Loading...
idarzh-CNenhi

Cara Memasak Daging Has Dalam (Tenderloin) Yang Terkenal Empuk dan Lezat

Tips dan trik mengolah daging sapi kali ini mungkin akan sangat disukai dan ditunggu karena akan membahas mengenai tenderloin atau daging has dalam sapi. Daging jenis ini letaknya di bawah bagian rusuk dan tulang belakang yang memang jarang aktif bergerak dan digunakan oleh sapi. Karena itulah, daging ini sangat empuk, memiliki rasa lezat dan juicy.

Meskipun tergolong mudah sekali diolah, ada beberapa trik yang bisa anda gunakan agar kelezatan daging has dapat dinikmati secara maksimal.

 

1. Usahakan Membeli Daging Has Dalam dengan label ‘prime’ atau ‘choice’

Apabila anda memang menginginkan daging dengan kualitas nomor satu, anda bisa membeli tenderloin dengan label ‘choice’ atau ‘prime’. Biasanya daging ini memang merupakan daging pilihan, dengan tingkat kesegaran dan kualitas yang tidak perlu diragukan lagi. Kemudian, anda juga harus menentukan ingin membeli daging yang sudah dikupas atau tidak. Daging has yang sudah dikupas maksudnya adalah sudah dibersihkan dari lemak yang menempel namun masih memiliki kulit keperakan. Kulit keperakan ini biasanya akan membuat daging has agak sedikit alot.

 

2. Bersihkan Daging Has Dalam Dengan Benar

Tips dan trik mengolah daging has ini selanjutnya adalah dengan membersihkannya. Apabila anda tak ingin repot, maka anda bisa memilih daging sapi yang sudah dikupas sehingga anda tak perlu membersihkannya lagi. Namun, apabila daging seperti ini tak tersedia, anda bisa membeli tenderloin biasa. Kemudian hilangkan bagian selaput yang menutupi sisi daging karena biasanya bagian ini terasa alot. Setelah selesai membersihkan daging has, anda bisa memasukkannya ke dalam freezer untuk dibekukan, atau dicuci dengan air jika ingin langsung diolah.

 

3. Menepuk atau Memukul Mukul Daging Has Dalam sebelum diolah

Ada satu lagi tips dan trik mengolah daging has agar lebih empuk dan bumbu bisa meresap dengan baik. Setelah dibaluri bumbu,, anda bisa menepuk nepuk atau memukulnya dengan menggunakan alat pemukul daging yang kini banyak tersedia di pasaran. Jika tidak ada, anda bisa menggunakan garpu untuk menusuk-nusuknya. Lakukan pada seluruh bagian daging has sehingga daging akan menjadi lebih empuk dan bumbu juga menjadi lebih mudah untuk meresapke dalam daging yang nantinya akan dimasak.

 

4. Tips Membumbui Daging Has Dalam

Jika bingung mau diolah menjadi masakan apa, daging has tetap lezat walaupun hanya menggunakan bumbu sederhana. Misalnya saja dengan bawang putih, ketumbar, lada, dan garam. Haluskan bahan tersebut dan balurkan pada tenderloin, lalu biarkan atau resting sejenak sebelum dimasak.

Setelah dirasa daging sudah cukup di resting, maka selanjutnya anda bisa langsung memasaknya dengan bumbu bumbu sesuai selera dan keinginan anda. cara memasaknya pun bisa sesuai selera, bisa ditumis, digoreng, pan sheared, oven, grill, atau cara lainnya. Anda juga bisa menentukan sendiri tingkat kematangannya mulai dari matang hingga setengah matang.

Itulah tips dan trik mengolah daging has dalam (tenderloin), jenis daging sapi yang paling mudah diolah menjadi masakan apa saja.

Aneka Jenis Konstruksi Bangunan Kandang Sesuai Kondisi Fisiologis Sapi

Hewan ternak seperti sapi perah perlu diberi tempat tinggal sesuai dengan kebutuhannya. Sapi-sapi tersebut tidak bisa ditempatkan dalam satu jenis konstruksi bangunan kandang yang sama karena akan memengaruhi kesehatannya. Perkembangan teknologi saat ini memiliki peran penting bagi para peternak. Di Negara maju, penerapan pola beternak modern memperlihatkan hasil yang signifikan. Berbeda dengan cara ternak sapi perah tradisional yang pada akhirnya kalah bersaing di pasar global.

Cari Untung Maksimal Dari Usaha Ternak Sapi Dengan Membangun Kandang Ideal

Artikel kali ini akan membahas tentang model kandang sapi potong yang ideal bagi peternak sapi potong. Topik tentang perkandangan sapi potong selalu menarik untuk dibahas, karena sangat berpengaruh pada keberhasilan usaha peternakan Anda.

Cara Merawat Bayi Sapi (Pedet) Sebelum Dan Sesudah Kelahiran

Peternak harus memiliki kemampuan merawat bayi sapi (pedet) mulai dari kandungan hingga proses kelahiran. Karena, tingkat kematian anak sapi perah (pedet) cukup tinggi, bisa mencapai 10% dari jumlah kelahirannya dalam setahun. Jumlah ini bisa saja meningkat atau menurun. Semuanya tergantung dari kemampuan peternak sapi perah dalam memberikan perlakuan terbaik kepada pedet, mulai dari kandungan hingga kemudan lahir.
  • Ngopi Bareng Peternak Sapi Indonesia 2019 Ngopi Bareng Peternak Sapi Indonesia 2019
    Tak terasa kita sudah di penghujung tahun 2019. Bagaimana, masih punya semangat untuk bisnis sapi? Atau sudah mengambil keputusan untuk beralih pada bidang usaha lain? Bagi yang sudah cukup lama menekuni bidang usaha ini, sepertinya sulit untuk meninggalkannya begitu saja. Bisnis sapi sudah seperti "way of life", alias jalan hidup, karena banyak sekali suka dan duka yang dialami yang menjadikan kita seperti sekarang ini.  
    Read more...