Perbedaan Daging Wagyu Jepang, Amerika, dan Australia

Ketika bersantap di sebuah restoran steak, Anda pasti akan menemukan banyak sekali pilihan daging wagyu dari berbagai negara. Keberadaan wagyu asal Amerika dan Australia seolah telah menggeser daging asal Negeri Sakura. Selain harganya yang lebih mahal, sebenarnya apa sih perbedaan daging wagyu Jepang dengan kedua negara tersebut?

Jepang telah menjadi produsen daging wagyu berkualitas tinggi selama lebih dari seratus tahun. Ironisnya, kuantitas produksi wagyu di masa kini justru didominasi Australia dan Amerika. Negeri Kanguru bahkan sudah menjadi penghasil wagyu terbesar di dunia sejak tahun 2005.

Untuk mengetahui lebih jauh soal perbedaan daging wagyu Jepang dengan negara-negara tersebut, simak ulasannya berikut ini.

 

 

Teknik Kembang Biak

Secara umum, teknik kembang biak sapi wagyu di Jepang, Australia maupun Amerika tidak memiliki banyak perbedaan. Ada dua tahap yang harus dilalui sebelum seekor sapi siap diambil dagingnya. Tahap pembiakan dan penggemukan kira-kira memakan waktu 25-30 bulan.

Perbedaan daging wagyu Jepang dengan negara lain terdapat pada kandungan lemak intramuskular atau marbling yang sangat tinggi. Hal ini disebabkan populasi sapi wagyu murni di Negeri Matahari Terbit jauh lebih banyak. Peranakan sapi murni merupakan jenis sapi yang memiliki kemampuan menyimpan cadangan lemak hingga 80%.

Sebaliknya, daging wagyu Amerika dan Australia memiliki standar kualitas yang tertinggal akibat pengaruh variasi genetis. Umumnya, sapi wagyu dari negara tersebut lahir dari hasil kawin silang dengan sapi Angus dari Skotlandia. Hasilnya adalah sapi-sapi yang kandungan lemaknya jauh lebih rendah dari nenek moyangnya.

 

 

Kualitas dan Cita Rasa

Perbedaan genetika dan teknik kembang biak sapi wagyu di tiap negara lantas berpengaruh pada kualitas dan cita rasa daging wagyu itu sendiri. Sapi Jepang murni mampu menghasilkan daging dengan skor marbling hingga BMS12 atau setara Wagyu A5. Sementara, Amerika dan Australia sebagai penghasil wagyu terbesar di dunia hanya memproduksi daging wagyu BMS5 dan BMS9.

Kendati begitu, skor marbling bukanlah satu-satunya tolak ukur dalam menentukan cita rasa daging wagyu. Pasalnya, kandungan lemak yang terlalu banyak tidak selalu cocok dengan jenis masakan tertentu. Perihal perbedaan daging wagyu Jepang dengan negara-negara lain seharusnya sekedar menjadi bekal pedoman dalam menentukan pilihan selera.

Sejarah Sapi Belgian Blue yang Jadi Harapan Swasembada Daging

Sejarah Sapi Belgian Blue tak jauh berbeda dari kisah pembiakan wagyu, sapi yang sangat terkenal dari Jepang. Bedanya, jika wagyu tenar berkat kandungan lemak putih atau marblingnya, maka Sapi Belgia ternar berkat otot menonjol bak binaragawan. Baca selengkapnya...

Memilih Model Kandang Sapi Perah Yang Cocok Dengan Cuaca Di Indonesia

Akhir-akhir ini, cuaca di Indonesia semakin gerah. Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi tersebut secara meteorologis disebabkan suhu udara yang meningkat disertai dengan kelembapan udara yang tinggi. Berdasarkan pencatatan meteorologis yang dilakukan BMKG, suhu tertinggi terjadi di Sentani, Papua. Baca selengkapnya...

Sapi Belgian Blue Harganya Berapa?

Sejak beberapa tahun lalu pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertanian (Kementan) berupaya mengembangbiakkan sapi berjenis belgian blue. Sapi satu ini disebut-sebut termasuk jenis sapi unggul dengan harga jual yang tinggi. Sapi belgian blue merupakan sapi yang berasal dari Belgia Tengah, Belgia. Sapi Belgia adalah hasil proses panjang kawin silang dan “selective breeding” selama hampir 200 tahun dari pengembangan hasil “cross breeding” sapi Durham Shorthorn dari Inggris dan Friesian… Baca selengkapnya...

Perbandingan Harga Sapi Limosin dan Simental, Mana Yang Lebih Mahal?

Di Indonesia ada 2 jenis sapi yang sangat populer karena performa dan bobotnya yaitu sapi Simental dan sapi Limosin. Tampilan kedua jenis sapi ini memang terlihat lebih gempal dan bongsor jika dibandingkan dengan sapi lokal, sehingga ‘menggoda’ mata para pedagang daging dan pemburu hewan kurban. Baca selengkapnya...