idarzh-CNenhi

Empal Gentong, Kuliner Legendaris Khas Cirebon Berbahan Daging Sapi

Jalan-jalan ke Cirebon, Jawa Barat, belum komplit jika tidak mencicipi kuliner kebanggaan kota ini, yaitu empal gentong. Daging sapi yang dimasak dalam gentong dengan bumbu menggunakan kayu bakar ini memang menggoda selera. Empal gentong sejatinya bukan masakan asli Cirebon. Menurut penuturan pemandu wisata Ajat Sudrajat kepada Okezone, empal gentong aslinya adalah masakan Timur Tengah yang ada di Cirebon sejak berabad-abad lalu.

Ajat menambahkan, Cirebon adalah kota yang multikultur dengan kehadiran orang-orang Asia dan Timur Tengah. Empal gentong ini dilestarikan oleh orang-orang Cirebon sendiri. Mengenai nama gentong, hal itu karena zaman dulu belum ada panci, sehingga memasaknya di dalam gentong (semacam panci dari tanah liat). Cara masaknya juga unik, yaitu menggunakan kayu bakar. Justru lantaran cara masak yang kuno inilah yang membuat empal gentong semakin nikmat.

 

 

DAGING SAPI UNTUK EMPAL

Nah, jika Anda ingin membuat empal gentong sendiri, pilihan bagian dagingnya juga harus tepat; pilihlah has dalam, has luar, atau paha atas. Buang urat dan lemaknya, kemudian potong melintang 8-10 sentimeter. Lalu, iris membujur seratnya setebal kira-kira 0,75 sentimeter.

Hal yang harus diperhatikan, potong daging berlawanan arah dengan seratnya agar daging tidak keras saat dimasak. Selain itu, jika daging yang dipilih terlalu berlemak atau berurat, maka empal yang dihasilkan akan terlalu keras.

 

 

APA SAJA BUMBU-BUMBUNYA?

Anda bisa membuat empal gentong yang enak dirumah. Bumbu-bumbu yang dihaluskan adalah: bawang merah, bawang putih, ketumbar (sangrai), kemiri (sangrai), jinten (sangrai), merica, jahe, dan kunyit bakar.

Lalu, ada juga bumbu cemplungnya, yaitu daun salam, daun jeruk, kapulaga, kayu manis, bunga lawang (pekak), lengkuas yang sudah dimemarkan plus sereh (ambil putihnya kemudian memarkan), gula jawa dan cengkeh bubuk.

Rebus daging sapi dengan bumbu cemplung hingga empuk. Kemudian di tempat terpisah, tumis bumbu halus hingga harum dan tuangkan ke dalam rebusan daging. Masak dan jangan lupa koreksi rasa, ya!

Lalu, tuangkan santan dan terus aduk hingga tidak pecah. Pastikan santan matang dan daging empuk. Kemudian tuang ke mangkok saji. Empal gentong siap disajikan.

Empal gentong biasa disajikan dengan lontong atau nasi. Jangan lupa taburi daun bawang, bawang goreng dan bubuk cabe bagi yang suka pedas. Rasanya pasti oke banget!

Bagi yang diet dan tidak ingin menggunakan santan, Anda bisa memakai susu sapi rendah lemak atau krimer nabati untuk pilihan lebih sehat.

 

 

EMPAL GENTONG HAJI APUD

Nama ini sudah kondang tak hanya di Cirebon, tetapi juga di seluruh Indonesia. Empal Gentong Haji Apud sudah punya tiga cabang di Cirebon. Menurut salah satu cucu Haji Apud yang ikut mengurus rumah makan ini kepada Kompas Travel, kesuksesan empal gentong daging sapi kakeknya ini tidak diperoleh secara instan. Haji Apud berjualan dengan pikulan yang tentunya berat karena kualinya (gentong) terbuat dari tanah liat.

Cara masaknya masih menggunakan kayu bakar dan gentong tanah liat. Begitu semua bumbu dimasukkan, maka akan terasa rempahnya meresap ke daging. Wah, pasti enak ya! Selain empal gentong, ada juga empal asam daging sapi ditempat ini. Empal asam cocok bagi mereka yang ingin menghindari santan dan rasanya juga enak lho!

Seiring dengan banyaknya pesanan dari kota Jakarta dan Bandung.tempat empal legendaris ini mulai menyesuaikan diri. Tempat masaknya juga lebih besar, yaitu berupa panci. Husen juga tidak ketinggalan mempromosikan kuliner Cirebon (yang tidak hanya empal gentong saja) lewat media sosial seperti Facebook dan Instagram.

  • Ngopi Bareng Peternak Sapi Indonesia 2019 Ngopi Bareng Peternak Sapi Indonesia 2019
    Tak terasa kita sudah di penghujung tahun 2019. Bagaimana, masih punya semangat untuk bisnis sapi? Atau sudah mengambil keputusan untuk beralih pada bidang usaha lain? Bagi yang sudah cukup lama menekuni bidang usaha ini, sepertinya sulit untuk meninggalkannya begitu saja. Bisnis sapi sudah seperti "way of life", alias jalan hidup, karena banyak sekali suka dan duka yang dialami yang menjadikan kita seperti sekarang ini.  
    Read more...