Loading...
idarzh-CNenhi

Bumbu Marinasi Daging Sapi untuk Steak Yang Empuk Dan Lezat

Tips dan Trik mengolah daging sapi untuk steak mungkin salah satu informasi yang banyak dicari oleh orang. Sajian steak ini memang sangat enak dan cenderung mudah untuk dibuat. Meski demikian, ada saja langkah yang cenderung butuh perhatian agar steak memiliki citarasa dan tekstur yang memanjakan lidah.

Salah satunya adalah memberi bumbu marinasi daging. Berikut ini adalah informasi dan tips mengenai cara untuk mengempukkan dan marinasi daging sapi yang akan dimasak menjadi steak.

 

1. Trik Mengempukkan Daging untuk Steak

Kita akan mulai tips dan trik mengolah daging sapi untuk steak ini dengan langkah untuk mengempukkan daging. Ternyata, tak semua daging sapi melewati proses ini karena ini tergantung dengan jenis daging sapi yang anda pilih.

Misalnya saja daging dari sapi yang berasal dari Selandia Baru dan USA biasanya memang sudah empuk sehingga dapat langsung diberi bumbu marinasi daging dan dimasak tanpa harus diempukkan terlebih dahulu. Apabila anda memilih daging sapi lokal, maka mungkin anda harus melalui proses pengempukkan terlebih dahulu.

Salah satu cara yang legendaris dan merupakan tips dan trik mengolah daging sapi agar empuk yang paling populer adalah dengan menggunakan nanas. Cara ini juga termasuk sederhana sehingga wajib untuk anda coba.

Caranya adalah dengan menghaluskan buah nanas yang sudah dikupas. Anda bisa menghaluskan secara manual atau menggunakan blender. Kemudian, rendam daging sapi yang akan dibuat setak dengan nanas halus ini selama sekitar 30 menit lamanya.

Tak berhenti disini. Bungkus wadah rendaman ini sehingga akan menjadi kedap udara dan selanjutnya masukkan ke dalam lemari es. Setelah sekitar 30 menit, keluarkan dari lemari es dan cuci daging hingga bersih. Setelah ini barulah daging sapi siap untuk menerima proses selanjutnya yaitu diberi bumbu marinasi daging.

 

 

2. Cara Memberi Bumbu Marinasi Daging Sapi

Dalam tips dan trik mengolah daging sapi untuk steak, termasuk di dalamnya langkah untuk memberi bumbu marinasi daging. Namun banyak juga yang beranggapan bahwa steak tak butuh bumbu marinasi daging ini itu yang terlalu banyak atau hanya dibutuhkan bumbu bumbu sederhana saja.

Mengapa? Hal ini dengan tujuan agar rasa asli dari daging sapi, terutama apabila anda memilih menggunakan daging sapi impor. Itu sebabnya, steak ala eropa atau amerika hanya diberi merica, garam, dan olive oil atau minyak zaitun.

Beda dengan steak selera orang Indonesia, karena terbiasa mengkonsumsi masakan dengan rasa yang kuat dan bumbu yang kaya. Bumbu marinasi daging ala Indonesia, terdiri dari campuran lada, garam, kecap, dan bawang putih yang dihaluskan.

Setelah selesai menambahkan bumbu marinasi daging, jangan lupa tusuk-tusuk daging dengan menggunakan garpu di beberapa sisinya agar bumbu dapat meresap. Kemudian simpan dulu dalam kulkas minimal  30 menit atau semalaman agar meresap sempurna.

STMJ, Healthy Indonesian Drink from Ginger, Eggs, Milk and Honey

Enjoying a cup of hot drink is a great way to beat the cold weather, right? Of course, you need something that is not only hot but also healthy. In Indonesia, there is a healthy drink called STMJ. Name of the drink is actually derived from Susu (milk), Telur (egg), Madu (honey), and Jahe (ginger). The drink contains healthy ingredients, particularly egg and ginger. Meanwhile, milk and honey serve as the sweetener to replace sugar.

Sapi Perah Bunting Harus Minum Air Putih Dengan Jumlah Yang Cukup

Walaupun air yang terkandung dalam hijauan yang dikonsumsi bisa mencapai 80% dari total beratnya, namun belum cukup memenuhi kebutuhan air bagi sapi perah bunting. Oleh karena itu tugas anda sebagai peternak adalah menyediakan pasokan air untuk minum sapi selalu tersedia.

Tentang Pakan Ruminansia Untuk Sapi Perah Jantan, Apa Yang Paling Cocok?

Sapi perah jantan memiliki nafsu makan tinggi dan juga tumbuh dengan cepat dan lebih besar, oleh sebab itu jenis pakan ruminansia yang diberikan juga berbeda dengan sapi perah betina
  • Ngopi Bareng Peternak Sapi Indonesia 2019 Ngopi Bareng Peternak Sapi Indonesia 2019
    Tak terasa kita sudah di penghujung tahun 2019. Bagaimana, masih punya semangat untuk bisnis sapi? Atau sudah mengambil keputusan untuk beralih pada bidang usaha lain? Bagi yang sudah cukup lama menekuni bidang usaha ini, sepertinya sulit untuk meninggalkannya begitu saja. Bisnis sapi sudah seperti "way of life", alias jalan hidup, karena banyak sekali suka dan duka yang dialami yang menjadikan kita seperti sekarang ini.  
    Read more...