Loading...
iden

Tips Belajar Mengolah Daging Sapi agar Empuk dalam Waktu yang Singkat

Berbicara mengenai tips belajar mengolah daging sapi adalah hal yang sangat menarik. Memasak daging sapi agar empuk umumnya dilakukan dengan cara merebusnya dalam waktu yang lama. Hal ini mungkin tak masalah bagi anda yang memiliki banyak waktu di rumah. Lalu, bagaimana dengan anda yang hanya punya sedikit waktu untuk memasak, dan masakan dari daging sapi ini harus cepat cepat disajikan?

Tak perlu risau lagi karena kami punya beberapa tips belajar secara sederhana agar daging sapi dapat empuk dalam waktu yang relative cepat.

 

1. Memperhatikan Cara Memotong Daging Sapi

Ternyata, salah satu tips belajar mengolah daging sapi agar empuk adalah dengan memperhatikan cara memotongnya. Untuk mendapatkan hasil daging yang empuk, sebaiknya anda memotong daging dengan arah yang berlawanan dengan seratnya.

Cara ini berfungsi untuk menghambar bersatunya serat serat pada daging nanti ketika dimasak sehingga daging akan menjadi empuk. Setelah dipotong, jangan lupa untuk memukul mukul daging dengan menggunakan alat pemukul daging di kedua sisi daging. Perhatikan agar tak memukul terlalu keras karena hal ini justru akan membuat sari daging tak akan keluar.

 

 

2. Menggunakan Pepaya atau Nanas

Tips belajar mengolah daging sapi agar empuk yang kedua adalah dengan memanfaatkan daun pepaya dan nanas. Daun pepaya dapat digunakan untuk membungkus daging dengan waktu sekitar 30 menit sebelum daging sapi mulai dimasak atau diolah.

Hal ini bisa terjadi karena daun pepaya mengandung sebuah zat yang bernama papain dimana kandungan ini sangat efektif untuk membuat daging menjadi empuk. Apabila anda tak memiliki daun pepaya, anda bisa menggunakan buah nanas.

Caranya adalah pilih nanas yang masih muda, kemudian parut buah nanas dan haluskan. Lalu, balurkan secara merata pada daging dan diamkan sementara hingga 30 menit lamanya.

 

 

3. Memanfaatkan Remasan Buah Kiwi

Ternyata kiwi juga merupakan buah yang berfungsi untuk mengempukkan daging, yaitu enzim actinidin. Untuk memanfaatkan buah kiwi, anda bisa meremas remas buah kiwi dan oleskan remasan buah kiwi yang hancur ini pada potongan daging yang akan dimasak.

Biasanya, untuk 1kg daging sapi dibutuhkan sekitar 1,5 butir kiwi. Setelah dibalurkan, lalu diamkan selama sekitar 1-2 jam sebelum mulai dimasak. Apabila anda punya banyak stok buah kiwi di rumah, anda bisa mencoba tips dan trik mengolah daging sapi agar empuk yang ini.

 

 

4. Menggunakan Daun Pisang

Apabila bahan diatas terlalu sulit ditemukan, tak usah takut karena anda bisa menggunakan kulit pisang. Pisang mengandung banyak bahan aktif alami yang dapat menguraikan serat daging. Hal ini akan membuat daging menjadi lebih cepat empuk dan tidak menjadi kering.

Selain itu, daun pisang tak akan mengubah rasa daging itu sendiri. Caranya pun sangat mudah yakni hanya meletakkan daun pisang pada permukaan daging, kemudian diamkan selama sekitar 30 menit sampai satu jam saja.

 

 

5. Menggunakan Segenggam Beras

Tips belajar mengolah daging sapi agar empuk dalam waktu yang cepat selain yang telah dijelaskan diatas adalah dengan menggunakan segenggam beras. Caranya, anda bisa masukkan segenggam beras pada air rebusan daging. Apabila beras ternyata hancur dan bercampur dengan daging, maka ini tandanya daging sudah cukup empuk untuk mulai diolah atau dimasak.

--------------------------------

LOKASI PENJUALAN PRODUK

 

 iklan media tanam karya subur 2Media Tanam "KARYA SUBUR"

Rp15.000

 

pupuk organik sumber subur

Pupuk Organik "SUMBER SUBUR"

Rp20.000

 

sate maranggi duniasapi 1

Sate Maranggi

Rp35.000

--------------------------------

 

"Pil Sapi" Bukanlah Obat Untuk Sapi

Pil adalah suatu sediaan berbentuk bulat atau bulat telur, mengandung satu atau lebih bahan obat untuk pemakaian dalam. Salah satu contohnya adalah pil sapi. Namun Pil Sapi bukanlah nama sebenarnya, melainkan nama yang populer dikalangan penggunanya. Nama aslinya adalah pil Trihex atau THP, dengan nama generik atau istilah kimianya adalah Trihexyphenidyl. Baca Selengkapnya...

KOHE ++ Untuk Media Tanam Pupuk Rp10.000/Pack

Mikroba, memiliki banyak peran penting, termasuk untuk menyuburkan tanah dan menghasilkan tanaman yang berkualitas dan berkuantitas tinggi. Oleh sebab itu, sangat penting untuk menambah jumlah mikroba yang ada di dalam tanah. Mikroba atau mikroorganisme hidup yang dapat memberikan efek baik atau kesehatan pada organisme lain disebut sebagai probiotik.

Dr. Rahmat Hidayat, S.Pt., M.Si., Pakar Ternak Yang Banyak Mendapat Piagam Penghargaan Dari Universitas Padjadjaran Bandung

Salah satunya adalah Piagam Penghargaan atas Kemampuan dan Prestasi Akademik, Pengabdian sebagai Dosen dalam Melaksanakan Kegiatan Tridharma Perguruan Tinggi dan Pembangunan Masyarakat Ilmiah, Sehingga Patut Dinyatakan sebagai :”Peserta Karya Ilmiah Terbaik I Kelompok Eksakta Tingkat Universitas Padjadjaran. Sesuai dengan Kputusan Rektor Universitas Padjadjaran tanggal 9 September 2004 Nomor:1241/J06/Kep/KP/2004. Read More...

Sebagai Hidangan, Lebih Baik Daging Sapi Atau Kambing?

Daging sapi dan daging kambing tergolong jenis daging merah yang bergizi tinggi. Berdasarkan…

Suka Jeroan Sapi? Kuliner Ini Pasti Favorit Anda

Lagi-lagi Jalan Suryakencana di Bogor, menghadirkan kuliner yang sangat menggoyang lidah. Setelah…

Fluktuasi Harga Daging Sapi, Siapa Yang Diuntungkan?

Kenaikan harga daging sapi ketika mendekati Lebaran menjadi fenomena yang terjadi setiap tahun di…

Siapa Menyangka Food Truck Berawal Dari Bisnis Sapi?

Yang dimaksud dengan Food Truck adalah sebuah konsep bisnis produk makanan ataupun minuman dengan…
  • Toko Duniasapi

    Berlokasi di seputaran wilayah Tajur di Kota Bogor, Toko Duniasapi menyediakan berbagai produk yang berhubungan dengan sapi, mulai dari kuliner, hingga pernak-pernik. Kami memiliki 20 tahun pengalaman menangani berbagai kegiatan peternakan khusus sapi (silahkan lihat liputannya di Tabloid KONTAN), oleh sebab itu hanya produk-produk pilihan yang ditawarkan disini, yaitu:

Australia Feels Threatened by The Model of Meat Selling Through Social Media in Indonesia

Nowadays, people can buy anything using social media such as Instagram to fulfill your needs without going to the store directly. You can buy anything including meat. However, this selling model can disturb the trade of Australian cattle traditionally. This worry is delivered right away by the entrepreneur who has the Australian cow trade, Jimmy Halim. Indonesian people prefer chicken which is freshly cut from the traditional market right away.