Loading...
idarzh-CNenhi

Perlakuan Yang Baik dan Benar Dapat Menjaga Kualitas Produk Susu Segar

Banyak dari anda yang mungkin suka dengan susu sapi. Produk peternakan tersebut memang kaya gizi dan menyehatkan. Citasanya pun sangat enak, apalagi di jaman sekarang ini mulai banyak sekali varian rasa yang bisa ditambahkan sehingga rasanya lebih segar. Namun demikian, susu sapi terbaik untuk dikonsumsi tetaplah susu segar.

Sayangnya, susu segar ini ternyata tak bisa disimpan sembarangan. Ada beberapa langkah yang harus diperhatikan agar produk susu ini senantiasa dalam kondisi terbaik. Berikut ini informasinya.

 

1. Jangan Membiarkan Produk Susu Segar Berada di Udara Terbuka dalam Waktu yang Terlalu Lama

Anda wajib tahu bahwa salah satu sifat susu adalah mudah sekali rusak dan tak tahan lama. Apabila anda membiarkan susu segar dalam beberapa waktu, maka lemak susu biasanya akan naik dan mengumpul di bagian permukaan menjadi krim susu.

Lalu, bakteri perusak susu yang banyak terdapat di udara akan merusak dan mengubah gula susu ini menjadi asam. Inilah yang kemudian membuat susu menjadi rusak dimana kita mengenalnya menjadi susu basi. Oleh karena itu, sebaiknya memang susu segar langsung dihabiskan ketika sudah dibuka kemasannya,

 

2. Segera Rebus Susu Segar yang Tak Dipasteurisasi Hingga Mendidih

Pasti anda sudah pernah mendengar susu yang dipasteurisasi bukan? Nah, susu ini merupakan susu yang aman untuk diminum namun tak berarti susu ini sudah sepenuhnya steril atau bebas dari beragam mikroorganisme. Di lain sisi, susu sapi yang tak dipasteurisasi akan lebih cepat terkontaminasi oleh mikroorganisme yang menyebabkan beberapa penyakit menular seperti tifus, tuberculosis, dll. Karena itu, sebaiknya anda merebus susu yang tak dipasteurisasi hingga mendidih terlebih dahulu.

 

3. Hindari Mencampur Susu yang Sudah Diminum Dengan Susu Segar

Banyak sekali kejadian dimana orang meminum susu namun tak langsung dihabiskan seluruhnya dan meninggalkan sisa. Tak jarang pula kemudian susu tersebut dicampur kembali dengan susu yang masih segar. Ternyata, hal ini tidak direkomendasikan karena dapat menyebabkan susu segar terkontaminasi bakteri. Karena itulah, akan lebih baik apabila anda menyimpan susu yang sudah diminum di tempat yang berbeda.

 

4. Cara Menyimpan Susu Segar yang Baik dan Benar

Tempat yang paling baik untuk menyimpan susu adalah lemari pendingin (kulkas). Namun, sangat disarankan pula untuk menyimpan susu sapi segar di tempat yang gelap atau terhindar dari sinar matahari langsung. Mengapa? Ternyata, sinar matahari dapat merusak vitamin B2 pada susu dan mengubah aroma susu. Wadah untuk menyimpan susu pun sebaiknya tak tembus cahaya. Susu sapi yang disimpan pada freezer dapat tahan selama sekitar 3 bulan di suhu -17.8 derajat celcius.

 

5. Hindari Meminum Susu Segar Langsung dari Botol

Seringkali kita merasa malas menaruh susu di wadah yang benar atau kita lebih senang untuk meminumnya langsung dari botol susu yang ada. Nyatanya, ini merupakan cara yang salah. Susu yang langsung diminum dari botol memiliki resiko lebih banyak untuk terkontaminasi bakteri dan bisa merusak kualitas susu yang ada.

 

 

Itulah tadi beberapa tips mudah yang bisa anda lakukan untuk menangani susu segar dengan tepat. Cara tersebut akan membuat kualitas susu tetap terjaga sehingga susu akan memiliki nutrisi yang lengkap meskipun kita sudah menyimpannya di dalam kulkas atau tak langsung meminumnya.

Aneka Jenis Konstruksi Bangunan Kandang Sesuai Kondisi Fisiologis Sapi

Hewan ternak seperti sapi perah perlu diberi tempat tinggal sesuai dengan kebutuhannya. Sapi-sapi tersebut tidak bisa ditempatkan dalam satu jenis konstruksi bangunan kandang yang sama karena akan memengaruhi kesehatannya. Perkembangan teknologi saat ini memiliki peran penting bagi para peternak. Di Negara maju, penerapan pola beternak modern memperlihatkan hasil yang signifikan. Berbeda dengan cara ternak sapi perah tradisional yang pada akhirnya kalah bersaing di pasar global.

Cara Merawat Bayi Sapi (Pedet) Sebelum Dan Sesudah Kelahiran

Peternak harus memiliki kemampuan merawat bayi sapi (pedet) mulai dari kandungan hingga proses kelahiran. Karena, tingkat kematian anak sapi perah (pedet) cukup tinggi, bisa mencapai 10% dari jumlah kelahirannya dalam setahun. Jumlah ini bisa saja meningkat atau menurun. Semuanya tergantung dari kemampuan peternak sapi perah dalam memberikan perlakuan terbaik kepada pedet, mulai dari kandungan hingga kemudan lahir.

Tentang Pakan Ruminansia Untuk Sapi Perah Jantan, Apa Yang Paling Cocok?

Sapi perah jantan memiliki nafsu makan tinggi dan juga tumbuh dengan cepat dan lebih besar, oleh sebab itu jenis pakan ruminansia yang diberikan juga berbeda dengan sapi perah betina
  • Ngopi Bareng Peternak Sapi Indonesia 2019 Ngopi Bareng Peternak Sapi Indonesia 2019
    Tak terasa kita sudah di penghujung tahun 2019. Bagaimana, masih punya semangat untuk bisnis sapi? Atau sudah mengambil keputusan untuk beralih pada bidang usaha lain? Bagi yang sudah cukup lama menekuni bidang usaha ini, sepertinya sulit untuk meninggalkannya begitu saja. Bisnis sapi sudah seperti "way of life", alias jalan hidup, karena banyak sekali suka dan duka yang dialami yang menjadikan kita seperti sekarang ini.  
    Read more...