RAGAM INFORMASI

TENTANG DUNIA PERSAPIAN

Sapi Belgian Blue Harganya Berapa?

Sejak beberapa tahun lalu pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertanian (Kementan) berupaya mengembangbiakkan sapi berjenis belgian blue. Sapi satu ini disebut-sebut termasuk jenis sapi unggul dengan harga jual yang tinggi. Sapi belgian blue merupakan sapi yang berasal dari Belgia Tengah, Belgia. Sapi Belgia adalah hasil proses panjang kawin silang dan “selective breeding” selama hampir 200 tahun dari pengembangan hasil “cross breeding” sapi Durham Shorthorn dari Inggris dan Friesian Holstein dari Belanda.

Anak sapi belgian blue lahir dengan jumlah serat otot dua kali lebih banyak saat lahir daripada anak sapi biasa. Selain itu, berat lahirnya secara signifikan lebih besar dari pada anak sapi normal.

Kelebihan dari sapi belgian blue adalah karakteristik karkasnya yang tidak terlalu banyak mengandung lemak. Namun dengan menurunnya kadar lemak maka marbling dagingnya pun  menurun, yang berarti keempukan daging berkurang. Namun tetap lembut,  karena terdapat banyak serat otot yang lebih kecil.

Menurut informasi dari beberapa sumber, harga untuk sperma atau semen beku dari sapi belgian blue saja cukup fantastis, mencapai Rp450 ribu per suntikan/straw. Kemudian harga embrio sapi belgian blue juga relatif mahal, mencapai Rp9,9 juta atau hampir Rp10 juta.

Meski relatif mahal, kabarnya 1 ekor sapi belgian blue yang baru lahir akan mempunyai berat 56 kg dan berpotensi untuk tumbuh hingga bobotnya mencapai 2 ton. Dengan modal yang bisa dibilang tidak murah untuk menghasilkan sapi belgian blue, nantinya Kementan akan berupaya untuk memasarkan daging sapi belgian blue dengan harga yang tak jauh berbeda dari harga sapi lainnya.

Sejak 2021, sapi belgian blue mulai dikembangkan di beberapa daerah di Jawa Timur, seperti Lamongan. Kepala UPT Inseminasi Buatan Dinas Peternakan Provinsi Jatim mengungkapkan, untuk mendapatkan peranakan sapi belgian blue murni, maka membutuhkan waktu sekitar 4 hingga 5 tahun. Tercatat ada 51 ribu akseptor (sapi siap kawin) di Lamongan. Pemprov Jatim akan memfasilitasi inseminasi buatan gratis. Lamongan dipilih menjadi salah satu tempat pengembangbiakan sapi Belgian Blue, karena Lamongan dianggap sebagai salah satu kabupaten yang berkomitmen dalam pengembangan peternakan.

Sumber: harga.web.id

Sapi Dapat Hidup Hingga Usia Berapa Tahun?

Sapi perah adalah jenis sapi yang dikembangbiakkan secara khusus karena kemampuannya dalam menghasilkan susu dalam jumlah besar. Pada umumnya, sapi perah termasuk dalam spesies Bos taurus. Pada awalnya, manusia tidak membedakan sapi penghasil susu dengan sapi potong. Apapun jenisnya, seekor sapi dapat digunakan untuk menghasilkan susu (sapi betina) maupun daging (umumnya sapi jantan). Baca selengkapnya...

Rahasia Merawat Sapi Perah agar Menghasilkan Susu Murni Kualitas Terbaik

Sapi, walaupun jenisnya sama, ternyata bisa menghasilkan susu murni dengan kualitas yang berbeda beda. Ada yang menghasilkan susu kualitas nomor satu, sementara yang lain menghasillkan susu sapi dengan kualitas standar saja. Kualitas susu sapi tak melulu bergantung pada jenis sapi perahnya saja melainkan juga bagaimana cara merawatnya. Baca selengkapnya...

Perbandingan Harga Sapi Limosin dan Simental, Mana Yang Lebih Mahal?

Di Indonesia ada 2 jenis sapi yang sangat populer karena performa dan bobotnya yaitu sapi Simental dan sapi Limosin. Tampilan kedua jenis sapi ini memang terlihat lebih gempal dan bongsor jika dibandingkan dengan sapi lokal, sehingga ‘menggoda’ mata para pedagang daging dan pemburu hewan kurban. Baca selengkapnya...

Mengenal Sapi Simental yang Jadi Primadona di Indonesia

Sapi Simental – Di Indonesia terdapat banyak macam sapi yang dibudidayakan. Baik untuk sapi pedaging atau sapi perah. Salah satu jenis sapi yang cukup terkenal di kalangan peternak adalah sapi Simental. Baca selengkapnya...

Obat Murah Meriah Untuk Sapi Mencret

Cara mengatasi sapi yang terkena penyakit, yang harus dilakukan pertama kali adalah menghilangkan penyebab penyakit dan mengatasi efek yang ditimbulkan. Contohnya adalah Diare, penyakit yang membuat sapi menjadi sering buang air besar dengan kondisi tinja yang encer atau berair (mencret). Diare pada sapi umumnya disebabkan oleh beberapa faktor fisiologis berupa perubahan lingkungan ternak, yang meliputi: perubahan pakan, perpindahan ternak, perubahan cuaca, dan pergantian pemeliharaan. Baca selengkapnya...
  • Bali Cattle National Asset that Needs to be Preserved

    The government needs to increase the population and productivity of Bali cattle, a national asset other countries do not have, an expert has said. The Bogor Agricultural Institute’s (IPB) animal husbandry professor Ronny Rachman Noor said on Thursday that Bali cattle had often been undervalued by the government because they were local livestock.