RAGAM INFORMASI

TENTANG DUNIA PERSAPIAN

Mahalnya Harga Daging Sapi Bukan Salah Peternak!

Menurut peneliti dari Center for Indonesia Policy Studies (CIPS), Felippa An Amanta, penyebab utamanya adalah rantai distribusi daging sapi yang sangat panjang. Sebelum sampai ke tangan konsumen harus melewati tujuh hingga sembilan tahapan. Dimulai dari peternak atau tempat penggemukan sapi (feedlot) yang menjual kepada pedagang kecil. Selanjutnya pedagang kecil ini menjualnya kembali kepada pedagang skala besar.

Dari pedagang besar, sapi akan pindah tangan ke pedagang regional yang wilayah perdagangannya mulai dari kabupaten hingga provinsi. Dari pedagang regional ini sapi akan dijual di penampungan ternak (holding ground) yang merupakan area transit untuk menunggu pedagang grosir dari Rumah Potong Hewan (RPH). Pedagang dari RPH inilah yang nanti akan memotong sapi tersebut dan menjualnya kepada konsumen.

Dengan panjangnya rantai distribusi tersebut, menurut anda apakah peternak yang salah jika harga daging sapi mahal?

Sumber: cendananews

Cara Memasak Daging Wagyu Yang Benar

Para penggemar daging pasti punya pilihan masing-masing soal hidangan wagyu. Tidak ada peraturan tertulis tentang tata cara memasak daging wagyu yang benar, sehingga setiap orang bebas mengolah daging sapi khas Jepang ini sesuai selera. Tetapi, bagaimana ya kalau menurut pendapat tukang masak profesional? Baca selengkapnya...

Tips Aman Membeli Daging Sapi, Pilih yang Digantung

Meningkatnya permintaan daging sapi jelang Ramadan, terkadang dimanfaatkan oknum untuk menjual daging sapi gelonggongan. Daging sapi glonggongan adalah daging yang di peroleh dari sapi yang sebelum disembelih di beri minum air sebanyak-banyaknya, dengan maksud menambah bobot daging sapi tersebut, sehingga keuntungan dari si penjual bisa bertambah. Baca selengkapnya...

Tradisi Tompokan, Solusi Mengatasi Kenaikan Harga Daging Sapi Menjelang Lebaran

Tompokan berasal dari Bahasa Madura yang berarti tumpukan, sebuah tradisi menyembelih sapi yang dibeli dengan uang dari hasil patungan anggota kelompok. Biasanya ada 30 hingga 50 orang yang tergabung dalam satu kelompok patungan tompokan. Baca selengkapnya...

Dr. Ir. Rochadi Tawaf, MS., Pakar Sosial Ekonomi Dari Universitas Padjadjaran Bandung Yang Sangat Peduli Dengan Nasib Peternak

Rochadi Tawaf memang terkenal sebagai aktifis di organisasi profesi, sejak ia masih menjadi mahasiswa jenjang S-1 Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran Bandung. Bahkan dipercaya untuk menjabat Ketua Senat Mahasiswa. Suatu hari Rochadi diundang oleh suatu organisasi profesi untuk melakukan kegiatan di bidang peternakan. Sejak saat itulah ia mulai berpikir akan dunia dan masa depan bidang yang ia geluti. Baca selengkapnya...