Cara Memasak Daging Wagyu Yang Benar

Para penggemar daging pasti punya pilihan masing-masing soal hidangan wagyu. Tidak ada peraturan tertulis tentang tata cara memasak daging wagyu yang benar, sehingga setiap orang bebas mengolah daging sapi khas Jepang ini sesuai selera. Tetapi, bagaimana ya kalau menurut pendapat tukang masak profesional?

Daging wagyu terkenal di seluruh dunia karena rasanya yang sangat lezat, kenyal, dan meleleh di lidah. Sayangnya, para penggemarnya di luar Jepang barangkali telah melewatkan cita rasa wagyu yang sejati. Menurut para koki dan ahli kuliner Jepang, daging wagyu ternyata kurang cocok menjadi hidangan steak.

 

 

Menonjolkan Profil Marmer

Marmer atau lemak intramuskular merupakan ciri khas utama dari daging wagyu. Rasio marmer yang tinggi memberikan kelembutan dan cita rasa wagyu yang unik. Artinya, rasa dan tekstur daging wagyu sangat ditentukan oleh keberadaan pola marmer.

Menurut para chef profesional, cara memasak daging wagyu yang benar adalah dengan tidak menambahkan bumbu apapun. Anda dapat langsung memanggangnya di atas teflon atau bara api sampai mendapatkan tekstur daging wagyu yang sesuai selera.

Cita rasa wagyu semakin terasa maksimal jika dimasak dalam tingkat kematangan medium atau medium well. Pada tingkatan ini, tekstur daging wagyu berada dalam posisi sempurna. Lelehan lemak intramuskular berperan melembutkan sekaligus menghasilkan rasa gurih alami pada daging.

 

 

Lebih Nikmat Diiris Tipis-tipis

Memang, tidak ada salahnya memanggang sebuah steak wagyu. Tekstur daging wagyu akan terasa semakin nikmat setelah lemaknya meleleh terkena bara api. Akan tetapi, bagi orang Jepang, memanggang sebuah daging wagyu sama saja dengan membuang inti kenikmatannya.

Dalam kuliner Jepang, wagyu masih dianggap sebagai makanan mewah. Oleh karena itu, terdapat sebuah pola pikir bahwa cita rasa wagyu sebaiknya dinikmati semaksimal mungkin. Salah satunya dengan tidak melelehkan lemaknya terlalu banyak.

Agar lemak intramuskular yang sangat penting tidak terbuang, maka restoran Jepang cenderung menyajikan wagyu dalam irisan tipis untuk disajikan di atas makanan pendamping. Lainnya ada yang mengolahnya menjadi yakiniku, shabu-shabu, atau sukiyaki yang merupakan hidangan sapi rebus.

Baik merebus irisan daging wagyu maupun memanggangnya menjadi steak bukanlah masalah besar. Apapun pilihannya, memasak daging wagyu yang benar sebaiknya dilakukan tidak terlalu lama karena dapat mengurangi kenikmatannya.

Miliki Tubuh bak Binaragawan, Apa Keistimewaan Sapi Belgian Blue?

Asal-muasal serta keistimewaan Sapi Belgian Blue belum banyak terdengar gaungnya di Tanah Air. Usia kedatangan jenis sapi superior asal Belgia ini ke Indonesia, memang baru menginjak delapan tahun. Sehingga, potensinya masih asing bagi kalangan awam. Baca selengkapnya...

Perbandingan Harga Sapi Limosin dan Simental, Mana Yang Lebih Mahal?

Di Indonesia ada 2 jenis sapi yang sangat populer karena performa dan bobotnya yaitu sapi Simental dan sapi Limosin. Tampilan kedua jenis sapi ini memang terlihat lebih gempal dan bongsor jika dibandingkan dengan sapi lokal, sehingga ‘menggoda’ mata para pedagang daging dan pemburu hewan kurban. Baca selengkapnya...

Membangun Kandang Sapi Sederhana Untuk Peternak Pemula

Jika Anda ingin memulai bisnis peternakan sapi, hal pertama yang harus disiapkan adalah kandang yang sesuai dengan jenis ternak dan anggarannya. Kandang untuk jenis sapi potong berbeda dengan kandang untuk sapi perah. Sedangkan anggaran biaya untuk pembuatan kandang sangat tergantung pada jenis materialnya. Baca selengkapnya...

Mengenal Sapi Simental yang Jadi Primadona di Indonesia

Sapi Simental – Di Indonesia terdapat banyak macam sapi yang dibudidayakan. Baik untuk sapi pedaging atau sapi perah. Salah satu jenis sapi yang cukup terkenal di kalangan peternak adalah sapi Simental. Baca selengkapnya...