangat ampuh untuk mendapatkan penampilan cantik alami dan awet muda, utamanya dalam hal kelembutan dan kelembapan…
    Read more...

Culture

marosok

"Marosok" Sumatera Barat: A Unique Transaction System in West Sumatra, Indonesia

What is Marosok Sumatera Barat? - A Special tradition in doing a transaction called marosok in West Sumatra is a unique way of transaction. The word marosok can be described as an activity of touching, feeling and holding something without seeing it but just trying to feel it using the brain and the feeling.

The tribe of Minangkabau is one of Indonesia’s ethnics which is famous for the ability of doing transaction. It is believed that they inherit the ability of their ancestors from the Melayu kingdoms where the people liked to trade. One of unique tradition is marosok Sumatera Barat, a technique of trading used in trading especially for the livestock such as cows or bulls.


Read More...

Tokoh