Loading...

Jasa Pembuatan Business Plan Untuk Membuka Usaha Ternak Sapi Rp125.000.000 Per Proyek

Memulai usaha ternak sapi dapat dikatakan gampang-gampang susah. Apalagi dengan tujuan usaha atau bisnis, tentunya memerlukan persiapan yang lebih matang daripada sekedar hobi.

Ada banyak sekali faktor yang harus diperhitungkan agar usaha yang telah dimulai tersebut bisa menghasilkan keuntungan dan bertahan lama. Untuk itu dibutuhkan Business Plan. 

 

APA ITU BUSINESS PLAN?

Yang dimaksud dengan Business Plan adalah sebuah dokumen tertulis, yang menjelaskan secara detil tentang strategi penjualan, pemasaran, pendanaan, perkiraan pendapatan dan pengeluaran selama bisnis tersebut berjalan, serta tujuan yang ingin dicapai berikut cara-caranya.

Business Plan sesungguhnya adalah peta jalan atau roadmap yang memberikan arahan jelas tentang bagaimana sebuah bisnis bisa menjawab tantangan yang akan timbul pada saat sudah berjalan.

 

MENGAPA HARUS MEMBUAT BUSINESS PLAN?

  1. Bisnis sapi tergolong usaha yang memiliki banyak sekali variabel untuk diperhitungkan, oleh sebab itu dibutuhkan sebuah pedoman atau panduan untuk memastikan keputusan yang diambil memang sesuai dengan kebutuhan. Pedoman itulah yang disebut sebagai Business plan.
  2. Untuk mengembangkan bisnis tentu butuh investor bukan? Business Plan akan membantu meyakinkan investor untuk menanamkan modalnya pada bisnis Anda.
  3. Business Plan bisa menjadi sarana komunikasi dengan orang-orang yang akan terlibat (stakeholder) dalam bisnis ternak sapi yang akan dijalankan.

 

 

JENIS-JENIS BUSINESS PLAN

 

1. Start-up Business Plan

Berisi gambaran tentang usaha yang akan dibuat, produk barang atau jasa yang akan dihasilkan, evaluasi pasar, evaluasi kompetitor, faktor-faktor risiko, tim pemasaran, dan juga sistem manajemen yang akan diberlakukan. Termasuk juga proyeksi tentang pemasukan dan pengeluaran, keuntungan, dan juga arus kas begitu perusahaan berjalan. Bussines Plan ini dapat juga digunakan untuk menarik calon investor.

 

2. Strategic Business Plan

Didalamnya, terdapat informasi yang lebih spesifik dalam menggambarkan tujuan atau objektif yang ingin dicapai oleh. Contohnya adalah visi bisnis, mission statement atau pernyataan misi perusahaan, faktor kritis sukses atau critical success factor, strategi untuk mencapai goal perusahaan, dan juga jadwal implementasi strategi perusahaan.

 

3. Operations Business Plan

Ditujukan untuk memenuhi kebutuhan internal perusahaan, berisi perencanaan dan peraturan tentang operasional perusahaan. Secara spesifik, Operations Business Plan juga memuat tanggung jawab bagi setiap pegawai yang bekerja di suatu perusahaan.

 

4. Development Business Plan

Penjelasan utuh dan detil tentang pengembangan bisnis yang direncanakan, mulai dari organisasi perusahaan, administrasi, hingga hak dan kewajiban masing-masing anggota yang terlibat didalamnya.

 

5. Growth Business Plan

Deskripsi mendalam tentang perencanaan pengembangan usaha untuk ke depannya. Jika akan digunakan untuk kebutuhan eksternal, growth business plan harus berisi gambaran jelas tentang perusahaan, struktur manajemen, dan pihak-pihak yang menempati posisi penting.

 

Jika anda membutuhkan sebuah Business Plan, duniasapi.com dapat membantu anda. Dokumen tersebut akan dibuat oleh sebuah tim profesional dan berpengalaman yang dipimpin oleh Bapak Rochadi Tawaf, seorang tokoh peternakan yang sudah puluhan tahun berkecimpung dibidang tersebut.

Untuk informasi lengkap, silahkan menghubungi Abrianto, telp. 0811112227.

 

APA YANG AKAN DAPATKAN DARI SEBUAH BUSINESS PLAN?

  • Deskripsi perusahaan; memuat mission statement perusahaan Anda, filosofi dan visi yang diusung, tujuan jangka pendek dan jangka panjang, penjelasan mendalam tentang target pasar, pandangan tentang industri yang Anda geluti, serta aspek-aspek legalitas yang sudah Anda penuhi.

 

  • Produk atau jasa yang ditawarkan; penjelasan tentang produk, bagaimana produk tersebut dihasilkan, kegunaannya, keunggulannya, serta cara menentukan harga untuk produk tersebut.

 

  • Strategi marketing dan sales; Untuk memastikan semua stakeholders mendapatkan arahan yang jelas bagaimana perusahaan memposisikan diri di pasar dan bagaimana komunikasi yang ingin dibangun dengan konsumen.

 

  • Strategi operasional; memuat strategi-strategi yang diperlukan untuk memastikan kegiatan operasional perusahaan dapat berjalan dengan efektif dan efisien.

 

  • Strategi finansial; yaitu biaya yang harus dikeluarkan untuk pembelian bahan baku, ongkos produksi, biaya gaji karyawan, biaya sewa tempat, biaya marketing, dan biaya-biaya keperluan perusahaan lainnya. Kemudian juga penentuan harga jual produk, serta  analisis break even point atau balik modal. 

 

  • Executive summary; yaitu memuat penjelasan singkat tentang poin-poin diatas. Informasi biasanya dirangkum dalam 2 lembar kertas, yang dapat dipresentasikan kepada para calon investor. 
Selanjutnya di kategori ini: « Ampas Bir Rp700 Per Kilogram

"Karapan Sapi" Madura: An Enchanted Charm from Madura, East Java Island

Indonesia is an exotic country, as it is rich with cultures and traditions. There are hundreds of islands in the country, and each island has diverse cultures and traditions. One of them is Madura Island. Even though the island is not as famous as Bali, Nusa Tenggara, or Java Island, Madura offers interesting attractions to see as a part of your trip in Indonesia. Before discussing the travel packages and travel insurance you need during your trip, let’s see what makes Madura Island a great… Read More...