Loading...
idarzh-CNenhi

Apa Saja Reaksi Alergi Susu Sapi Pada Bayi? Anda Wajib Tahu!

Terkadang dokter menyarankan untuk memberikan  susu formula yang terbuat dari susu sapi pada bayi. Nah, ada beberapa bayi yang mungkin menunjukkan reaksi alergi susu sapi. Namun, tidak semua penolakan tubuh terhadap susu sapi berupa alergi, dan bisa juga merupakan intoleransi terhadap laktosa, dua hal ini sangatlah berbeda.

Kali ini, kami akan membahas lebih banyak tentang alergi susu sapi. Alergi pada susu sapi merupakan sebuah kondisi dimana bayi tak bisa menerima rantai protein kompleks yang ada pada susu sapi. Oleh karena itu, gejala alergi kemudian akan muncul dalam waktu singkat atau kurang dari 1 jam atau bisa juga dalam jangka waktu lama selama lebih dari 1 hari.

 

 

Reaksi Alergi Susu Sapi

Alergi pada susu sapi merupakan kasus yang cukup serius namun umum dijumpai pada bayi. Tubuh manusia didesain memiliki sistem kekebalan untuk melindungi diri dari infeksi. Sistem kekebalan inilah yang akan menyerang bakteri dan virus yang menyebabkan penyakit. Alergi susu sapi ini merupakan sebuah kondisi dimana tubuh tak dapat membedakan mana protein susu dan manakah virus dan bakteri. Istilah ini dikenal juga dengan nama allergen.

Protein susu sapi ini juga dapat menjadi masalah bagi imunitas atau kekebalan tubuh yang rendah. Di lain sisi, reaksi alergi susu sapi juga bisa disebabkan oleh saluran cerna bayi yang memang belum berfungsi sempurna. Sebagai orang tua, sangat penting untuk mengenali gejalanya dan mengkonsultasikan dengan dokter agar anda mendapatkan penanganan yang tepat.

Biasanya atau sama seperti alergi pada umumnya, alergi susu sapi akan menyerang saluran pencernaan, kulit, dan nafas. Ada 3 pola klinis respons alergi yang biasanya terjadi pada bayi seperti:

 

1. Reaksi cepat; Reaksi ini muncul sekitar setelah 45 menit bayi meminum susu sapi. Reaksi ini seperti munculnya bintik merah pada kulit bayi, gatal, dan juga gangguan pada saluran nafas seperti hidung, bersin, nafas berbunyi, dan mata memerah.

2. Reaksi Sedang; Reaksi sedang muncul pada jangka waktu 45 menit-20 jam setelah bayi meminum susu sapi dengan ditandai respon muntah dan diare.

3. Reaksi lambat; Biasanya, gejala untuk reaksi ini adalah konstipasi atau sulit BAB, diare, dan dermatitis atau eksim kulit. Gejala ini akan timbul atau terlihat lebih dari 20 jam setelah bayi mengkonsumsi susu sapi.

 

 

Cara Mengatasi Reaksi Alergi Susu Sapi pada Bayi

Alergi susu sapi pada bayi memang merupakan kondisi yang umum ditemukan, namun ini bukan berarti anda bisa menyepelekannya. Tanpa penanganan yang tepat, alergi bisa mempengaruhi tumbuh kembang dan organ tubuh bayi. Sebagian besar memang bayi akan melewati masa alergi susu sapi di usia 18 bulan.

Namun jika sebelum waktu itu alergi sudah menyerang, cara yang tepat untuk menyikapinya adalah dengan menghindari protein susu kedelai dan sapi. Jangan lupa untuk berkonsultasi dengn dokter agar anda bisa tahu jenis susu apa yang paling tepat untuk bayi.

Konsultasikan secara rinci kepada dokter tentang kondisi kesehatan bayi yang memiliki reaksi alergi susu sapi secara rutin dan simpan riwayat kesehatan ini dengan baik agar anda bisa lebih mudah memantau kesehatan harian dan nutrisinya. Jangan lupa pula untuk meneliti asupan makanan dan minuman yang akan diberikan pada bayi sehingga bayi akan terhindar dari alergi susu sapi.

Inilah Manfaat Mandi Susu Dancow Bagi Kesehatan dan Kecantikan

Apakah anda pernah mendengar manfaat mandi susu Dancow?. Aktivitas ini seringkali dihubungkan dengan perawatan kecantikan yang seringkali dilakukan oleh para wanita. Biasanya, perawatan mandi susu ini ditemukan di beberapa klinik kecantikan, tapi siapa sangka anda juga bisa melakukan sendiri di rumah. Bagaimana caranya?

Kudis Adalah Jenis Penyakit Menular Pada Sapi, Ini Obatnya!

Pernahkah Anda melihat sapi yang menggosok-gosokkan tubuhnya ke kandang seperti sedang menggaruk-garuk bagian tubuh yang gatal? Atau bahkan menggigiti bagian-bagian tertentu pada tubuhnya? Apabila demikian, kemungkinan besar sapi tersebut sedang terserang kudis (scabies), yaitu jenis penyakit kulit menular yang disebabkan oleh hewan tungau.

Tentang Pakan Ruminansia Untuk Sapi Perah Jantan, Apa Yang Paling Cocok?

Sapi perah jantan memiliki nafsu makan tinggi dan juga tumbuh dengan cepat dan lebih besar, oleh sebab itu jenis pakan ruminansia yang diberikan juga berbeda dengan sapi perah betina
  • Ngopi Bareng Peternak Sapi Indonesia 2019 Ngopi Bareng Peternak Sapi Indonesia 2019
    Tak terasa kita sudah di penghujung tahun 2019. Bagaimana, masih punya semangat untuk bisnis sapi? Atau sudah mengambil keputusan untuk beralih pada bidang usaha lain? Bagi yang sudah cukup lama menekuni bidang usaha ini, sepertinya sulit untuk meninggalkannya begitu saja. Bisnis sapi sudah seperti "way of life", alias jalan hidup, karena banyak sekali suka dan duka yang dialami yang menjadikan kita seperti sekarang ini.  
    Read more...