RAGAM INFORMASI

TENTANG DUNIA PERSAPIAN

Rumput Laut Dapat Dijadikan Pakan Sapi

Menurut penelitian para ahli dari Universitas Aarhus Denmark, rumput laut dapat menjadi pakan potensial bagi ruminansia. Walaupun ada beberapa masalah menyangkut kandungan air, abu, logam berat, transportasi serta biaya pelestariannya. Persentase bahan keringnya bervariasi dari 13 hingga 28%. Hampir sama dengan tanaman hijau yang tumbuh di tanah seperti rumput. Walaupun persentasenya tergantung pada cuaca (curah hujan, matahari, angin).

Demikian juga dengan kandungan abu, bervariasi dari 13 hingga 48% dari bahan kering, berdasarkan analisa sampel yang bersih dari pasir. Persentase tersebut tampak sangat tinggi dibandingkan dengan bahan pakan yang biasa dikonsumsi oleh ternak. Umumnya, kandungan abu untuk pakan ternak nilainya dibawah 10% dari bahan kering.

Dengan demikian, wajib untuk membatasi penggunaan rumput laut dalam ransum untuk ternak. Rumput laut tidak digunakan sebagai penyusun rasum, tapi lebih kepada pemanfaatan kandungan mineralnya.

Mengenai tingkat kecernaannya, telah diukur secara in vitro dengan menggunakan cairan rumen, kandungan organik tertinggi ada alga merah yaitu 75-86%. Hasil analisa kecernaannya mirip dengan silase rumput-semanggi. Sedangkan untuk Alga hijau lebih rendah (kecernaan 47-56% bahan organik), tak jauh berbeda dengan jerami. Untuk ganggang coklat, nilai kecernaan adalah 35-81% bahan organik. Sedangkan Kandungan serat (NDF) bervariasi dari 10 hingga 46% dari bahan kering.

Bagaimana dengan kandungan protein kasar? Didalam ganggang coklat adalah 9-14%, lebih tinggi pada ganggang hijau (15-22%) dan tertinggi pada ganggang merah (18-35% dari bahan kering). Yang harus diingat jika melakukan penilaian kandungan bahan kering, wajib mempertimbangkan juga tingginya kadar abu.

Ruminansia seperti sapi membutuhkan protein yang terdegradasi dalam rumen dan dapat digunakan oleh mikroba sebagai sumber nitrogen. Studi menunjukkan bahwa, asam amino dari total protein kasar dalam rumput laut adalah sama seperti pada tanaman hijauan darat

Namun dibalik kelebihannya, ada beberapa kekurangan dari rumput laut yaitu memiliki umur simpan yang sangat singkat. Karena itu, harus segera dimanfaatkan dalam waktu 24 jam setelah panen. Jika tidak langsung digunakan, harus disimpan dengan cara dikeringkan atau dibekukan. Namun sayangnya biaya pengawetan rumput laut masih mahal.

Dipeternakan sapi, dipendam  adalah metode pengawetan yang murah. Walaupun ada tantangan seperti kadar air yang tinggi, kadar abu yang tinggi dan kurangnya populasi alami dari bakteri asam laktat yang diperlukan untuk pengawetan normal. Harganya murah jika rumput laut tersebut merupakan limbah atau produk samping dari proses untuk menghasilkan suatu produk.

Sumber: trubus.id

Cara Memasak Daging Wagyu Yang Benar

Para penggemar daging pasti punya pilihan masing-masing soal hidangan wagyu. Tidak ada peraturan tertulis tentang tata cara memasak daging wagyu yang benar, sehingga setiap orang bebas mengolah daging sapi khas Jepang ini sesuai selera. Tetapi, bagaimana ya kalau menurut pendapat tukang masak profesional? Baca selengkapnya...

Jika Hidung Sapi Mengeluarkan Lendir Berwarna Hijau Berlebihan, Kena Penyakit Apa Ya?

Ingus adalah sejenis lendir lengket yang ada di dalam rongga hidung. Meski dianggap sebagai kotoran, tetapi perannya sangat penting yaitu sebagai alat untuk mengenali berbagai jenis bau-bauan dengan sangat baik. Selain itu, Kondisi kesehatan sapi bisa terungkap lewat lendir yang keluar dari dalam rongga hidung tersebut. Baca selengkapnya...

5 Cara Ampuh Merayu Anak Mau Minum Susu, Agar Proses Tumbuh Kembang Berjalan Dengan Sempurna

Susu sapi kini menjadi ‘senjata’ banyak orang tua untuk menjaga kesehatan dan tumbuh kembang anak. Tak mengherankan karena minuman yang satu ini memiliki banyak kandungan gizi dan nutrisi yang dibutuhkan oleh buah hati. Terlebih lagi, kini juga sudah banyak varian susu sapi yang disesuaikan dengan usia anak sehingga anak akan lebih presisi mendapatkan tambahan nutrisi yang dibutuhkan. Baca selengkapnya...
jaket kulit sapi

Biar Tahan Lama, Begini Cara Merawat Jaket Kulit Sapi

Pepatah Jawa mengatakan, ‘ajining diri gumantung saka ing lathi, ajining raga gumantung saka busana’ (harga diri seseorang tergantung pada lisannya, berharganya raga seseorang bergantung pada busana atau pakaian). Dalam bahasa Indonesia pun orang mengenal ungkapan jika apa yang dikenakan mencerminkan pemakainya. Baca selengkapnya...